Sabtu, 22 Juli 2017

Bijak-bijak ya anak muda..

Teknologi itu banyak bikin dilemaaa~~

Kenapa?

Ya karena makin banyak nilai yang bisa diadopsi jadi bagian baru masing-masing diri kita ini. Makin banyak pilihan beraktivitas mengisi waktu senggang, baik itu dalam konteks pemenuhan kebutuhan pribadi (red; malas-malasan, main game, nonton film tak berkesudahan. Wkwkwk. Lagi ngomongin diri sendiri), ataupun dalam konteks yang bisa memperluas kebermanfaatan bagi lingkungan sekitar (red; Info aksi sosial, info lomba-lomba artikel ilmiah, join kegiatan sosial sebuah organisasi kepemudaan, dst).

Ya bagus sih kalo dilema nya ada di antara kedua pilihan seperti itu, setidaknya masih ada pikiran untuk mau memanfaatkan teknologi untuk kepentingan bersama, kepentingan masyarakat.
Tapi ya, kalo dilema hanya di salah satu sisi pandang negatif aja gimana?

Waktu senggang hanya dihabiskan untuk nonton film, searching lagu-lagu idol kesukaan, atau bermalas-malasan di kamar sendirian tanpa tergerak untuk lebih banyak bersosalisasi secara fisik. Kalo mau rada kejam, ya seperti orang ‘autis terhadap gadget’.

Nganggur dikit, buka HP. Nganggur dikit, buka youtube, cek IG, buka facebook. Cuma buat ngecek, apa update-an kita makin banyak like nya atau channel favorit ga mutu yang kita subscribe udah upload video baru atau belum. Duh anak muda, hidup kok gampang ditebak amat yak?

Kita itu tuh harus udah mulai sadar, kalo zaman kita ini emang udah biasa banget yang namanya perkembangan canggih teknologi. Jangan norak-norak amat lah liat segudang perkembangan teknologi terutama yang berbasis internet itu.

Bijak deh jadi anak muda yang hidup di zaman millenial. Kita tetap harus kece mengoperasikan segala macem gadget terbaru, tanpa menghilangkan nilai-nilai sosial yang seharusnya kita jaga, adab kita, moral kita, idealisme kita, kepedualian kita terhadap lingkungan sekitar kita.

Janganlah sia-sia-in waktu senggang mu Cuma sekedar memenuhi refreshing diri terus menerus, coba tebar kebaikan untuk sekitar mu. Semoga ke depan diriku dan dirimu bisa dilema dalam hal-hal kebaikan yaak.


*Yuk jauhin diri dari interaksi dengan teknologi, especially gadget, yang berlebihan*