Tampilkan postingan dengan label Artikel Motivasi Menulis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel Motivasi Menulis. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 05 Januari 2019

Tawakkal


Tawakkal itu kondisi dimana seseorang telah berusaha maksimal kemudian menyerahkan hasil akhir urusannya hanya kepada Allah.

Dan Pedagang, adalah pekerjaan yang paling membutuhkan sikap tawakkal.

Logika pada umumnya, bagaimana mungkin setiap penjual mampu mendapatkan keuntungan, jika mereka setiap harinya saling berjejer berdekatan menjajakkan barang yang sama?

Logika dan kuasa manusia begitu pendek jangkauannya. Kuasa Allah tanpa batas lah yang mampu menjadikan apa yang nampak mustahil menjadi nyata. Allah telah jaminkan rezeki dari setiap yang hidup, termasuk pula para pedagang dan para kompetitornya, tanpa tertukar sekalipun.

Optimal terus dalam setiap usaha
Husnudzon selalu pada Allah Ta'ala
Pasrah dan tawakkal kan semua jerih payah
Karena rezeki, takkan pernah lari dari pemiliknya

*renungan hasil jualan sore tadi, meski sepi ada saja yang ternyata mau beli 😍*

@30haribercerita #30hbc1904

Lupa


Kenapa kebanyak orang membenci sifat ini?  Padahal tau kah kita, apa hikmah sifat ini Allah jadikan sebagai salah satu fitrah manusia?

Lupa yang seringkali kita ingat, hanya perihal sikap menyebalkan saat seseorang tak fokus dengan sesuatu hal, hingga ia berakhir dg melupakannya.

Padahal ternyata lupa merupakan sebuah nikmat yang Allah jadikan juga untuk kita. 

Kok bisa? 

Ya, Allah yang berkuasa menjadikan lupa sebagai nikmat. Saat seseorang mengalami sesuatu yang mengerikan ataupun yang menyedihkan, rasa lupa atau teralihkannya perhatian lah yang menjadikan dirinya bisa beraktivitas kembali seperti biasa.

Trauma anak-anak korban bencana pun akan cepat pulih, jika mereka diajak untuk melupakan masa-masa mengerikan yang telah dilaluinya dengan bermain dan bercanda. Lupa-lah yang menjadikan mereka bisa menatap masa depan lebih cerah. Jika tidak diberkahi lupa oleh Allah, tak bisa dibayangkan mimpi buruk bencana yang selalui menghantui.

Maka, selalu ambil poin positif dari segala pemberian Allah Ta'ala. InsyaAllah dirimu akan merasa tenang dan optimis.

Atas berkah Rahmat Allah, kamu mampu melupakan semua hal yang mengerikan, menyedihkan bahkan menyesakkan.

Seperti aku yang lupa menulis di hari ketiga @30haribercerita #30hbc1903 , semoga ada hikmahnya. 😅

Minggu, 08 April 2018

Kebaikan itu Saling Berkaitan..

Hampir satu bulan tidak menulis.
Kenapa?
Bingung menjawabnya.
Satu bulan ini rasanya belum ada yang membuat hati gelisah, sehingga mood menulis belum muncul.

Padahal kata bapak koor, menulis itu perlu diasah bahkan kadang perlu dipaksa (dituntut). Agar kita terbiasa menulis dan ga lagi tergantung mood saat menulis (jika memang menulis adalah pekerjaan yang paling kita sukai).

Lagi bener-bener merenung lho, kenapa ya lagi ga semangat nulis? Padahal diri ini telah meyakini bahwa menulis adalah kegiatan paling favorit.

Apa semua terlaksananya kegiatan kebaikan itu saling terkait ya? Termasuk menulis dan beribadah. Adakah mereka berdua saling berkaitan? Nah! Ini sepertinya penyebab kegalauan tadi. Memang akhir-akhir ini jadwal tilawah agak tercecer, ditandai mulainya terasa goyah konsistensi baca quran harian diri ini. Makanya segala perenungan yang biasa dilakukan, jadi terlewat begitu saja. Hikmah yang harusnya bisa diikat dalam bentuk tulisan, jadi lenyap bersama menit dan detik yang berlalu.

Malu.
Iya.
Karena merasa ada kemunduran, saya merasa malu.
Malu sama diri sendiri, terlebih sama Allah.

Makanya akhirnya saya memperbaiki kelalaian itu. Dengan memberanikan diri meminta nasihat orang terdekat tentang masalah ini, saya berharap bisa berhasil  memantik lagi semangat tarbiyah dzatiyah saya yang mulai meredup. Alhamdulillah itu cukup memberi pengaruh. Diri ini jadi tersadar dengan jelas bahwa persepsi maklum kita sudah kelewat batas, dan kita perlu lagi kembali ke jalan yang benar. 

Perlu lho saat sedang melemah, kita meminta bantuan 'bangkit' seperti di atas dari orang lain. Dengan maksud untuk menyegarkan segala kepenatan dan menyadarkan diri kita agar kembali 'lurus'. Dan yakinilah bahwa satu niat kebaikan akan menghantarkan kita pada kebaikan yang lainnya lagi. Jadi jangan ragu lagi untuk mewujudkan peluang dan niat kebaikan yang muncul.

Wallahua'lam

Jumat, 18 Maret 2016

belajar makna cinta

Nemu bait-bait ini.. :))


Mata yang mencari tampilan cinta
Sedangkan hati yang senantiasa belajar mengeja cinta
Tak pernah lebih sempurna, dari Dia yang mengajarkan makna cinta

Mengajarkan betapa cinta tak mengenal batas
Mengajarkan betapa cinta tak mengenal seberapa banyak yang dicinta berbalik mencinta
Betapa Dia berusaha memahamkan pada kita, bahwa cinta adalah seberapa banyak kita terus memberi
Memberi kebaikan agar yang dicinta selalu dalam kecukupan dan keselamatan.

Waktu dan jarak mungkin mampu menumbuhkan cinta
Pandangan mata dan sebaris senyum mampu memupuk cinta tumbuh lebih indah
Namun hati, tenanglah cinta sesungguhnya mampu kau hadir saat jodoh menjemput takdir
Biarlah ia, hadir bersamaan dg keridhoan Sang Maha Pemilik Cinta
yang akan menjadikan cinta indah dalam bingkai pahala

Maka teruslah bersabar, wahai hati
Bersabar belajar untuk terus memaknai cinta sesuai hakikatnya.


*lemahnya hamba yang mencinta, memohon pada Sang Pemilik Cinta*

Minggu, 03 Februari 2013

Betapa hidup tak hanya sekedar cerita..


Pagi ini aku memang  berniat menghadiri sebuah acara Launching dan Bedah Buku.. Buku yang mungkin sebelumnya tak terduga akan menjadi kenang-kenangan tentang kedua sosok itu Esti Nuha dan Novilia..

Cover Buku ESTINOV
Aku belum pernah bertemu keduanya dalam setiap acara Da'wah kampus Undip, mungkin karena jarak antara Kampus Undip Pleburan-Kariyadi dan Kampus Undip Tembalang yang menjadikan pertemuan antara Saudara-saudara ini jarang terjadi, toh pun kesibukan mahasiswa KU(Kedokteran Umum) yang memaklumi padatnya agenda akademik mereka, sehingga untuk sekedar hadir di agenda tarbawi di kampus tembalang,agak sedikit membutuhkan pengorbanan waktu.. Yaa, yang pasti aku tetap yakin mereka pun akan tetap membuat kebermanfaatan dimanapun mereka berada.. :)

Kembali ke acara Launching dan Bedah buku ESTINOV..

Ternyata di acara kali ini, para panitia menghadirkan ketiga sosok orang tua dari Esti (lebih akrab dipanggil Ilma oleh kedua orang tuanya) dan Novi. Waw, ini agaknya membuat sesi ini akan sedikit banyak mengharukan (ini persepsi awalku..)

Karena lupa membawa HP,pagi ini, aku jd tidak bisa meng-update langsung quotes bagus yang aku dapati di sesi ini, maka aku pun menuliskannya.. 

Belajar dari Esti.. periang yang ingin tahu segalanya
Seorang Mahasiswi Kedokteran Undip yang menginspirasi
Sangat ingin meneladaninya dalam hal manajemen waktu yang baik,
aktivis organisasi, seorang mahasiswi Kedokteran yang akademiknya sangat sibuk dan..
Rasa Pedulinya kepada sesama yang selalu hadir..

Belajar dari Novi.. Si Pendiam yang selalu memancarkan semangat perbaikan
Mengambil hikmah dari setiap kepingan kejadian di hidupnya
Menginspirasi banyak orang melalui tulisannya
dan berani untuk mewujudkan mimpinya, 
terbukti dari taka adanya bagian dari kegiatannya yang diluar dari koridor dalam meraih cita-citanya..
termasuk sebagai Hafidzoh     

"Jadi teringat Abi dan Umi di rumah
Apa ya yang akan berkesan bagi keduanya terhadap kepribadianku?
Akankah hal-hal baik yang akan berkesan?
Ataukah hal-hal mengecewakan yang lebih jelas terekam?"

Dari seorang Novi,
belajar untuk membuat perencanaan diri dan hidup nya semasa dini
ingin menjadi sesosok muslimah yang dicemburui oleh para bidadari Surga-NYA
     
Betapa kehidupan merupakan sarana kita (manusia) untuk
menyiapkan kehidupan akhirat nanti.
Betapa Bahagia kedua orang tua kita,membayangkan kebaikan-kebaikan anaknya,
terlebih anak-anaknya yang jauh dari rumah.
Berbakti kepada orang tua tak harus dengan selalu berada dirumah,dekat secara fisik dengan keduanya langsung..
Saat jauh pun kebaikan-kebaikan yang kita lakukan bisa menjadi wujud bakti kita kepada keduanya..

Mengingatkan diri ini..
Seberapa sering aku (dan kita) menyatakan langsung kepada saudara dan kedua orang tua
Betapa cintanya aku (dan kita) kepada mereka karena Allah
 (# sesaat setelah ayahanda Novilia menceritakan pesan terakhir sebelum Novi berangkat menuju Purwokerto untuk seminar nasional Rohis KU se-Indonesia, Novi menyatakan rasa sayangnya kepada kedua orang tuanya karena Allah, mendoakan kedua orang tuanya, juga mengucapkan terima kasih karena telah menjadi orang tua untuknya )

Ketidaktahuan kita terhadap takdir dan akhir hidup bukanlah alasan untuk
berpasrah dan membiarkan semua mengalir tanpa arah.
JUSTRU! Ketidaktahuan itu adalah alasan untuk kita memperjuangkan 
yang terbaik untuk takdir dan akhir hidup kita di hadapan Allah Swt.

Betapa Indahnya saat yang lain mengingat kita, mengingat hal-hal baik
dan menginspirasi yang lainnya walaupun nantinya kita sudah tiada..

Ayahanda Novilia, "Terharu.. karena kami tidak mengetahui anak kami seperti ini (banyak mensyukuri iman yang ia rasakan, dalam tulisan-tulisannya di buku ESTINOV)"

Apakah aku sudah siap? Siapkah di jemput oleh-NYA? cukupkah bekal iman ku selama ini?

#Teringat Bahwa Hidup tak hanya sekedar cerita, melainkan ia adalah sebuah SEJARAH yang akan menjadi saksi kepantasan kita dihadapan-NYA kelak..





Selasa, 29 Januari 2013

Aku dan kata 'Insipirasi'


Suka sekali dengan kata-kata Inspirasi..
be inspiring one for another people
"Menginspirasi selalu dalam kebaikan..
 Mari saling menginspirasi kebaikan..
 Orang yang menginspirasi lah yang akan mendapatkan pahala lebih banyak..
 Semangat menginspirasi! "
Abu Bakar menjadi asal mula, mengapa aku suka dengan kata-kata 'Menginspirasi'. Mengapa ?
kisah ini lah sebabnya..

Saat itu Umar Bin Khattab melihat peluang untuk beramal melebihi Sahabat Rasul yang lain, yakni dalam perihal Jihad Maal (Infaq untuk keperluan da'wah). Beliau pun langsung mengatakan kepada Rasulullah bahwa dirinya akan menginfaqkan sebagian hartanya untuk Jalan da'wah kepada Rasulullah. Di saat itu Umar berpikir bahwa ia akan bisa mengalahkan sahabat Nabi yang ia maksud (Abu Bakar Ash-Shiddiq) dalam perihal amal ini (kan fastabiqul Khoirot itu sangat dianjurkan, jadi ga papa dong berlomba2 dalam kebaikan seperti keduanya? ^^ ).

Namun Tak lama, Abu Bakar mengetahui peluang amal ini (Jihad Maal, Infaq untuk jalan Da'wah), beliau langsung menyatakan kepada Rasulullah bahwa ia akan Menginfaq-kan SELURUH HARTANYA (ampe di bold,italic dan underline.hhe). Umar yang mendengar pun kaget. Rasul pun menanyakan, apa yang Abu Bakar tinggalkan untuk keluarga nya? Abu Bakar Menjawab Allah dan Rasul-Nya . SUBHANALLAH..

Setelah ditelusuri memang shabat Abu BAkar adalah Sahabat Nabi Muhammad yang kalau beramal itu tidak tanggung-tanggung. Mantep ya?

Dapet kisah ini di sebuah #Lingkaran , hingga terceletuk sebuah tantangan untuk menandingi amalan dari Abu Bakar.hhe. tapi terjawab dengan kata-kata bahwa jika kita terinspirasi dari Sahabat Abu Bakar,maka sesungguhnya Pahala kita pun juga mengalir untuk beliau, dan tentu secara logika menandingi amalan beliau terlihat 'agak' tidak mungkin.hhe.

Itulah mengapa aku ingin bisa menjadi Inspirasi Kebaikan bagi banyak orang.. karena jugaa..
Nahnu Du'at Qobla Kulli Syai (Kita adalah Da'i sebelum apapun) \(^,^)/

Sabtu, 15 Agustus 2009

Bikin Tugas Cerpen Bahasa Indonesia

Aduh, lagi bingung nih... kenapa niatan udah kuat untuk bikin cerpen..

tapi pas ditengah jalan kok malah males ngelanjutin cerpennya...

gimana nih caranya biar imajenasi ngalir terus dan cerita yang di bikin nyambung dan bagus???

mungkin ini cara-caranya ...................

Struktur

Para penulis pemula seringkali disarankan untuk menggunakan pengandaian berikut ini ketika mulai menyusun cerpen mereka:

1.Taruh seseorang di atas pohon.
2.Lempari dia dengan batu.
3.Buat dia turun.


Kelihatannya aneh, tapi coba Anda pikirkan baik-baik, karena saran ini bisa diterapkan oleh penulis mana saja. Nah, ikuti langkah- langkah perencanaan seperti yang disarankan di bawah kalau Anda ingin menulis cerpen-cerpen yang hebat.
Perencanaan Cerpen

*Taruh seseorang di atas pohon: munculkan sebuah keadaan yang harus dihadapi tokoh utama cerita.

**Lempari dia dengan batu: Dari keadaan sebelumnya, kembangkan suatu masalah yang harus diselesaikan si tokoh utama tadi. Contoh: Kesalahpahaman, kesalahan identitas, kesempatan yang hilang, dan sebagainya.

***Buat dia turun: Tunjukkan bagaimana tokoh Anda akhirnya mengatasi masalah itu. Pada beberapa cerita, hal terakhir ini seringkali juga sekaligus digunakan sebagai tempat memunculkan pesan yang ingin disampaikan penulis. Contoh: Kekuatan cinta, kebaikan mengalahkan kejahatan, kejujuran adalah kebijakan terbaik, persatuan membawa kekuatan, dsb.

Ketika Anda selesai menulis, selalu (dan selalu) periksa kembali pekerjaan Anda dan perhatikan ejaan, tanda baca dan tata bahasa. Jangan menyia-nyiakan kerja keras Anda dengan menampilkan kesan tidak profesional pada pembaca Anda.
Praktekkan perencanaan sederhana ini pada tulisan Anda selanjutnya.

Tema

Setiap tulisan harus memiliki pesan atau arti yang tersirat di dalamnya. Sebuah tema adalah seperti sebuah tali yang menghubungkan awal dan akhir cerita dimana Anda menggantungkan alur, karakter, setting cerita dan lainnya. Ketika Anda menulis, yakinlah bahwa setiap kata berhubungan dengan tema ini.

Ketika menulis cerpen, bisa jadi kita akan terlalu menaruh perhatian pada satu bagian saja seperti menciptakan penokohan, penggambaran hal-hal yang ada, dialog atau apapun juga, untuk itu, kita harus ingat bahwa kata-kata yang berlebihan dapat mengaburkan inti cerita itu sendiri.

Cerita yang bagus adalah cerita yang mengikuti sebuah garis batas. Tentukan apa inti cerita Anda dan walaupun tema itu sangat menggoda untuk diperlebar, Anda tetap harus berfokus pada inti yang telah Anda buat jika tidak ingin tulisan Anda berakhir seperti pembukaan sebuah novel atau sebuah kumpulan ide-ide yang campur aduk tanpa satu kejelasan.

Tempo Waktu

Cerita dalam sebuah cerpen yang efektif biasanya menampilkan sebuah tempo waktu yang pendek. Hal ini bisa berupa satu kejadian dalam kehidupan karakter utama Anda atau berupa cerita tentang kejadian yang berlangsung dalam sehari atau bahkan satu jam. Dan dengan waktu yang singkat itu, usahakan agar kejadian yang Anda ceritakan dapat memunculkan tema Anda.
Setting.

Karena Anda hanya memiliki jumlah kata-kata yang terbatas untuk menyampaikan pesan Anda, maka Anda harus dapat memilih setting cerita dengan hati-hati. Disini berarti bahwa setting atau tempat kejadian juga harus berperan untuk turut mendukung jalannya cerita.

Hal itu tidak berarti Anda harus selalu memilih setting yang tipikal dan mudah ditebak. Sebagai contoh, beberapa setting yang paling menakutkan bagi sebuah cerita seram bukanlah kuburan atau rumah tua, tapi tempat-tempat biasa yang sering dijumpa pembaca dalam kehidupan sehari-hari mereka. Buatlah agar pembaca juga seolah-olah merasakan suasana cerita lewat setting yang telah dipilih tadi.

Penokohan

Untuk menjaga efektivitas cerita, sebuah cerpen cukup memiliki sekitar tiga tokoh utama saja, karena terlalu banyak tokoh malah bisa mengaburkan jalan cerita Anda. Jangan terlalu terbawa untuk memaparkan sedetail-detailnya latar belakang tiap tokoh tersebut. Tentukan tokoh mana yang paling penting dalam mendukung cerita dan fokuskan diri padanya. Jika Anda memang jatuh cinta pada tokoh-tokoh Anda, pakailah mereka sebagai dasar dalam novel Anda kelak.

Dialog

Jangan menganggap enteng kekuatan dialog dalam mendukung penokohan karakter Anda, sebaliknya dialog harus mampu turut bercerita dan mengembangkan cerita Anda. Jangan hanya menjadikan dialog hanya sebagai pelengkap untuk menghidupkan tokoh Anda. Tiap kata yang ditaruh dalam mulut tokoh-tokoh Anda juga harus berfungsi dalam memunculkan tema cerita.

Jika ternyata dialog tersebut tidak mampu mendukung tema, ambil langkah tegas dengan menghapusnya.

Alur

Buat paragraf pembuka yang menarik yang cukup membuat pembaca penasaran untuk mengetahui apa yang akan terjadi selanjutnya. Pastikan bahwa alur Anda lengkap, artinya harus ada pembukaan, pertengahan cerita dan penutup. Akan tetapi, Anda juga tidak perlu terlalu berlama-lama dalam membangun cerita, sehingga klimaks atau penyelesaian cerita hanya muncul dalam satu kalimat, dan membuat pembaca merasa terganggu dan bingung dalam artian negatif, bukannya terpesona.

Jangan pula membuat "twist ending" (penutup yang tak terduga) yang dapat terbaca terlalu dini, usahakan supaya pembaca tetap menebak-nebak sampai saat-saat terakhir. Jika Anda membuat cerita yang bergerak cepat, misalnya cerita tentang kriminalitas, jagalah supaya paragraf dan kalimat-kalimat Anda tetap singkat.

Ini adalah trik untuk mengatur kecepatan dan memperkental nuansa yang ingin Anda sajikan pada pembaca.

Baca ulang

Pembaca dapat dengan mudah terpengaruh oleh format yang tidak rapi, penggunanaan tanda baca dan tata bahasa yang salah. Jangan biarkan semua itu mengganggu cerita Anda, selalu periksa dan periksa kembali.