Senin, 06 Mei 2013

Sabar ,Marah .. mana yang Spontan Hadir di wajahnya?

Memang lucu, kejadian itu memang lucu
tapi melihat tawa terbahak yang rasanya tak mudah terhenti
setelah melihat kejadian yang menimpa saudaranya itu..
rasanya agak menyakitkan.
iya kan? ataukah hanya aku yang terlalu melloww?
Benar memang, kejadian itu sangat lucuu. aku pun tak menyangkalnya..
terlebih kejadian itu membuat malu saudara nya yang lain, maluu sekali.
yang berakhir dengan tindakan menghindar dari saudara kita yang merasa malu..

wajarkah ia menjauh? jika kau anggap tak wajar, janganlah bprasangka buruk,mungkin kau belum mengenal dia seutuhnya, sehingga melihat tawa mu yang terbahak itu ia merasa malu dan tak berkutik.
Hingga ia pun memperpanjang kegiatannya hingga ternyata dia memutuskan untuk menampakkan senyum 'kecut' yang dipaksakan hadir, dan penolakan ringan dengan gelengan kepala atas ajakanmu.
Maafkan dia saudara ku,
dia yang belum bisa secara spontan ikut tertawa saat berjumpa dengan mereka yang baru saja terhibur melihat tingkah dan takdir lucunya..
dia yang belum bisa meng-ikhlas-kan senyum tulusnya hadir disetiap merasa dipermalukan dengan tawa itu..
maafkan dia yang belum bisa menghadirkan sabar sebagai pilihannya saat 'hantaman' ujian emosi itu datang..

Maafkan dia saudaraku..
dia masih belum terbiasa dengan kesabaran yang spontan harus hadir, dia masih berusaha membiasakan sabar itu hadir spontan karena sering dia setting saat menghadapi keluhan orang-orang..

Sabar ataukah marah yang Spontan hadir di wajahnya? ternyata wajah kekecewaan yang mendekati ekspresi wajah marah akibat kejadian yang membuat nya malu itu yang hadir menyapa sapaan normal yang hadir saat ia mendekati mereka..

Maafkan dia saudara ku..

Hikmah di balik Kecelakaan Motor (Baru)

Bismillah..

*tarik nafas dulu* oke.. mari mulai ungkit hikmah kejadian yang menyisakan rasa pegel di badan, memar di kaki dan tangan, dan luka di wajah dan jari kelingking tangan kiri ini.. (yg tersisa memang bener itu :) ).

Berawal di Hari Kamis, tgl 2 Mei 2013.. Aku memutuskan untuk shaum sunnah. siangnya jam stgah11 aku ada 1 Ujian yakni Komputasi Statistika,matkul yang harusnya sudah ku ambil di tahun lalu, dan baru ku ambil skrg karena KRS yang tak mencukupi, dan akhirnya aku pun kuliah bareng dengan adek2 angkatan 2011.. 

Hari itu agak merasa gak enak badan, dan perut agak sakit (ga tau krn memang merasa sdh dekat tanggal biasa halangan atau memang sakit krn melilit),akhirnya pun UTS segera ku akhiri (krn ga siap bahan juga si,scr itu ujian open book). Badan sebenarnya sdh agak lemes, sampai agak ragu ingin meneruskan shaum atau nggak, tapi saat beranjak pulang dr kampus aku putuskan untuk melanjutkan puasa. Siip. 

Setelah berakhir dengan keputusan itu beralih ke masjid, apakah akan sholat di kampus atau di wisma? itu menjadi pertimbangan lagi. tapi badan ini rasanya ingin langsung pulang dan istirahat di wisma, maka kuputuskan untuk lanjut sholat zuhur di wisma. 

Saat naik motor pun, liat meteran bensin, udah tinggal dikit kayaknya, lagi aku putuskan untuk berhenti isi bensin terlebih dulu..yuuk ku pun arahkan motor ke pom bensin sebrang GSG Undip. Isi bensinnya cukup 5 rb aja, sdh memenuhi tangki bensin insyaAllah. 

Selepas dari pom bensin, aku pun mengarahkan motor ke jalan tembalang selatan, karena itu jalan terdekat untuk mencapai jalan Banjarsari (arah ke wisma Rumaisha). memang saat baru menaiki motor,aku sudah sering menggunakan gigi3, sehingga kecepatannya pun beberapa kali melebihi 40km/jam, cukup untuk disebut 'ngebut' sepertinya. Awalanya jalan terlihat biasa, namun saat sampai di sebrang Gang Perumahan Graha Sapta Asri,dari sebelah kiri jalan, sepertinya agak tertutupi mobil yang terparkir, "BRAAAKKKKKKKKKKK!!!"

Sangat ingat, persis sekitar 3 detik sebelum menabrak motor itu,aku sempat berucap,"Astaghfirullah,Astaghfirullah,Astaghfirullah..". aku sadar motor yang kukendarai itu tidak bisa menghindar dari motor matic yang baru keluar ke jalan hendak menyebrang. Namun ternyata di saat motor itu keluar,bertepatan dengan lewatnya motor ku. tak terelakkan,aku pun menabrak motor itu dan badanku berada dalam posisi jatuh ke kiri dan sempat terseret, hingga dagu sebelah kiri pun terasa bergesakan dengan tanah berkerikil itu, perih rasanya. Kelingking ku pun berdarah,kelingking tangan kiri yang langsung berbenturan dengan tanah saat jatuh, kulitnya agak terkelupas dan berdarah.

Aku sempat berdiam diri sekitar 5 detik karena kaget, lalu dibantu bangun oleh orang-orang sekitar yang melihat kejadian itu. Itu merupakan kejadian pertama ku jatuh dan KECELAKAAN MOTOR sendirian. Tangan kanan dan tangan kiri ku gemetar,bapak-bapak sekitarku menawari air minum untuk menenangkan ku, air itu pun aku pakai untuk membasuh lukaku. hingga akhirnya aku putuskan untuk membatalkan shaumku,dan meminum air yang tadi ditawarkan,agar bisa lebih menenangkan diri. 

Orang-orang sekitar kejadian itu menanyai kondisi ku,namun aku hanya menjawab sedikit,dan memutuskan untuk menelpon Halida Pamulatjati (sahabatku yang kebetulan kos di daerah tembalang selatan, dan sedang tak ada ujian hari itu). Aku menelponnya dalam keadaan gemetar dan takut juga bingung, hingga akhirnya aku menangis sambil menelponnya, jujur aku takut dan shock saat itu.

Aku teringat diri ini yang belum sholat zuhur, Ya Rabb seandainya kejadian tadi lebih parah dari ini, wallahua'lam, aku sepertinya akan lebih menyesali keputusanku yang menunda shalat zuhurku..aku pun akhirnya dibawa ke klinik dan diobati di sana,mas yang kutabrak roda depannya lah yang membayar ongkos berobat ku, maklum kami berdua sepakat memang mas nya lah yang salah karena tidak memperhatikan jalan saat hendak menyebrang dengan motornya, lumayan 47 rb.

Hikmah yang aku coba simpulkan dari kejadian mengagetkan ku itu:
  1. Tak ada yang tau kapan kejadian berupa Ujian itu datang,maka bersiap siagalah..
  2. Sesungguhnya mungkin begitulah mereka yang akan dipanggil nyawanya oleh Allah, apakah dengan sadar atau tidak kata-kata spontan yang hadir adalah kata-kata baik ataukah kata-kata buruk
  3. Gak lagi-lagi menunda sholat saat akan bepergian, langsung aja sholat dulu kalau sdh menemui adzan sholat di mana pun itu.
  4. Sakit itu menggugurkan dosa kan? jadi nikmatilah rasa sakit itu.. :)
  5. Naik motor itu jangan 'ngebut', gunakan helm yang benar-benar safety sampai bunyi KLIK, tutup kacanya, butuh sarung tangan agar kmungkinan lecetnya jari saat jatuh lebih kecil terjadi. :)
  6. gunakan klakson saat akan menyebrang, terlebih jika motor kita posisinya tertutupi oleh mobil yang parkir di tempat kita hendak menyebrang.
Soo.. berhati-hati saat berkendara yaa.. biasakan diri dengan kejadian yang baik-baik (amal sholeh) , agar saat sudah tiba dipanggil olehNya, dirimu spontan menghadirkan kata-kata terpuji di akhir hayatmu..

Rabu, 01 Mei 2013

Merasa sendiri ?? Ada Allah yang menemani..

Iyakah pandangan mata adalah jawaban sejati
akan pertanyaan yang seringkali menghampiri ?
Jikalau engkau merasa sendiri
benarkah tiada yang membersamai?

Tidakkah kau rasa ada lagi yang selalu menghampiri
tanpa engkau sadari kehadiranNya selalu disini?
menemanimu yang seringnya merasa sendiri..
Yang membersamai mu di saat terasa sepi

Dia lah Dzat yang lebih tau
tentang apa yang kau butuh
tentang apa yang kau perlu
tentang apa yang hati mu rasa mau
karena yakinlah Dia lebih tau fitrah penciptaanmu

Mengapa merasa sendiri?
sedang Allah Ta'ala selalu membersamai
yg mestinya membuat kita lebih berhati-hati
dalam bersikap dan mengungkapkan prasangka hati

Saudariku..
Kau tak sendiri, ada aku disini yang menemani
menanti kau yang mau memulai berbagi
berbagi apa yang kau rasa berat untuk dijalani
Menjalani bersama dengan Allah yang menguatkan Azzam di hati..

Semangat!! Kau tak Sendiri.. ada Allah Ta'ala dan aku yang siap menemani :)
Teruntuk saudari yang seringkali merasa sendiri


#Amanah itu You're Not Alone

Sedikit share tentang #Amanah ^^
  1. Sore ini mau share tentang menyikapi yg berupa jabatan ~ah berdasarkan pandangan diri sendiri.. tp sholat Ashar dulu yoo.
  2. Kalo ingat ,mahasiswa mgkn akan terbesit 2 hal: Kuliah dan Organisasi
  3. Iya banget, apalagi sayaa. Tapi kali ini mau share tentang versi Organisasi aja.
  4. Emangnya ada apa ya dg di organisasi kampus terutama..?
  5. di Organisasi itu terkadang menjadi pilihan, tapi lebih sering karena Pinangan atau keterbutuhan.
  6. Kalo yang mjd pilihan, InsyaAllah kita sadar akan konsekuensinya, krn memang condongnya ke itu.
  7. Tapii, Kalo nya diterima karena pinangan.Seringkali kita akan jauuh lbh STRESS krn byk tuntutan. Iya kn?
  8. Soalnya kejadian yg saya liat seringnya begitu.. hmm. wajar sih,Tapii bisa disikapi dengan lebih baik kok.
  9. teringat.."pmimpin itu hrs siap dibenturkan o/apapun, pmimpin itu hrs siap melayani,pmimpin itu hrs terbuka"  
  10. Ya kan? tuntutannya byk. :) Tp ada cra mnyikapi yg lbh baik dbanding hnya STRESS & jd anti-sosial krn tlalu jg
  11. disekeliling sy pun byk yg jd lbh trtutup u/share ttg kondisi drinya dg sgala tntutan nya  yg skrg
  12. Kamu kah salah satu dr mereka yg jd lbh tertutup itu? hmm. Jgn terlalu STRESS lah menanggungnya sendirian
  13. Bgi kamu yg bgitu,Heii..Sadarkan drimu!! mu krn Pinangan atw kterbutuhan itu dtg krn byk prtimbangan dr 'mrk'
  14. 'mereka' siapa? yaa mereka yg mengajakmu/memintamu di atau posisi tertentu di Lembaga itu.
  15. Sdarkan drimu!! itu artinya itu kerja bsama,tnggungan brsama,sob.Jgnlah mforsir drimu tlalu,BAGILAH BEBAN itu
  16. Bagi BEBAN ,gimana maksudnya?
  17. Maksudnya adalah.. kita saat mendapat itu,hrsnya mlah lebih sering cerita,minta pendapat,sering silaturahim.
  18. Itu akan jd mringankn BEBAN yg qt rsakn, dg Shbat yg tdk se- dg qt pun bs, agar msukan baik lbh byk dtg
  19. Jgn lah menutup diri dari saran. Jgnlah menutup diri dari kritikan. Krn keduanya qt BUTUHkan.#amanah
  20. Sebenarnya tnpa sadar, byk yg peduli dg kondisi itu dan qt loh? Coba untuk lbh tbuka,saudaraku.
  21. Cba trbuka,agar drimu pn tk slh lgkh krn srgkli hny bgrak a/dsar ptimbgan sndri.Lg jk mu itu hdr krn ktrbtuhn
  22. "Dan Kmi jdikn diantara mrk itu pmimpin2 yg mbri ptunjuk dg printah Kmi ktka mrk sabar.." (QS.As-Sajadah:24)
  23. Jd pmimpin (ber-) syratnya adlh hrs SABAR, dg bgtu InsyaAllah akan slalu diberikan ptunjuk o/ Allah Ta'ala.
  24. SABAR pn sringkali naik-turun,mk mntalah pd Allah u/sllu d jdikan dlm ksbaran mjlankn dan sllu dkt dg org2 yg sbar
  25. Oke, smga agak tbuka frame ttg itu sndri.BAGILAH BEBAN itu & mintakan pd Allah agr tmsuk org2 SABAR dlm
  26. RT @amel_lia_l : pmbagian ladang grapan brtanam utk mperingan krja & mmetik pnen yg mlimpah bg org byk; dan org lain bleh mbantu,mberi sran agr lbh produktif.

Rabu, 03 April 2013

INGINKAN BEBAS yang SEPERTI APA?

Share sedikit tentang fenomena sekitar saya.. Ada rasa khawatir terhadap sikap yang satu ini.. (terlalu)BEBAS..
  1. 2 Apr : Ketika hati nurani ingin BEBAS, maka adakah pertimbangan lain selain kepenatan?
  2. 2 Apr : Apkah hnya ada kpenatan sbg satu2 nya alasan,ataukah qt yg mkungkungnya jd Alasan Mutlak dibthkannya kbebasan dlm btindak?
  3. 2 Apr : Kebebasan yg bnr adlh yg btanggungjwb.jk kpenatan adlh alsn u/sbuah kbebasan,mk tdkkah ia mjd plampiasan sj saat tlh tcapai?
  4. 2 Apr :  #MuhasabahMALAM teringat Hadist dari Abu Mas'ud Uqbah bin Amr al-Anshari Al-Badri ra, dia berkata, "Rasulullah SAW. bersabda..
  5. 2 Apr : 'Ssungguhnya sbuah ungkpn yg tlh dikenal byk org dr ucapan nabi2 tdhlu adlh: Jika engkau tdk malu,mk BERBUATLAH SEMAUMU.' "
  6. 2 Apr : Hadist Riwayat Bukhari..
  7. 2 Apr : Pdhl, wajar mmang saat qt mrs bosan.krn sbg mnusia qt mpunyai 2 potensi; fujur dan taqwa.Tapiiii...
  8. 2 Apr : Tapi sadar atau tdk, fujur itu lbh pesat berkembang di saat kita sedang mrasa tlampau BEBAS & tdk diawasi.. (iya ga si?)
  9. 2 Apr : Dan Sbg makhluk sosial,kyknya g bs deh kita hdp tnpa slg bantu, tmasuk slg mngingatkan kan ya?
  10. 2 Apr : Kembali ke BEBAS.. cb deh smbil dipertimbangkan, apakah stlh bebas sbebas-bebasnya qt akn jauh lbh baik ataukh sbaliknya?
  11. 2 Apr : Bebas itu mmang prlu banget Panduan Jelasnya. YAP! Bebas yang Bertanggungjwb dg kmanfaatan u/drinya & u/sklilingnya
  12. 2 Apr : Trlbih klo mmandang dri qt sbg se-org MUSLIM,pilihlah BEBAS ala ISLAM. Bebas yg ckp pd bagian yg wjdnya inovasi dlm kbaikan
  13. 2 Apr : Maka dr itu, ayo cri sbyk2nya inspirasi kbaikan agar qt tdk hilang kbhagiaan di saat mrasakn pnatnya khidupan! :D
  14. 2 Apr : BEBAS yg bertanggungjwb tdk hny krn ingin mnjauh dr kpenatan, tp smg lbh kpd ingin b'inovasi u/kbaikan tegaknya ISLAM .sekian
  15. 2 Apr : T'untuk qt yg terkesan haus akn kbebasan,dkarenakan kpenatan yg blm qt tau formula jitunya agar ttp dlm keadaan keimanan

 Saling mengingatkan dan Menguatkan :)) Ini semua Semoga hingga Akhir pun Karena-Nya.. aamiin











Selasa, 12 Februari 2013

Aku belajar arti 'kepekaan'

Kepekaan adalah sebuah nikmat
tak DIA berikan pada sembarang orang
Kepekaan bukan protektif ataupun posessive terhadap sekitarnya
Kepekaan bukan sebuah sikap remeh temeh
tak DIA jadikan bagi mereka yang manja
Kepekaan adalah buah dari bibit pengorbanan yang telah lama dipupuk oleh usaha menebus keikhlasan amal

adakah ia,kepekaan dalam diri?
adakah ia,kepekaan dalam tiap sikap?
adakah ia,kepekaan,  telah kau rasa sebagai nikmat,
bukan sebagai derita yang membuatmu harus selalu mengalah?

Peka
layaknya padi..yang bisa dipanen hanya setelah tercukupkannya waktu menanam dan merawatnya
layaknya padi yang semakin lama ia ada,maka ia akan semakin merunduk,
tak sombong setelah dirinya semakin banyak berkorban..
berkorban karena peduli
berkorban karena tau
dan berkorban karena ia merasakan
merasakan adanya peluang kebaikan yang bisa ia lakukan untuk memperindah diri dihadapan sang Illahi

Kepekaan adalah buah dari pohon pengorbanan yang telah lama dipupuk oleh husnudzon
ia seperti buah yang diharapkan mempunyai rasa, rasa ikhlas karena ia tak lagi terasa sebagai beban, namun lebih kepada kebiasaan yang spontan, kebiasaan yang tak lagi tertahankan..

dan mengerti..peduli, merasakan,

Arti Kepekaan itulah yang kumaksud

Senin, 04 Februari 2013

Menggantikan atau yang Tergantikan ??



Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai  mereka dan mereka pun mencintaiNya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad dijalan Allah , dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya), lagi Maha Mengetahui.” (Qur’an Surah Al-Maidah ayat 54)


Teringat sebuah kejadian kecil, saat ada Undangan Syuro yang ternyata Jarkomnya tak sampai  kepada salah seorang peserta syuro, saat itu undangannya adalah syuro di pagi hari. Sebenarnya si peserta syuro ini telah diberitahukan kabar adanya undangan syuro ini, sehari sebelum syuro diadakan, dikabarkan oleh seorang temannya  (yg sbenarnya juga blm mendapatkan jarkoman syuro, namun mengetahuinya dr teman lain juga) dan diajak untuk menghadiri syuro tersebut, namun tanggapannya biasa saja, dan menampakkan ia sudah mendengarnya.

Esok harinya, saat semua orang sudah bersiap untuk barangkat syuro, ternyata (sebut saja namanya) fulan ini belum bersiap-siap, malahan sedang menyibukkan dirinya di depan laptop, dan kurang merespon ajakan bersiap untuk ikut syuro, dengan respon yang baik dan menyenangkan. Sudah 4 orang yang mengajaknya berangkat syuro, namun respon yang didapatkan adalah sama, ia tidak mau berangkat Syuro dikarenakan tidak mendapat SMS jarkoman undangan syuro. Padahal mungkin jika diulas alasan mengapa jarkoman itu tidak sampai sangatlah banyak, namun buka itu yang akan dibahas. Teringat ada sebuah celetukan dari seorang kawan tentang kejadian ini, ia berkata,

“Kok ga ikut syuro? Mau digantikan atau mau jadi yang menggantikan?”
Sekilas mungkin tidak terlalu paham, apa maksud dari kalimat tadi. Namun jika kalimat tadi disandingkan dengan penggalan surah Al-Maidah ayat 54 tadi, akan jelas maksudnya. Yakni saat ada panggilan kebaikan dan kita tak menyambutnya segera maka kita termasuk orang-orang yang tak bersegera dalam menjemput peluang kebaikan itu. 

Teringat seorang Ummahat berkata bahwa, Masuk surganya seseorang itu bukanlah dikarenakan perkara amalnya, begitupun dengan Rasulullah SAW, Beliau tak masuk surga dikarenakan Amalannya. Dia jadikan seseorang masuk ke dalam surga bukan karena amal nya melainkan karena Rahmat Allah atas dirinya. Namun yang sering kita pahami adalah orang yang banyak beramal akan semakin mungkin untuk Allah tempatkan di surga. Karena amal sholih sekecil apapun adalah peluang Allah melimpahkan Rahmat-Nya kepada kita, maka saat kita beramala lebih besar, maka peluang-peluang Allah merahmati kita akan lebih banyak dibanding mereka yang sedikit beramal.

Maka mengapa tak bersegera dalam beramal? Bukankah Da’wah tak MEMBUTUHKAN kita?  
Dengan atau tanpa kita, ia akan terus berjalan, maka yang ada adalah bersegera atau Tergantikan!  Tergantikan oleh generasi yang Allah lebih mencintai mereka dan Mereka mencintai Allah.

Minggu, 03 Februari 2013

Betapa hidup tak hanya sekedar cerita..


Pagi ini aku memang  berniat menghadiri sebuah acara Launching dan Bedah Buku.. Buku yang mungkin sebelumnya tak terduga akan menjadi kenang-kenangan tentang kedua sosok itu Esti Nuha dan Novilia..

Cover Buku ESTINOV
Aku belum pernah bertemu keduanya dalam setiap acara Da'wah kampus Undip, mungkin karena jarak antara Kampus Undip Pleburan-Kariyadi dan Kampus Undip Tembalang yang menjadikan pertemuan antara Saudara-saudara ini jarang terjadi, toh pun kesibukan mahasiswa KU(Kedokteran Umum) yang memaklumi padatnya agenda akademik mereka, sehingga untuk sekedar hadir di agenda tarbawi di kampus tembalang,agak sedikit membutuhkan pengorbanan waktu.. Yaa, yang pasti aku tetap yakin mereka pun akan tetap membuat kebermanfaatan dimanapun mereka berada.. :)

Kembali ke acara Launching dan Bedah buku ESTINOV..

Ternyata di acara kali ini, para panitia menghadirkan ketiga sosok orang tua dari Esti (lebih akrab dipanggil Ilma oleh kedua orang tuanya) dan Novi. Waw, ini agaknya membuat sesi ini akan sedikit banyak mengharukan (ini persepsi awalku..)

Karena lupa membawa HP,pagi ini, aku jd tidak bisa meng-update langsung quotes bagus yang aku dapati di sesi ini, maka aku pun menuliskannya.. 

Belajar dari Esti.. periang yang ingin tahu segalanya
Seorang Mahasiswi Kedokteran Undip yang menginspirasi
Sangat ingin meneladaninya dalam hal manajemen waktu yang baik,
aktivis organisasi, seorang mahasiswi Kedokteran yang akademiknya sangat sibuk dan..
Rasa Pedulinya kepada sesama yang selalu hadir..

Belajar dari Novi.. Si Pendiam yang selalu memancarkan semangat perbaikan
Mengambil hikmah dari setiap kepingan kejadian di hidupnya
Menginspirasi banyak orang melalui tulisannya
dan berani untuk mewujudkan mimpinya, 
terbukti dari taka adanya bagian dari kegiatannya yang diluar dari koridor dalam meraih cita-citanya..
termasuk sebagai Hafidzoh     

"Jadi teringat Abi dan Umi di rumah
Apa ya yang akan berkesan bagi keduanya terhadap kepribadianku?
Akankah hal-hal baik yang akan berkesan?
Ataukah hal-hal mengecewakan yang lebih jelas terekam?"

Dari seorang Novi,
belajar untuk membuat perencanaan diri dan hidup nya semasa dini
ingin menjadi sesosok muslimah yang dicemburui oleh para bidadari Surga-NYA
     
Betapa kehidupan merupakan sarana kita (manusia) untuk
menyiapkan kehidupan akhirat nanti.
Betapa Bahagia kedua orang tua kita,membayangkan kebaikan-kebaikan anaknya,
terlebih anak-anaknya yang jauh dari rumah.
Berbakti kepada orang tua tak harus dengan selalu berada dirumah,dekat secara fisik dengan keduanya langsung..
Saat jauh pun kebaikan-kebaikan yang kita lakukan bisa menjadi wujud bakti kita kepada keduanya..

Mengingatkan diri ini..
Seberapa sering aku (dan kita) menyatakan langsung kepada saudara dan kedua orang tua
Betapa cintanya aku (dan kita) kepada mereka karena Allah
 (# sesaat setelah ayahanda Novilia menceritakan pesan terakhir sebelum Novi berangkat menuju Purwokerto untuk seminar nasional Rohis KU se-Indonesia, Novi menyatakan rasa sayangnya kepada kedua orang tuanya karena Allah, mendoakan kedua orang tuanya, juga mengucapkan terima kasih karena telah menjadi orang tua untuknya )

Ketidaktahuan kita terhadap takdir dan akhir hidup bukanlah alasan untuk
berpasrah dan membiarkan semua mengalir tanpa arah.
JUSTRU! Ketidaktahuan itu adalah alasan untuk kita memperjuangkan 
yang terbaik untuk takdir dan akhir hidup kita di hadapan Allah Swt.

Betapa Indahnya saat yang lain mengingat kita, mengingat hal-hal baik
dan menginspirasi yang lainnya walaupun nantinya kita sudah tiada..

Ayahanda Novilia, "Terharu.. karena kami tidak mengetahui anak kami seperti ini (banyak mensyukuri iman yang ia rasakan, dalam tulisan-tulisannya di buku ESTINOV)"

Apakah aku sudah siap? Siapkah di jemput oleh-NYA? cukupkah bekal iman ku selama ini?

#Teringat Bahwa Hidup tak hanya sekedar cerita, melainkan ia adalah sebuah SEJARAH yang akan menjadi saksi kepantasan kita dihadapan-NYA kelak..