Orientasi.
Apa arti orientasi?
bisakah kita samakan dengan arti niatan dalam berbuat sesuatu?
Menuju dunia yang sesungguhnya (red; Pasca Kampus), banyak hal yang mulai menghantui. Umumnya adalah tentang pekerjaan dan khususnya adalah tentang pernikahan. Yah kita skip dulu bagian tentang pernikahan ya...
Pekerjaan..
Sarjana yang baru saja lulus, sering mengalami kegalauan dan kekhawatiran berlebihan tentang ini. Apakah aku termasuk? Ya.. hal ini juga menjadi bagian yang sempat aku khawatirkan. Terlebih aku juga punya saudara kandung yang juga tak selang sebulan aku wisuda, ia juga diwisuda. Ini secara tak langsung jadi perihal yang memancing rasa persaingan antara aku dan adikku ini. Dia yang begitu semangat mencari pekerjaan dengan bolak-balik mencari informasi di Internet, tentang lowongan pekerjaan untuk fresh graduate atau pun perusahaan yang membuka rekrutmen untuk MT (Management Trainee). Sedangkan aku, tak segercep (gercep; gerak cepat) itu mencari-cari info lowongan. Bukan berarti aku tak mencari ya, hanya tak sesering adikku saat mencari info lowongan kerja.
Lahir di keluarga yang cukup Islami, dengan ibu sebagai seorang pegawai BUMN, cukup banyak berpengaruh terhadap cara pandang hidup kami (anak-anaknya).

