Tampilkan postingan dengan label Mein Familie. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mein Familie. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 Februari 2017

Dua Cinta..

Ibu..
Senyumnya..
Masakannya..
Rasa khawatirnya..
Doa-doa tulusnya..
Mengiringi perjalanan hidup semua buah hatinya..

Terlebih ibuku..
Rasa lelahnya bekerja..
Omelan-omelan nya..
Waktu berharga nya menyiapkan segala kebutuhan di sela karir nya..
Uang-uang jerihpayahnya yang mencukupkan segala pinta anak-anak nya..
Tetes air mata atas setiap rasa marah dan ketidak-kuasaan dirinya menasehati anak terkasihnya..
Doa-doa nya yg bertubi ia haturkan untuk kebaikan buah hatinya..

Ummi.. cinta nya tak mampu ku ukur dg takaran indera..

Ayah..
Candaannya..
Kerelaannya..
Ketegasannya..
Betapa posesifnya..
Menelusup ke ruang kehidupan anak anak tercintanya..

Terlebih Ayahku..
Rasa ingin tau nya..
Sesekali, sikap cueknya..
"Pujian pujian" ironi nya..
Senyum yang menampakkan rasa bangga nya..
Ucapan ucapan doa untuk anak-anaknya..
Kesiap-siagaan nya menjemput anak tersayang..
Kesabarannya menahan rasa marah terhadap setiap kenakalan anak-anak nya..
Rasa lelahnya seusai mencari nafkah sehari penuh..

Abi.. semangat dan kegigihannya begitu melekat jelas di setiap ingatan tentang nya..
Aku yakin abi jg mencinta, namun dengan cara yg berbeda,
Bukan dg tangis khawatir,
Melainkan dg menghadirkan senyum kebanggaan..
Melihat semua putra putri nya berhasil menggapai asa..

Kalian yang aku cinta..
Tak kuasalah bibir menyatakan langsung semua cinta,
Karena belumlah selesai lisan mengeja rasa,
Tetes air mata pastilah lebih dahulu selesai bicara..
Menceritakan betapa cinta ku kepada kedua nya, tak mampu dibendung indera..

Berharap keberkahan dr Allah Ta'ala selalu membersamai kedua nya. Aamiin.

Rabu, 08 Februari 2017

Faktor Penting Perubahan !!

Berubah. Apa sebenarnya definisi dari berubah?
ubah vberubah/ber·u·bah/ v 1 menjadi lain (berbeda) dari semula 2 bertukar (beralih, berganti) menjadi sesuatu yang lain  3berganti (tentang arah).

Tentu segala yg berubah dalam kehidupan manusia (menurut fitrahnya), selalu diharapkan  menuju ke arah yang lebih baik. Jadi jika ada perubahan yang justru ke arah lebih buruk, merupakan sesuatu yang menyalahi hasrat fitrah manusia itu sendiri.

Tulisan ini saya tulis berdasarkan pengalaman, maaf jika mungkin dirasa ada ketidaksesuaian dg teori yg sdh ada.

Saya menemukan beberapa fenomena tentang proses berubahnya suatu kondisi kepada kondisi yg lain. 

Ada fenomena Anak yang bandel (tidak taat aturan sekolah, hingga beberapa kali dikembalikan kpd orangtuanya oleh pihak sekolah) yang kemudian sedang berusaha dan terus menerus dipaksa (didorong) untuk berubah jadi anak yang baik.

Ada fenomena Mahasiswa tingkat akhir yang tadinya malas dan tidak bersemangat untuk bersegera menyelesaikan skripsi nya, perlahan berubah dan menjadi pribadi yang bersegera dlm hal skripsi yakin justru hingga kini terus menyemangati dan mendoakan sahabat-sahabatnya yg masih berjuang menyelesaikan skripsinya.

Ada pula fenomena Orangtua yang tadinya sangat amat memanjakan anak laki-laki bungsu nya (hingga mengiyakan semua permintaan si anak, baik karena dipaksa sang anak, ataupun karena iming-iming materi untuk si anak agar mau menurut kepada orangtua), berubah perlahan menjadi orangtua yang berusaha tegas dan komitmen tentang konsekuensi dr setiap pelanggaran aturan oleh sang anak.

Cukup. Akan saya batasi pembahasan ini pada konteks tersebut, sesuai yang saya temui.

Ada banyak faktor yang mempengaruhi seseorang untuk kemudian berubah ke arah yang lebih baik. Menurut pengalaman saya diantara nya :
  • Hidayah dari Allah
  • Lingkungan yang Mendukung
  • Pribadi yang Semangat Berubah    

Rabu, 18 Januari 2017

Balasan Doa itu Nyataa..

Doa.. 
Aku termasuk yang sangat yakin tentang terjawabnya doa oleh Allah..

Sebelum yudisium pekan ini, aku sempat pulang ke rumah. Beberapa saat aku di rumah, tentunya percakapan dengan adik Bungsu ku adalah hal yang tak terelakkan. 
Namun percakapan ini bukan seperti percakapan biasanya, bukan marah-marah, bukan saling memaki karena saling kesal setelah betengkar.
Tapi aku menganggapnya percakapan dari hati ke hati. Dari sang adik bungsu kepada kakak sulung nya yang telah lama tidak menetap di rumah.

Pertama kali nya aku melihat adik bungsu ku menangis untuk alasan yang sangat menyentuh hati. 
Tentang kegelisahan hatinya, dianggap remeh oleh lingkungan sekitarnya karena ia tak lagi bersekolah. 
Tentang rasa malunya melihat uminya yang ditanya orang-orang terkait sekolah sang bungsu. 
Tentang rasa marah nya dia pada orang-orang yang merendahkan kedua orang tuaku.
Tentang betapa tak sukanya ia dinasehati dengan kasar disertai bentakan. 

bayangkan, bungsu yang aku kenal kasar tetiba berubah menjadi lelaki yang hatinya lembut. Ia terisak saat menceritakannya. Betapa sebagai sulung yang saat itu tak ada di sampingnya, aku turut merasa haru. Betapa adik bungsu ku ini perlahan,  terlihat berubah jadi lebih baik..

Di percakapan setelahnya pun, aku melanjutkan dialog yang sama, terkait dirinya yang sekarang. 
Dia bercerita bahwa kini ia tahu siapa saja teman yang sungguh-sungguh ingin berteman, dan siapa teman yang hanya memanfaatkan uangnya saja. Dia juga bercerita tentang kesadarannya untuk sholat 5 waktu tanpa disuruh-suruh. Bahkan ia bercerita tentang bagaimana ia menasehati teman baiknya agar juga segera mulai membenahi sholat 5 waktu nya.

Sebagai seorang kakak, yang selalu berusaha dengan rajin mendoakan adik bungsu satu ini, perubahan ke arah baik ini rasanya menjadi penghibur diri ini. Rasa nya doa ku akan hidayah untuk adik bungsu ini perlahan terjawab. 

*Semoga adik bungsu ini, semakin Engkau teguhkan dalam kebenaran Agama Islam ini.   AAMIIN* 
*Ya Rabb segera pertemukan adik bungsu ku ini dengan sahabat yang sholih lagi mushlih. AAMIIN*

Senin, 05 Desember 2016

Si Bungsu

Rindu tertahankan hampir dua belas bulan lamanya..
Si tampan yang selalu kuhadirkan dalam setiap doa dan asa..

Berharap hidayah Sang Maha Kuasa menghampiri dirinya..
Si Bungsu yang selalu kutanyakan kabarnya pada seisi rumah..

Karena gengsinya, tak pernah ia nyatakan rindunya dengan kata..
Padahal biasanya akulah yang sering bisa membuatnya banyak bercerita..
Si bungsu yang selalu mengusik hati dan telinga..
karena ulah nya yang seolah sudah tak punya etika, pun terhadap kedua orangtua..

Aku rindu dan ingin segera menyapanya..
berbicara banyak hal dan mengajaknya bercanda..
bahkan ingin ku sampaikan tentang rindu dan gelisahku akan dirinya..
anak bungsu yang paling tampan di seisi keluarga..

Aku berharap segera Allah pertemukan kau dengan sebaik-baik sobat..
yang meneduhkan pikiranmu dan selalu mengingatkan dirimu pada taubat..
semoga segera kau temukan indahnya berdekatan dengan orang-orang yang mencintaNya..
si bungsu yang selalu kuhadirkan dalam setiap doa dan asa..

aku, si sulung, yang selalu mendoakan si bungsu, agar selalu dalam perlindungan Allah ta'ala..

*maaf atas amarah sesaat ku, dipertemuan terakhir kita di rumah. Marahku itu sesungguhnya adalah Tanda CINTA*

si Bungsu - si Sulung


Kamis, 04 Februari 2016

Capek? Nyesel? Gak boleh nyerah gitu dong!



Punya adik cowok?

Sering denger mereka dikeluhkan banyak orang?

Sering banget ngerasa dia mulai susah dinasehati orang sekitarnya?

Yah.. bener ga ya itu adalah kejadian yang banyak terjadi saat beberapa dari kita punya adik laki-laki yang cukup dimanjakan dari kecil. Sepakat kah?

Dulu saya pernah cerita tentang adik laki-laki saya, yah kurang lebih cerita nya seperti itu lah adanya. Banyak keluahan-keluhan yang hadir atas setiap tingkah polahnya, terlebih jika ada kaitannya dengan tempat bernama ‘SEKOLAH’.

Sempat berpikir pasti akan ada perubahan segera setelah adik laki-laki ini masuk bangku SMA. Tapi, perubahan itu belum nampak ke arah yang lebih baik. Rasanya, semakin banyak lagi ujian terkait adik laki-laki ini yang datang kepada kedua orangtua ku. Betapa sabar keduanya menghadapi kenakalan adik laki-laki ini.

Dulu adik laki-laki ini adalah adik yang paling saya tunggu kehadiran dan kelahirannya. Sangat saya tunggu-tunggu, bahkan tak pernah akan saya lewatkan kesempatan untuk berdoa meminta adik laki-laki setiap selesai sholat-sholat wajib itu. Hingga akhirnya, lagi lagi keinginan itu menjadi Ujian yang Allah hadirkan untuk saya bahkan untuk keluarga saya. Kehadiran adik laki-laki ini menjadi ujian kesabaran bagi kedua orang tua dan ketiga kakak perempuannya.

Capek? Ya, mungkin sudah pernah terasa

Menyesal? Janganlah, Allah pasti menitipkan adik laki-laki agar kita bisa semakin memahami sikap remaja laki-laki yang sebenarnya, belajar semakin bijak dalam menanggapi kenakalan remaja, belajar semakin sabar saat menyampainya kebaikan kepada keluarga sendiri.

So, Ga boleh nyerah gitu dong! Harapan kebaikan itu harus selalu ada.aamiin
*Ya Allah segerakan adik laki-laki hamba bertemu dengan teman sepermainan yang sholih lagi mushlih*

Selasa, 19 Mei 2015

..Hidayah itu Kuasa Allah kok (teruntuk Mu'adz)..

Mu'adz, adik paling ganteng
Belum lagi aku sempat pulang ke rumah untuk bertemu dengan keluarga, telpon dan komunikasi jarak jauh tak pernah aku tinggalkan.. perbincangan tentang kondisi seisi rumah akan jadi hal yang selalu aku tunggu perkembangannya. Tentang Hafshah yang sedang mencari kampus untuk melanjutkan kuliah, tentang Mu'adz yang sikap 'banyak mencari perhatian' nya selalu menggegerkan rumah dan juga sejagad SMPIT nya terutama namanya akan sering diulang-ulang oleh guru-guru yang mengajar kelas 3 SMP (Kelas IX) tersebut.

Mu'adz, adik yang selalu membuatku kangen. Adik yang selalu membuatku ingin pulang dan ingin banyak meluangkan waktu untuk diskusi dan menasehati. Adik yang lumayan mencuri perhatianku walaupun aku kini di Semarang. Adik yang dengan kelakuannya itu sering membuat kedua orang tuaku pusing bukan main dan berkali-kali dipanggil pihak sekolah untuk klarifikasi permasalahan yang melibatkan Mu'adz dengan beberapa pihak di sekolah.

Tapi taukah? aku mendengar kisah yang berbeda kini dari umi tentang adikku yang paling ganteng ini. Katanya tiba-tiba ia mulai bersikap berbeda, berbeda ke arah yang lebih baik. Ia mulia mau meminta maaf terlebih dulu atas kesalahannya kepada umi, mulai mau terbuka dan jujur kepada umi atas kelakuan nakalnya sebelum lulus SD, mulai menyadari betul bahwa ia harus mencari teman-teman yang sholeh dan bukan yang hany sekedar memanfaatkan dirinya dan apa yang dia punya, mulai membuka diri dengan teman-teman dan gurunya, bahkan mulai berinisiatif untuk memberikan hadiah kepada guru yang akhir-akhir ini begitu bersikap baik kepadanya.

Allah, Engkaulah yang berkuasa membolak balik hati manusia, membalik kecenderungan hati dari yang tadinya kepada keburukan beralih kepada kebaikan. Engkau yang berKuasa, Ya Allah. Perkenankanlah doa-doa terbaik kami sekeluarga untuk adik lelaki kami Mu'adz, segeralah pertemukan dia dengan lingkungan sekolah yang sholih, dan sahabat-sahabat yang penuh perhatian dan selalu menjaganya dalam kebaikan dan ketaatan kepadaMu, Ya Allah. aamiin.

Semoga seterusnya, yang kakakmu dengar adalah kabar bahagia dari mu..

*menunggu hasil nilai UN SMP dan Pengumuman Penerimaan SMA/MAN* :)

Minggu, 08 Maret 2015

Ummiku.. (2)

Ummi, sosok yang tegar. Sosok yang bijak. Sosok yang perhatian. Sosok yang penuh kesabaran.
Sosok yang rasanya malam ini ingin segera aku peluk. Karena merasa bahwa beliau saat ini membutuhkan ku..

Aku anak pertama, yang merantau kuliah jauh dari rumah ke Semarang. Meninggalkan adik-adikku dan kedua orang tua yang aku sayangi. Jarak yang memisahkan itu jelas tak menghalangi ikatan batin antara Ibu dan Anak ini. Umi selalu hadir di saat yang tepat. Baik itu saat menelpon, memberi semangat, atau bahkan sekedar menanyakan kabar keuangan pribadi ini.

Ummi, ummi pasti capek. Sepulang kerja seharian, harus mencuci baju dan menyetrika semuanya hanya berdua dengan abi. Ummi, kakak bisa bantu ummi apa? :"

Ummi sebentar lagi pensiun, dan kakak belum bisa cari kerja, bahkan lulus pun belum. Maafin kakak ya,mi.. Kakak belum bisa kasih kebahagiaan apa-apa ke ummi dan abi.. 
tapi lagi-lagi, kalian hanya menjawab "gak papa, kamu yang sehat disana, yang semangat disana."

Ummi..
Kakak sayang ummi karena Allah..
Kakak berharap Allah berkenan memuliakan Ummi dan Abi di dunia dan di akhirat dengan amal sholeh yang kakak upayakan di Semarang ini..

Segera ummi, kakak akan berikan kabar baik itu untuk Ummi dan Abi.. 
Mohon doanya selalu..




* kakak, dari kamar atas wisma cordoba *

Minggu, 07 September 2014

Perjalanan ke Bandung (Part II)

Pagi itu kami bangun, agak kesiangan memang namun tetap kami bisa beranjak ke GOR UNPAD sekitar jam 6 pagi. wuuush, begitu keluar kos-an. WAAWW, udara nya sangat dingiiiiiiin! Menusuk tulang rasanya, rasanya ingin meringkuk saja agar tak disadarkan lagi oleh udara dingin ini. Dan lagi untuk kesekian kalinya, kami pun berjalan kaki beranjak ke GOR UNPAD, belum lari kami sudah pemanasan kaki dengan lari ini (Hhehe). Sampailah kami di GOR, sudah cukup banyak yang ternyata sudah mulai untuk juga berolahraga lari pagi ini. Kami pun pemanasan dan setelah itu mulai berlari. Aku bertekad, minimal aku harus lari 3 kali putaran tanpa berhenti, minimal ini menyamai rekorku saat lari di Stadion UNDIP kampus tercinta (ceilee). Satu putaran berlalu, masih berharap agar aku segera berkeringat, namun yang aku dapati tangan ini semakin kedingii~nan. Masih terus aku lanjutkan hingga sampailah di akhir putaran ketiga, dan setelah itu aku mulai berjalan untuk mengatur nafasku yang tadi nya memburu. saat saat itu aku pun agak takjub dikarenakan sebuah cerita tentang kebiasaan salah satu teman rumrum yang terbiasa lari 5 kali putaran tanpa berhenti kemudian berjalan biasa satu putaran dan diakhiri lagi dengan lari sebanyak 5 putaran lagi tanpa henti. WOW!! aku bisa ga ya sekeren itu? :3

Desak-desakan dengan MaBa
Seusai lari, kami berencana untuk mengelilingi UNPAD menggunakan sebuah angkutan umum gratis yang ada di dalam kampus UNPAD ini. Ada yang di sebut angkot, ada juga yang disebut odong-odong (apa mungkin bentuknya seperti odong-odong di sekitar rumah? Hhehe). Kami pun mengantri dan ikut berbaris diantara sejumlah MaBa (Mahasiswa Baru) yang masih dalam masa orientasi jurusannya masing-masing. Yang ternyata persaingan menaiki odong-odong untuk keliling kampus pada jam-jam ini sangat lah 'keras', karena kecurangan mengantri berada dimana-mana (karena antrian yang ada semakin maju dan banyak kali desak-desakan terjadi, bahkan penyelakan antrian juga sering terjadi), mungkin ini dikarenakan jadwal kuliah jam8 pagi ini. Kami pun memutuskan untuk ke ATM ambil uang untuk persiapan pergi ke TSB dan sarapan dulu, sembari menunggu jam 8 dimana pengguna dan antrian sudah jauh lebih sepi di banding jam-jam ini.

Bubur AKIKO


Odong-Odong di UNPAD

Dan benar, antriannya lebih sepiiiiiii...
kami pun akhirnya berhasil naik odong-odong, di bagian bangku belakang. dan Rumrum pun menjadi guide yang baik menjelaskan satu persatu nama tempat yang kami lalui, termasuk cerita tentang bentuk bangunan di UNPAD (terutama rektoratnya), yang sangat terindikasi seperti bentuk segitiga tak sempurna (terlintas tentang Illuminati). Hingga dia ceritakan tentang danau di UNPAD, dimana ada beberapa orang yang suka mencoba naik perahu menyebrangi danau itu. Kampus ini terlihat adeeeem, dikarenakan ada banyak hutaan dan tempat rindang disini, pun banyak sekali tempat yang bisa di jadikan tempat berkumpul mahasiswa-mahasiwa di sini. *Ngiriii*

Perjalanan ke Bandung (Part I)


Waroeng Steak Jatinagor
Bandung. Kota yang kusinggahi selama hidupku baru tiga kali bersamaan dengan kunjungan ku kali ini. Yap, tanggal 2 September 2014 ini aku mengunjungi kota itu untuk menjenguk adikku yang juga sudah kujanjikan untuk pergi refreshing ke suatu wisata indoor di bilangan Gatot Subroto, Bandung.

Pertama kalinya aku menginjakkan kaki di Cileunyi, terminal terdekat dengan kos-an adikku, daerah Jatinangor Kabupaten Sumedang. Yap, sekedar informasi, adikku adalah salah satu mahasiswa di kampus Matematika FMIPA UNPAD, tepatnya angkatan 2012. malam itu sekitar jam 19.30 WIB aku sampai di Cileunyi dan beranjak turun bis untuk menemui adikku yang sudah berjanji akan menjemputku di sana. Menunggu sekitar 10 menit, tak lama aku melihat seorang gadis melambai dan mulai mendekati aku yang sedang menunggu, dan benarlah itu adalah Rumaisha, adik pertama ku. Kami bersalaman dan kemudian bergegas menaiki angkot hijau menuju arah kosannya. Di angkot, aku menceritakan kondisi ku yang belum makan malam dan sangaaaat lapar. Dan sejurus kemudian, dia hadirkan beberapa tawaran tempat makan, dan wow nya, pilihan yang diberikan terdengar seperti tempat makan yang 'agak mewah' untuk kalangan mahasiswa jelata yang terbiasa dengan biaya makan murah di Semarang. Namun, ternyata pilihan ku untuk makan jatuh di Waroeng Steak, pikirku, mumpung aku lagi ada uang (Hhehe).

Sesaat, turunlah kami dari angkot dan tak lama sekitar 7 menit berjalan ke arah Waroeng Steak tersebut. Sampainya di sana, Rumrum bertemu dengan beberapa temannya, dan mencoba memperkenalkan aku ke kawan yang ditemuinya, yang kata salah satu dari mereka, aku tak terlihat mirip dengan adikku yang satu ini. Basa-basi pun dilakukan, termasuk bertanya tentang alasan kedatangan ku dari Semarang ke Bandung, dan berakhir dengan ancer-ancer angkutan umum menuju Trans Studio Bandung, tempat destinasi kami esok hari.

Selama menunggu makanan datang, banyak yang kami bincangkan, mulai dari kisah 2 TAB (baru)  dari Smartfren yang dia dapat dari hadiah Kuis selama 1 Bulan penuh saat puasa dulu, hingga kabar kondisi kampus nya. Semua kami bincangkan, dan tanpa sadar aku mengamati dan mendengarkan dengan seksama lagu yang diputar di Waroeng Steak ini, "Edcoustic", Yap salah satu grup akustik Nasyid asal bandung. saat bertanya kepada Rumrum, dia mengakui ini hal yang biasa, toh pun pemilik 'WS' ini juga seorang 'ikhwah', begitu papar nya. Setelah mendengarnya akupun senyum-senyum sendiri, dan mulai menemukan perbedaan antara di Semarang dengan di Bandung. :)

Senin, 25 Agustus 2014

Semoga (mu'adz) senantiasa dirahmati Allah..

Mu'adz

Bayi laki-laki yang sangat-sangat diharapkan kehadirannya diantara 3 orang anak perempuan di keluarga Abi Pudjianto dan Umi Sri Rejeki. Adik bungsu yang sangat diharap-harap, hingga tiada malam tanpa doa yang terpanjat selain untuk kelahiran seorang adik laki-laki.Dan tibalah saat itu, 20 September 2000, lahir seorang anak laki-laki,yang kemudia diberi nama Mu’adz. Konon nama itu adalah nama salah seorang sahabat Nabi yang terkenal pandai dan banyak meriwayatkan hadist, nama itu adalah nama yang masih asing didengar oleh ketiga kakak perempuannya.
Adik yang kemudian tumbuh besar dengan lucu di masa-masa balita, namun dengan kondisi yang mengkhawattirkan karena rentan ‘step’(kejang) disaat panas tubuhnya meninggi. Ingat betul, setiap kejadian itu datang, seisi rumah akan penuh dengan kepanikan, dan pemandangan yang hadir adalah umi dan abi akan bergantian menjaganya, dengan pula bergilir jam tidur. Hingga saat sudah melewati usianya yang kelima, kebiasaan ‘kejang’ itu pun sudah tak pernah lagi mampir.
Mulai besar, lagi-lagi umi dan abi dihadapkan pada kondisi dimana adik bungsu ku ini harus dioerasi pada usia dini, karena memiliki sakit ‘hernia’. Perasaan takut pada seorang anak kecil yang hadir disaat dihadapkan dengan dokter,juga menghampiri si bungsu. Namun cara yang umi tempuh agaknya memang menjadi awal kemanjaan dari si bungsu satu ini. Mulai dari kejadian inilah, umi mulai menuruti dan mengiming-imingi si bungsu ini dengan berbagai barang yang ia inginkan,agar ia mau untuk di operasi. Operasi ini terjadi hingga sekitar 5 kali.

Minggu, 25 Agustus 2013

Liburan Lebaran 2013 :D

Lagi-lagi liburan lebaran memang paling menyenangkan :D
Tahun ini, lagi kami sekeluarga besar berkumpul di tegal untuk menjenguk Mbah Putri (Mbah Fadhilah-Dilah)


Saat di Tegal ada banyak foto yang kami ambil saat momen-momen kebersamaan itu hadir, let's check it out..

Semua teriaak Aaaa @Pantai Alam Indah
si 'abang' alias Ibrahim umur 3 thn mau jatooh

sayang banget kami sama mbaaah :'')

senyumnya mbah menyenangkan hati

euforia lebaran pun menyebar hingga ke yg 'tua' :D

love is care
anak-anak dan emak :)
Sebenarnya foto liburan kali ini (2013) masih banyaaaaaaak, sayang baru ini yang terkumpul. Semoga Keluarga ini makin berkah dan dilingkupi kebahagiaaaan.aamiin Ya Rabb. ^^

#sehat selalu ya mbah sayang :*

Senin, 12 Agustus 2013

Mungkin ini yg disebut Spechless.. #AkuSayangUMMI

Semarang,11 Agustus 2013

Selesai perjalanan dari Tegal-Tembalang bersama Ummi, Abi dan ketiga adik ku, kami sampai dan beristirahat di wisma/ kos-an ku. Cukup lama, hampir 2 jam di wisma bersama.. sebelumnya gak pernah seperti ini.. 

Selayaknya penghuni yg baru kembali setelah lama meninggalkan tempat tinggalnya akan mendapati kamar mandi dan bak yg harus dibersihkan/dikuras. *uuft.tariknapas* tadinya tugas ini mau diambil alih Ummi (tersayang), tapi aku menolak, tentunya karena gak tega melihat beliau yg sebelum ini sudah terlalu lelah mencuci baju kami sekeluarga.. Akhirnya akulah yg mengerjakan kegiatan bersih-bersih kamar mandi itu. Dimulai dari kamar mandi kecil hingga yang besar. What an exhausted activity! basah semua baju+celana, karena memang harus nyebur ke dalam bak mandi juga, sambil nyalain kran airnya. hampir 1 jam kurang aku fokus dg kegiatan itu, hingga tanpa kusadari ternyata ummi (tercintaa) sudah sedari tadi menyetrika baju-baju ku yang baru kering dari jemuran..
satu kata saat melihat itu #MALU!

Sebelumnya, malam hari kemarinnya.. aku, rumaisha sibuk naik sepeda malam hari, keliling daerah yg kami tak kenal baik itu,tegal, demi menemukan toko kue atau toko kue untuk ummi (tersayang) yg Milad tgl 11 Agustus esoknya. Namun usaha kami nihil ternyata, ga dapet kue, nyasar nya iya. tapi ini namanya perjuangaan.. :D

Sampe akhirnya aku dan rumaisha yg sdh di tembalang msh agak ragu, akankah membeli kue untuk umi atau nggak. dan saat aku punya kesempatan untuk keluar-naik motor-beli kue tart, aku pun langsung capcus, karena yang aku yakini saat itu adalah aku ingin ummi (tercinta) merasa bahagia.. terutama saat aku akan pisah lagi dengan keluarga kecil ini, terutama ummi..
Saat membeli kue itu, di perjalanan pulang semakin terbayang jelas wajah teduh ummi, dan cerita keluhnya saat harus mencuci baju keluarga kami 'sendirian' dan tidur paling akhir dibanding anggota keluarga yg lain.. 

Sesampainya di rumah abi menanyakan pada ku, kemanakah aku pergi, beli apakah aku?
tanpa berkata2 aku langsung membawa kue itu ke hadapan ummi (tersayang) dan melepaskan plastiknya, sambil hanya menahan tangis yg tak terbendung akibat merasa Haru yg sangat menjelas perpisahan dg ummi dan keluarga lg. langsung aku mengulurkan tangan kepada ummi (tersayang) dan meminta salim juga cipika-cipiki. benar-benar Spechless, ga bisa berkata-kata apa-apa, hanya rona mata yg bisa mengungkapkan rasa Haru tingkat tinggi itu..'

Ummi potong kue nya :'')

Potongan Kue pertama untuk Abi :)
Yap.. pemotongan kue berlangsung, dan abi (yg membagakan) mendapat potongan kue pertama dari Ummi (tercinta). makan2 kue hanya dilanjutkan untuk 1/2 porsi saja. sesi ini pun di akhiri dengan foto keluarga bersama/ berlima,lengkap..

Akhirnya kesampaian juga foto berlima, LENGKAP!


Setelah Foto pun, ummi,abi dan ketiga adikku harus segera pulang ke tegal agar tidak terlalu malam sampai disana, karena tadi udh ada tanda2 arus balik mulai muncul.. kurang lebih jam 5 sore, mereka berangkat kembali ke Tegal..
Aku pun mengantar hingga mobil berangkat. :)
*nggak kuat lama-lama memandangi mobil kijang hitam itu, khawatir air mata ini menetes lagi*

Ini kisah lebaran ku, bagaimana dengan kalian? :D

Rabu, 10 Juli 2013

Keluarga ku.. apa kabar disana?

Yap.. selesai sudah Ujian Akhir Semesterku. Dan harusnya yg kulakukan setelah ini adalah pulang ke rumaaah.. tapi.. rasanya banyak yang belum terselesaikan di sini (semarang),sehingga rasa tanggung jawablah yg menahan kepulangan ku kini..

rindu rumah.. walaupun sering dijenguk ummi, aku belum lagi menyentuh lantai rumah, rasanya sudah lama.
nasib mahasiswa perantauan..rumah bekasi-kuliah semarang..
apalagi sekarang lagi suasana Ramadhan, rindu banget dengan suasana rumaaaaah.
Rumaisha-Hafshah lebaran tahun laluu (2012)
Umi-Abi dipaksa foto berdua, di PAI,Tegal ^^
si Ganteng Mu'adz, Tante Tri, Rumaisha, dan si Imut Iffaf :D

Aku- Nabila- Iffaf lebaran tahun lalu 2012 ^^

Hamzah- Hanif (si Ulet yg lucu)- Nabila- Rumaisha- Iffaf,
dibelakang ada Mbah putri (mbah di tegal)-Syaima
lebaran Tahun lalu (2012)

Hanya bisa memandangi foto-foto keluarga ini.. karena belum sempat lagi mengunjungi rumah tersayang..
Semoga Segera tuntas semua gawean di semarang, biar cepat2 balik ke rumah seperti yg lain..
tunggu foto-foto Lebaran tahun ini yaaaaaaaaaaaaaaa..


#RamadhanBerkaaah :D

Selasa, 29 Januari 2013

Korea.. Akan tetap jadi IMPIAN

Hanguk-o choahagu isso.. (bener ga ya?) (termotivasi lagi melihat tentang muslim korea dr artikel ini)

Aku suka Korea..

Awal kecintaan ku pada hal-hal berbau Korea sebenarnya di mulai saat aku mendapati waktu luangku yg saangaaaat banyak selepas UN dan UM1 di SMA dulu.. 
Awalnya memang kurang baik. ini semua berawal dari suka nya aku akan drama korea.ckckck. sabaaar deh orang rumah, pasti ngedumel terus berkomentar atas tingkahku yang 'terlalu' kalau sudah dapet VCD Film Korea incaran ku, dan itu berlangsung hingga aku masuk kuliah dan saat punya uang + waktu luang banyak. hhe. Maklumlah,Hobby; Nonton Film di Laptop. :p

Tapi semakin kemari, aku jadi berpikir lagi tentang hobby ku yang satu itu (baca; beli + nonton film korea sebanyak mungkin), rasanya mulai harus ku filter agar tidak boros uang dan waktu.
Akhirnya kuputuskan, aku hanya akan membeli film yang ada artis yang aku suka saja, dan membeli/ mendownload film korea (movie) yang bergenre Keluarga,criminal,medical atau persahabatan saja..
dan itu rasanya sudah lumayan berefek pada kebiasaanku, sekarang tidak terlalu menggebu-gebu untuk memiliki setiap drama yang baru keluar dan populer menjadi TREN TOPIC.hhe. tapi lebih menjadi penelusur film-film korea yang layak ditonton dibandingkan dengan film yang hanya seputar cinta-cinta an saja..

Semisal film-film berikut: (Selingan sedikit.hhe)
1. Fly Daddy Fly (Lee Jun Ki)
2. As ONE (Ha Ji Won)
3. My Father (Daniel Hanney)
4. My Mom
5. God Of Study (Seung Ho,Ji Yeon,dkk)
6. God Quiz
7. Brain,dll

Tapi tak hanya tertang popularitas Artis Korea yg menjadi perhatianku.. 
melainkan, Perkembangan Islam di sana pun juga semakin memberikan aku keyakin bahwa berislam di sana akan banyak mendapati saudara seiman yang menemani.. :)

terlebih Pilihan S2 Statistika pun tersedia di korea sana.. hayoo siapa yg gak kepengen coba ^^d

setidaknya sudah ada 1 barang yang memancingku pergi ke sana.. ini dia..

Gantungan Kunci Asli dari korea


Islamic Center di Korea akan jadi tempat yang ingin ku kunjungi di masa mendatang.. I CAN ! :D

 
Itaewon Masjid :)


Ini impianku tentang Korea.. how about you? :)

Selasa, 22 Januari 2013

Umiii.. fatim sayang umi karena Allah

umi tersayang :)
Kangennya anak pada uminya
Tak melebihi banyak doa uminya untuk sang anak
yang disisipkan setiap sholatnya

Kangennya anak pada uminya
Tak melebihi banyak air mata kekhawatiran
yang ia rasa saat mendengar dari jauh
anaknya menangis sendu

Kangennya anak pada uminya
Tak melebihi banyak peluh yang ia keluarkan
untuk mengusahakan kenyaman untuk permata hatinya

Maka mengapa tak kau coba melampauinya
dengan seringnya engkau mengatakan pada umi mu tercinta
umii.. betapa sayangnya kau pada umi karena Allah..

kerinduan menatap wajah nya yang penuh senyum dan keteduhan ..

fatim segera pulang umiii.. :'')

Minggu, 16 Agustus 2009

Adik Lelakiku Satu Satunya


Liat gak anak kecil di sebelah kiri yang pake baju motif tentara gambarnya Naruto??

Itu adik ku yang paling kecil namanya Mu'adz.. sekarang dia kelas 4 SD di SDIT Insan Rabbani Bekasi Barat. dia anak yang kadang menggemaskan namun kadang pula suka menjengkelkan.

Menggemaskan saat ia mengelurkan celotehan-celotehan khas anak kecil yang sok dewasa... hehehe

Menjengkelkan saat ia mulai merengek meinta dibelikan sesuatu oleh Umi... kadang sakit sebelnya ini muka(penulis) kayak ditumpahin sambel, pedes banget rasanya pengen nyubit orang sekitar aja...

Tapi tahu gak??? sebenernya aku sangat ingin mempunyai adik laki-laki 9 tahun yang lalu...

Walaupun mungkin aku baru mengetahui kalau adik lelaki tak selamnya menyenangkan, aku mulai belajar membuatnya menghormati aku sebagai kakaknya. Aku kini mulai membiasakannya berkata aku-kamu jika berbicara denganku..(karena biasanya anak seusianya menggunakan bahasa gue-elu saat bicara dengan kakak dan teman se-lingkungannya).

Ternyata benar mengajak anak kecil untuk berbuat baik sangat efektif jika kita mencontohkannya di depan meraka. bukan hanya sekedar menyuruhnya melakukan hal yang kita inginkan. Dan tentu saja harus dengan kata-kata yang halus dan tidak membentaknya.

nb: yang disebelahnya itu adik sepupuku. namanya Ayyasy( dia juga sama menggemaskan dan menjengkelkan nya dengan adikku.. sama-sama anak laki-laki)