Tampilkan postingan dengan label My Dream wave. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My Dream wave. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 Februari 2018

Mempunyai Impian itu Hak kita, dan Pengabulannya adalah Kuasa Allah

Pernah kah kalian melihat bahkan mungkin mengalami sendiri, orang lain yang menyangsikan atau bahkan sampai ikut men-jugde cita-cita dan harapan besar dirimu atau orang-orang terdekatmu? Bagaimana perasaan kalian saat terjadi hal itu? Mungkin sedih, kesal atau bahkan justru menjadi tidak lagi pe-de (percaya diri) dikarenakan penghakiman pihak lain terhadap segala upaya diri kita dalam menggapai impian tersebut. Padahal bukankah Cita-cita itu milik kita? Kita lah yang lebih tau sampai batas mana upaya tersebut sudah kita optimalkan.

Jujur, saya suka menulis. Apalagi menulis di saat banyak hal yang mengganggu pikiran, bahkan parahnya saya pernah menulis karena ingin membuat sindiran untuk seseorang (hehehe), rasanya ingin semua unek-unek itu tertuang dalam tulisan, hingga tak hanya jadi keluhan namun juga jadi renungan.

Ingat sekali, awal mula merasa sangat terbantu dengan menulis, saat kelas 4 SD (kalau tidak salah). Ada tragedi yang terjadi membuat saya tak henti menangis ketakutan, namun seketika air mata berhenti setelah semua curhatan itu tertuang di buku tulis.

Setelahnya mulailah SMP saya membuat blog dan meneruskan menulis segala kegelisahan saya di sana. Kebiasaan ini pun berlanjut hingga saya kuliah, tumpah ruah semua rasa tercurah di diary digital saya. Tanpa sadar, kebiasaan menulis ini mulai menumbuhkan benih-benih impian saya menjadi seorang wartawan/ reporter. Meskipun saat itu belum pernah ada kesempatan bagi saya untuk mendekati atau mendalami jurnalistik sebagai bagian dari profesi itu.

Setelah lulus kuliah, kesadaran ingin menjadi seorang reporter pun mulai mendapatkan peluangnya.

Kamis, 04 Februari 2016

Nonton di Bioskop



Akhir tahun 2015 dan awal 2016 ini, banyak uang yang aku sisihkan untuk pergi nonton ke bioskop. Perlu kalian ketahui, tahun 2015 awal bulan Januari adalah kedua kalinya selama umur 22th aku mendatangi bioskop. Dan untuk ke tiga, ke empat dan ke lima kalinya aku di awal tahun 2016 datang lagi untuk menonton film di bioskop.

Masih ada lho yang anti-banget nonton film di bioskop. Ya, itu pilihan masing-masing, kalau aku pribadi si semua dikembalikan kepada niat, apakah niat yang mendasari mu akhirnya memilih nonton di bioskop di banding di rumah dengan laptopmu? That’s the point! NIAT!

Sering aku mendengar pendapat bahwa bagus tidaknya film yang telah diproduksi, dilihat dari berapa lamanya film tersebut tayang di bioskop, semakin lama film itu bertengger di jajaran ‘Now Playing’, semakin berhasil film itu di mata masyarakat umumnya dan pihak bioskop pada khususnya.

Ada banyak film Indonesia yang bagus di Tahun 2016 ini, maksudku film bagus adalah film baik yang akan aku rekomendasikan kepada semua muslim di Indonesia untuk memastikan diri menontonnya.

Diantaranya ada film Bulan Terbelah di Langit Amerika, Ketika Mas Gagah Pergi The Movie, Pesantren Impian, Love Sparkling in Korea..

Film-film Indonesia sudah seharusnya lebih banyak memberi nilai, di luar nilai-nilai sempit memaknai cinta yang dibahasnya melulu hanya cinta lawan jenis. Perlu juga didorong film-film Islam yang nilainya universal (misal; tentang keluarga, hidayah hijah,dll), agar identitas sebagai negara dengan Muslim terbanyak di dunia bisa tergaung dengan lantang lagi, dengan salah satunya melalui sarana film ini.

Sudah tentu dan takkan bisa dihindari lagi da’wah,menebar kebaikan, menggunakan metode film ini, ini adalah salah satu ranah strategis bagi da’wah, walaupun  dari segi finansial masih banyak hambatan.

It’s okay buat mendukung da’wah di ranah hiburan khususnya film (:

Sabtu, 30 Agustus 2014

Dia datangkan angin segar itu.. :D

Hari ini, akhirnya setelah sekian lama agenda ini tertunda.. Kami pun melangsungkan apa yang belum sempat kami mulai serentak. Silaturahim kepada orang-orang pendahulu kami di dunia 'persilatan' ini. (hhe,maaf jika berlebihan)

Hari ini, Sabtu (30/8) kami mulai perjalanan silaturahim ini ke Tempat Ummahat di sekitar kampus semarang tercinta. Hingga tibalah di tujuan silaturahim terakhir, dimana beliau bukanlah Ummahat yang biasa memantau kami. Beliau adalah Ummahat yang aktif dan fokus di dunia sosial masyarakat.

Diawali dari pembicaraan lucu, kami disambut dengan baik, namun ternyata sang ibu lupa dengan kami (hhe, ini lucu, padahal kami sudah sampai merepotkan beliau sampai-sampai harus bermalam di rumah keluarga tersebut). Ini kemungkinan yang wajar terjadi, sebab pastinya begitu banyak muslimah seperti kami yang berkunjung ke beliau, namun beliau mengakui ingat wajah namun tidak ingat dengan nama kami. (tak apa, karena tak ingat nama kami pun, pesan-pesan kehidupan dari beliau tetap mengalir begitu halus dan mengena)

Kemudian silaturahim itu diawali dengan cerita tentang anak nya yang diterima di Politeknik Negeri Media Kreatif Nasional. Rasanya terdengar biasa kan?! TERNYATA TIDAK SESEDERHANA ITU!

Kamis, 08 Mei 2014

Kuliah di Inggris ?

London Eye :)

Siang ini banyak waktu kuhabiskan untuk browsing, selain browsing jurnal untuk bahan Skripsi, aku tiba-tiba tergerak untuk searching tentang Beasiswa S2 Statistika di Luar Negeri, Yaa di Inggris sih lumayan menarik hatii.. iseng-iseng ini berakhir dengan aku temukannya salah dua universitas di Inggris yang mempunyai jurusan Statistika..

  1. University Of Leeds
    Faculty of Mathematics and Physical Sciences, 
  2. School of Mathematics 
  3. Research 
  4. Statistics
    School Of Mathematics, University Of Leeds
  5. Oxford Brookes Of University
  6. Oxford Brookes University
    Oxford Brookes University, Faculty of Technology, Design and Environment, MSc in Medical Statistics

Yap, thats my Dream, to get my masters degree in there..
Kalo baca-baca sharing di internet tentang Kuliah di Luar Negeri itu, ada Langkah yang benar-benar harus ditekuni..
  • Cari Tau tentang kondisi kampus tujuan mu
  • Cari Tau beasiswa yang bisa kamu approve untuk membantu biaya kuliah di sana
  • Tingkatkan nilai TOEFL kamu sesuai dengan target dari universitas yang kamu tuju, atau sesuai syarat dari beasiswa yang kamu incar
  • Cari kenalan di daerah kampus tujuanmu
  • Cari dan kondisikan inspirasi dan motivasi mu terus untuk tetap berjuang mendapatkan beasiswa S2 Luar Negeri sesuai Impianmu..
Aaaaaaaaaaaah, mau pake banget bisa ke Inggris dan melanjutkan ini semuaa..
Pengen jadi ADKP..


note:




Minggu, 06 Oktober 2013

Amanah itu membutuhkan PUNGGUNG yang Kuat

Semua rasanya datang bertubi-tubi, seperti mengejar setiap detik waktu yang dimiliki..
Ya. Beginilah Da'wah mengajarkan para Nabi dan orang-orang mu'min, dimana Amanah dan Ujian adalah teman yang setia menemani, hingga kemuliaan Allah hadirkan bagi mereka yang selalu berusaha memantaskan diri.

Ya.. berawal dari awal Juli hingga berakhir di awal Oktober,
Dauroh Marhalah 1 KAMMI MIPA Undip pun sudah terlaksana, dengan 64 Peserta dan 45 peserta dari mahasiswa FSM.. realitas yang cukup jauh dari targetan awal yakni 80 orang.

Jauhnya realitas dari targetan ini yang membuat diri ini (selaku Kadep HRD,penyelenggara DM1/Youth Leadership Traning) merasa agak 'down', tapi ada yang menasehati..
"Yaudah, sekarang tinggal dioptimalkan aja pesertanya ada berapa. Peserta yang kurang-kurang ga usah terlalu dipikirin."

Yap, THAT'S RIGHT!
Saat ujian melanda, cari hal-hal yang bisa menguatkan. Kabar bahagia, Impian yang masih bisa dioptimalkan, dan support-senyum bahagiadari kawan-kawan seperjuangan.

Saat amanah semakin terasa berat dan menghimpit,
Janganlah minta bebannya untuk dikurangi, namun mintalah pada Allah agar diberikan Punggung yang semakin kuat menopang beban amanah itu.
Karena Allah mencintai orang-orang yang berinisiatif dalam mengambil peluang kebaikan (termasuk, bersedia menerima amanah lbh berat dibanding yang lainnya).

Tak terlihat menggiurkan kah cinta Allah bagi mu?

Next Project : Laporan PKL dan TOK :))

Selasa, 12 Februari 2013

Aku belajar arti 'kepekaan'

Kepekaan adalah sebuah nikmat
tak DIA berikan pada sembarang orang
Kepekaan bukan protektif ataupun posessive terhadap sekitarnya
Kepekaan bukan sebuah sikap remeh temeh
tak DIA jadikan bagi mereka yang manja
Kepekaan adalah buah dari bibit pengorbanan yang telah lama dipupuk oleh usaha menebus keikhlasan amal

adakah ia,kepekaan dalam diri?
adakah ia,kepekaan dalam tiap sikap?
adakah ia,kepekaan,  telah kau rasa sebagai nikmat,
bukan sebagai derita yang membuatmu harus selalu mengalah?

Peka
layaknya padi..yang bisa dipanen hanya setelah tercukupkannya waktu menanam dan merawatnya
layaknya padi yang semakin lama ia ada,maka ia akan semakin merunduk,
tak sombong setelah dirinya semakin banyak berkorban..
berkorban karena peduli
berkorban karena tau
dan berkorban karena ia merasakan
merasakan adanya peluang kebaikan yang bisa ia lakukan untuk memperindah diri dihadapan sang Illahi

Kepekaan adalah buah dari pohon pengorbanan yang telah lama dipupuk oleh husnudzon
ia seperti buah yang diharapkan mempunyai rasa, rasa ikhlas karena ia tak lagi terasa sebagai beban, namun lebih kepada kebiasaan yang spontan, kebiasaan yang tak lagi tertahankan..

dan mengerti..peduli, merasakan,

Arti Kepekaan itulah yang kumaksud

Senin, 04 Februari 2013

Menggantikan atau yang Tergantikan ??



Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai  mereka dan mereka pun mencintaiNya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad dijalan Allah , dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya), lagi Maha Mengetahui.” (Qur’an Surah Al-Maidah ayat 54)


Teringat sebuah kejadian kecil, saat ada Undangan Syuro yang ternyata Jarkomnya tak sampai  kepada salah seorang peserta syuro, saat itu undangannya adalah syuro di pagi hari. Sebenarnya si peserta syuro ini telah diberitahukan kabar adanya undangan syuro ini, sehari sebelum syuro diadakan, dikabarkan oleh seorang temannya  (yg sbenarnya juga blm mendapatkan jarkoman syuro, namun mengetahuinya dr teman lain juga) dan diajak untuk menghadiri syuro tersebut, namun tanggapannya biasa saja, dan menampakkan ia sudah mendengarnya.

Esok harinya, saat semua orang sudah bersiap untuk barangkat syuro, ternyata (sebut saja namanya) fulan ini belum bersiap-siap, malahan sedang menyibukkan dirinya di depan laptop, dan kurang merespon ajakan bersiap untuk ikut syuro, dengan respon yang baik dan menyenangkan. Sudah 4 orang yang mengajaknya berangkat syuro, namun respon yang didapatkan adalah sama, ia tidak mau berangkat Syuro dikarenakan tidak mendapat SMS jarkoman undangan syuro. Padahal mungkin jika diulas alasan mengapa jarkoman itu tidak sampai sangatlah banyak, namun buka itu yang akan dibahas. Teringat ada sebuah celetukan dari seorang kawan tentang kejadian ini, ia berkata,

“Kok ga ikut syuro? Mau digantikan atau mau jadi yang menggantikan?”
Sekilas mungkin tidak terlalu paham, apa maksud dari kalimat tadi. Namun jika kalimat tadi disandingkan dengan penggalan surah Al-Maidah ayat 54 tadi, akan jelas maksudnya. Yakni saat ada panggilan kebaikan dan kita tak menyambutnya segera maka kita termasuk orang-orang yang tak bersegera dalam menjemput peluang kebaikan itu. 

Teringat seorang Ummahat berkata bahwa, Masuk surganya seseorang itu bukanlah dikarenakan perkara amalnya, begitupun dengan Rasulullah SAW, Beliau tak masuk surga dikarenakan Amalannya. Dia jadikan seseorang masuk ke dalam surga bukan karena amal nya melainkan karena Rahmat Allah atas dirinya. Namun yang sering kita pahami adalah orang yang banyak beramal akan semakin mungkin untuk Allah tempatkan di surga. Karena amal sholih sekecil apapun adalah peluang Allah melimpahkan Rahmat-Nya kepada kita, maka saat kita beramala lebih besar, maka peluang-peluang Allah merahmati kita akan lebih banyak dibanding mereka yang sedikit beramal.

Maka mengapa tak bersegera dalam beramal? Bukankah Da’wah tak MEMBUTUHKAN kita?  
Dengan atau tanpa kita, ia akan terus berjalan, maka yang ada adalah bersegera atau Tergantikan!  Tergantikan oleh generasi yang Allah lebih mencintai mereka dan Mereka mencintai Allah.

Minggu, 03 Februari 2013

Betapa hidup tak hanya sekedar cerita..


Pagi ini aku memang  berniat menghadiri sebuah acara Launching dan Bedah Buku.. Buku yang mungkin sebelumnya tak terduga akan menjadi kenang-kenangan tentang kedua sosok itu Esti Nuha dan Novilia..

Cover Buku ESTINOV
Aku belum pernah bertemu keduanya dalam setiap acara Da'wah kampus Undip, mungkin karena jarak antara Kampus Undip Pleburan-Kariyadi dan Kampus Undip Tembalang yang menjadikan pertemuan antara Saudara-saudara ini jarang terjadi, toh pun kesibukan mahasiswa KU(Kedokteran Umum) yang memaklumi padatnya agenda akademik mereka, sehingga untuk sekedar hadir di agenda tarbawi di kampus tembalang,agak sedikit membutuhkan pengorbanan waktu.. Yaa, yang pasti aku tetap yakin mereka pun akan tetap membuat kebermanfaatan dimanapun mereka berada.. :)

Kembali ke acara Launching dan Bedah buku ESTINOV..

Ternyata di acara kali ini, para panitia menghadirkan ketiga sosok orang tua dari Esti (lebih akrab dipanggil Ilma oleh kedua orang tuanya) dan Novi. Waw, ini agaknya membuat sesi ini akan sedikit banyak mengharukan (ini persepsi awalku..)

Karena lupa membawa HP,pagi ini, aku jd tidak bisa meng-update langsung quotes bagus yang aku dapati di sesi ini, maka aku pun menuliskannya.. 

Belajar dari Esti.. periang yang ingin tahu segalanya
Seorang Mahasiswi Kedokteran Undip yang menginspirasi
Sangat ingin meneladaninya dalam hal manajemen waktu yang baik,
aktivis organisasi, seorang mahasiswi Kedokteran yang akademiknya sangat sibuk dan..
Rasa Pedulinya kepada sesama yang selalu hadir..

Belajar dari Novi.. Si Pendiam yang selalu memancarkan semangat perbaikan
Mengambil hikmah dari setiap kepingan kejadian di hidupnya
Menginspirasi banyak orang melalui tulisannya
dan berani untuk mewujudkan mimpinya, 
terbukti dari taka adanya bagian dari kegiatannya yang diluar dari koridor dalam meraih cita-citanya..
termasuk sebagai Hafidzoh     

"Jadi teringat Abi dan Umi di rumah
Apa ya yang akan berkesan bagi keduanya terhadap kepribadianku?
Akankah hal-hal baik yang akan berkesan?
Ataukah hal-hal mengecewakan yang lebih jelas terekam?"

Dari seorang Novi,
belajar untuk membuat perencanaan diri dan hidup nya semasa dini
ingin menjadi sesosok muslimah yang dicemburui oleh para bidadari Surga-NYA
     
Betapa kehidupan merupakan sarana kita (manusia) untuk
menyiapkan kehidupan akhirat nanti.
Betapa Bahagia kedua orang tua kita,membayangkan kebaikan-kebaikan anaknya,
terlebih anak-anaknya yang jauh dari rumah.
Berbakti kepada orang tua tak harus dengan selalu berada dirumah,dekat secara fisik dengan keduanya langsung..
Saat jauh pun kebaikan-kebaikan yang kita lakukan bisa menjadi wujud bakti kita kepada keduanya..

Mengingatkan diri ini..
Seberapa sering aku (dan kita) menyatakan langsung kepada saudara dan kedua orang tua
Betapa cintanya aku (dan kita) kepada mereka karena Allah
 (# sesaat setelah ayahanda Novilia menceritakan pesan terakhir sebelum Novi berangkat menuju Purwokerto untuk seminar nasional Rohis KU se-Indonesia, Novi menyatakan rasa sayangnya kepada kedua orang tuanya karena Allah, mendoakan kedua orang tuanya, juga mengucapkan terima kasih karena telah menjadi orang tua untuknya )

Ketidaktahuan kita terhadap takdir dan akhir hidup bukanlah alasan untuk
berpasrah dan membiarkan semua mengalir tanpa arah.
JUSTRU! Ketidaktahuan itu adalah alasan untuk kita memperjuangkan 
yang terbaik untuk takdir dan akhir hidup kita di hadapan Allah Swt.

Betapa Indahnya saat yang lain mengingat kita, mengingat hal-hal baik
dan menginspirasi yang lainnya walaupun nantinya kita sudah tiada..

Ayahanda Novilia, "Terharu.. karena kami tidak mengetahui anak kami seperti ini (banyak mensyukuri iman yang ia rasakan, dalam tulisan-tulisannya di buku ESTINOV)"

Apakah aku sudah siap? Siapkah di jemput oleh-NYA? cukupkah bekal iman ku selama ini?

#Teringat Bahwa Hidup tak hanya sekedar cerita, melainkan ia adalah sebuah SEJARAH yang akan menjadi saksi kepantasan kita dihadapan-NYA kelak..





Selasa, 29 Januari 2013

Aku dan kata 'Insipirasi'


Suka sekali dengan kata-kata Inspirasi..
be inspiring one for another people
"Menginspirasi selalu dalam kebaikan..
 Mari saling menginspirasi kebaikan..
 Orang yang menginspirasi lah yang akan mendapatkan pahala lebih banyak..
 Semangat menginspirasi! "
Abu Bakar menjadi asal mula, mengapa aku suka dengan kata-kata 'Menginspirasi'. Mengapa ?
kisah ini lah sebabnya..

Saat itu Umar Bin Khattab melihat peluang untuk beramal melebihi Sahabat Rasul yang lain, yakni dalam perihal Jihad Maal (Infaq untuk keperluan da'wah). Beliau pun langsung mengatakan kepada Rasulullah bahwa dirinya akan menginfaqkan sebagian hartanya untuk Jalan da'wah kepada Rasulullah. Di saat itu Umar berpikir bahwa ia akan bisa mengalahkan sahabat Nabi yang ia maksud (Abu Bakar Ash-Shiddiq) dalam perihal amal ini (kan fastabiqul Khoirot itu sangat dianjurkan, jadi ga papa dong berlomba2 dalam kebaikan seperti keduanya? ^^ ).

Namun Tak lama, Abu Bakar mengetahui peluang amal ini (Jihad Maal, Infaq untuk jalan Da'wah), beliau langsung menyatakan kepada Rasulullah bahwa ia akan Menginfaq-kan SELURUH HARTANYA (ampe di bold,italic dan underline.hhe). Umar yang mendengar pun kaget. Rasul pun menanyakan, apa yang Abu Bakar tinggalkan untuk keluarga nya? Abu Bakar Menjawab Allah dan Rasul-Nya . SUBHANALLAH..

Setelah ditelusuri memang shabat Abu BAkar adalah Sahabat Nabi Muhammad yang kalau beramal itu tidak tanggung-tanggung. Mantep ya?

Dapet kisah ini di sebuah #Lingkaran , hingga terceletuk sebuah tantangan untuk menandingi amalan dari Abu Bakar.hhe. tapi terjawab dengan kata-kata bahwa jika kita terinspirasi dari Sahabat Abu Bakar,maka sesungguhnya Pahala kita pun juga mengalir untuk beliau, dan tentu secara logika menandingi amalan beliau terlihat 'agak' tidak mungkin.hhe.

Itulah mengapa aku ingin bisa menjadi Inspirasi Kebaikan bagi banyak orang.. karena jugaa..
Nahnu Du'at Qobla Kulli Syai (Kita adalah Da'i sebelum apapun) \(^,^)/

Korea.. Akan tetap jadi IMPIAN

Hanguk-o choahagu isso.. (bener ga ya?) (termotivasi lagi melihat tentang muslim korea dr artikel ini)

Aku suka Korea..

Awal kecintaan ku pada hal-hal berbau Korea sebenarnya di mulai saat aku mendapati waktu luangku yg saangaaaat banyak selepas UN dan UM1 di SMA dulu.. 
Awalnya memang kurang baik. ini semua berawal dari suka nya aku akan drama korea.ckckck. sabaaar deh orang rumah, pasti ngedumel terus berkomentar atas tingkahku yang 'terlalu' kalau sudah dapet VCD Film Korea incaran ku, dan itu berlangsung hingga aku masuk kuliah dan saat punya uang + waktu luang banyak. hhe. Maklumlah,Hobby; Nonton Film di Laptop. :p

Tapi semakin kemari, aku jadi berpikir lagi tentang hobby ku yang satu itu (baca; beli + nonton film korea sebanyak mungkin), rasanya mulai harus ku filter agar tidak boros uang dan waktu.
Akhirnya kuputuskan, aku hanya akan membeli film yang ada artis yang aku suka saja, dan membeli/ mendownload film korea (movie) yang bergenre Keluarga,criminal,medical atau persahabatan saja..
dan itu rasanya sudah lumayan berefek pada kebiasaanku, sekarang tidak terlalu menggebu-gebu untuk memiliki setiap drama yang baru keluar dan populer menjadi TREN TOPIC.hhe. tapi lebih menjadi penelusur film-film korea yang layak ditonton dibandingkan dengan film yang hanya seputar cinta-cinta an saja..

Semisal film-film berikut: (Selingan sedikit.hhe)
1. Fly Daddy Fly (Lee Jun Ki)
2. As ONE (Ha Ji Won)
3. My Father (Daniel Hanney)
4. My Mom
5. God Of Study (Seung Ho,Ji Yeon,dkk)
6. God Quiz
7. Brain,dll

Tapi tak hanya tertang popularitas Artis Korea yg menjadi perhatianku.. 
melainkan, Perkembangan Islam di sana pun juga semakin memberikan aku keyakin bahwa berislam di sana akan banyak mendapati saudara seiman yang menemani.. :)

terlebih Pilihan S2 Statistika pun tersedia di korea sana.. hayoo siapa yg gak kepengen coba ^^d

setidaknya sudah ada 1 barang yang memancingku pergi ke sana.. ini dia..

Gantungan Kunci Asli dari korea


Islamic Center di Korea akan jadi tempat yang ingin ku kunjungi di masa mendatang.. I CAN ! :D

 
Itaewon Masjid :)


Ini impianku tentang Korea.. how about you? :)