Kamis, 08 Mei 2014

Kuliah di Inggris ?

London Eye :)

Siang ini banyak waktu kuhabiskan untuk browsing, selain browsing jurnal untuk bahan Skripsi, aku tiba-tiba tergerak untuk searching tentang Beasiswa S2 Statistika di Luar Negeri, Yaa di Inggris sih lumayan menarik hatii.. iseng-iseng ini berakhir dengan aku temukannya salah dua universitas di Inggris yang mempunyai jurusan Statistika..

  1. University Of Leeds
    Faculty of Mathematics and Physical Sciences, 
  2. School of Mathematics 
  3. Research 
  4. Statistics
    School Of Mathematics, University Of Leeds
  5. Oxford Brookes Of University
  6. Oxford Brookes University
    Oxford Brookes University, Faculty of Technology, Design and Environment, MSc in Medical Statistics

Yap, thats my Dream, to get my masters degree in there..
Kalo baca-baca sharing di internet tentang Kuliah di Luar Negeri itu, ada Langkah yang benar-benar harus ditekuni..
  • Cari Tau tentang kondisi kampus tujuan mu
  • Cari Tau beasiswa yang bisa kamu approve untuk membantu biaya kuliah di sana
  • Tingkatkan nilai TOEFL kamu sesuai dengan target dari universitas yang kamu tuju, atau sesuai syarat dari beasiswa yang kamu incar
  • Cari kenalan di daerah kampus tujuanmu
  • Cari dan kondisikan inspirasi dan motivasi mu terus untuk tetap berjuang mendapatkan beasiswa S2 Luar Negeri sesuai Impianmu..
Aaaaaaaaaaaah, mau pake banget bisa ke Inggris dan melanjutkan ini semuaa..
Pengen jadi ADKP..


note:




Sabtu, 03 Mei 2014

Kenangan dari PINGIT :))

Gambar Mobil Buatan adek-adek di Dusun PINGIT Desa

Foto Terakhir sebelum pulang.. Bapak dan Ibu Busri :)

Ini Foto bareng Pegawai Kantor Desa

Ini Foto bareng Peta Potensi Desa PINGIT

Ini adek-adek SD yang biasa belajar bareng di Posko KKN

Kangen sebenernyaa.. :'(

Makna terdalam..

Senyum dan Semangat di setiap keadaan :)

Pengabdian buka sekedar nilai
bukan sekedar menghabiskan waktu
bukan sekedar hadir dan mengabsenkan wajah di hadapan masyarakat
Pengabdian bukan sekedar seolah-olah kita bekerja bersama mereka
bukan seolah-olah sudah terlihat bekerja bersama
bukan seolah-olah hanya ingin tak terlihat dan dianggap bayangan yang sesaat saja nampak
saat ada sinar yang menyoroti barulah mau menampakkan diri..

Pengabdian itu, hadir dan menjadi solusi bagi warga di sana
Pengabdian itu, menghadirkan senyum di setiap kondisi emosi masyarakat yang sedang dihadapi
karena pengabdian adalah bentuk cinta..
bentuk cinta kepada bangsa dan agama
Menebar kemanfaatan dan ber ahsanul amala dimanapun kita sedang berada..

Itulah makna terdalam Pengabdian atas nama Cinta..

..PINGIT KKN UNDIP Story..

KKN Pingit 2014 (Part 3)

Udah ga berasa nih, asli nya ini udah hari ke-14 loh.hha. Tapi tetap aja yuk kita recap lagi kegiatan di pekan awal KKN di Pingit.. Lanjuut.

Hari kelima.. (18 Januari 2014)
Hari ini kita bagi-bagi tugas untuk survey ke sekolah-sekolah yang akan kami datangi untuk melakukan program KKN.

Ada 3 rombongan nih, dan aku termasuk rombongan yang berangkat ke Kompleks Pondok Daarul Aman di bagian depan Desa pingit,Pringsurat. Aku -Mas Taufiq-Aggie-Rizki.
Awal perjalanan kami berempat, formasi naik motor kami masih normal, Aggie di bonceng Pak Sutomo yang memandu jalan rombongan kami, Rizki boncengan sama MAs Taufiq, dan aku naik motor sendiri. Oke, selama di Sekolah yang kami kunjungi, tepatnya kami bertemu dan ngobrol banyak dengan Pak Alif kepala sekolah MTs Daarul Aman, ngobrol tentang kondisi akademik. Dan aku pun akhirnya memutuskan untuk mengadakan Training Motivasi untuk adek-adek kelas 3 MA di sana.. :)

 
Ini Waktu Survey di MA Darul Aman

Ini Foto Selesai Ngisi Training Motivasi di MA Darul Aman

Ini Foto Selesai Ngisi Training Motivasi di SMK N 1 Pringsurat

Yaaa, Dari sekian teman-teman KKN yg buat program emang cuma beberapa yang ribet dalam pelaksanaannya, contohnya ya jadi Trainer Motivator di SMK dan MA untuk siswa/i kelas 3 nya.. :)
Tapi Semangat adek-adek setelah sharing motivasi dari Tim KKN UNDIP ini, jadi lebih menambah semangat ku sendiri.. 

KKN itu Kuliah Kerja Nda'wah.. ;)

Kalah PEMILU !! #AYKTM

Yap, PEMILU.. Setelah Kalah, kemudian apa langkah selanjutnya?
MARAH? STRESS? MUTUNG? LARI DARI MASALAH?

Rasanya kami tidak diajarkan untuk menjadi pribadi seperti itu..
Coba simak penggalan ayat dalam Al-Quran ini..

Jadilah engkau pema'af dan suruhlah orang mengerjakan yang ma'ruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh. Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan syaitan maka berlindunglah kepada Allah.  Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa bila mereka ditimpa was-was dari syaitan, mereka ingat kepada Allah, maka ketika itu juga mereka melihat kesalahan-kesalahannya. 
(Quran Surah Al-A'raaf ayat 199-201)

Ini adalah ayat yang mendasari Perintah Akhlaqul karimah bagi seorang muslim. Allah dan RasulNya mengajarkan bahwa setiap muslim haruslah bersikap pemaaf. Pun dalam hal PEMILU ini, Betapa seringnya peluh dan lelah yang hadir menjadi saksi pengorbanan kita dalam ajang ini, berharap kedekatan hati antara kami dengan mereka terjalin, dan mereka kelak akan mempercayai kami untuk bisa menjadi perwakilan mereka di pemerintahan sana. Namun, saat ternyata usaha-usaha itu belum mampu mengubah persepsi mereka, walaupun mereka yang sebelumnya sudah berjanji mempercayai kami untuk menjadi wakilnya, nyatanya yang berlaku adalah sebaliknya, dimana (seolah-olah) yg memberi efek nyata untuk hari itu lebih besar lah yang akan menjadi jawara di hati mereka (red;uang). 
Ya, setelah hasil ini sudah dihadapan, berbedanya janji-janji massa kepada kami, berbedanya hasil dengan harapan, apa yg seharusnya kami lakukan? MARAH? yap, banyak alasan agar kami marah. Tapi sebenarnya bukan itu yang Allah ingin lihat sebagai respon kita. Dalam ayat di atas ada 3 poin yang bisa di cermati, yakni :
  1. Ayat ini diturunkan Allah kepada Rasulullah SAW pada saat da'wah di Mekkah, dimana saat berda'wah di Mekkah adalah masa-masa tersulit da'wah Islam masa itu. Dimana Mekkah saat itu masyarakatnya memiliki perangai atau akhlak yang buruk dan banyak alasan untuk kemudian mundur dari berda'wah di sana.
  2. Bagaimana kita menyentuh fitrah mereka tanpa menggunakan kekerasan.
  3. Saat disakiti oleh mad'u kita, Allah memerintahkan kita untuk Berlapang Dada, Memaafkan dan kemudian Berda'wah lagi.
Mari renungi lagi ayat di bawah ini..

Allah membuat isteri Nuh dan isteri Luth sebagai perumpamaan bagi orang-orang kafir. Keduanya berada di bawah pengawasan dua orang hamba yang saleh di antara hamba-hamba Kami; lalu kedua isteri itu berkhianat kepada suaminya (masing-masing), maka suaminya itu tiada dapat membantu mereka sedikitpun dari (siksa) Allah; dan dikatakan (kepada keduanya): "Masuklah ke dalam jahannam bersama orang-orang yang masuk (jahannam)." Dan Allah membuat isteri Fir'aun perumpamaan bagi orang-orang yang beriman, ketika ia berkata: "Ya Rabbku, bangunkanlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam firdaus, dan selamatkanlah aku dari Fir'aun dan perbuatannya, dan selamatkanlah aku dari kaum yang zhalim. dan (ingatlah) Maryam binti Imran yang memelihara kehormatannya, maka Kami tiupkan ke dalam rahimnya sebagian dari ruh (ciptaan) Kami, dan dia membenarkan kalimat Rabbnya dan Kitab-KitabNya, dan dia adalah termasuk orang-orang yang taat. 
(Quran Surah At-Tahrim ayat 10-12)

Dalam ayat tersebut, Allah memberikan perumpamaan 4 wanita sebelum zaman rasul :
  1. Dimana wanita pertama dan kedua yang dimaksud, adalah seorang istri Nabi. Yakni Istri dari Nabi Nuh, dan Nabi Luth, kedua istri Nabi yang durhaka kepada Allah.
  2. Dimana wanita ketiga ini adalah Asiyah, Istri Fir'aun- Raja yang sombong terhadap Allah. Namun ternyata Asiyah merupakan sosok wanita sekaligus istri yang sholiha, yang taat kepada Allah.
  3. Dimana wanita terakhir adalah Maryam, Wanita suci yang Allah Ta'ala pilih sebagai ibu dari Nabi Isa a.s, wanita yang sholiha dan taat kepada Allah.
Belum tercapainya lagi target dalam jihad siyasi ini, harus di maknai lebih dalam dan lebih positif..
Bagaimana jikalau ternyata takdir yang Allah hadirkan ini adalah sebagai ujian seperti layaknya Allah menunjukkan betapa Cinta nya Dia kepada Nabi-Nabi Nya. Saat menghadapi kondisi ini, kita perlu kemampuan membaca dengan baik takdir yang Allah hadirkan ini. Perlu melihat posisi sifat Ar-Rozak Allah (Maha Pemberi Rizki), Sifat 'Aliim (Maha Mengetahui) Allah dalam takdir-takdir tersebut. Dimana disaat positif memandang setiap kepingan takdir hidup kita, bisa membaca takdir Allah dengan baik, akan menghadirkan penyikapan yang baik terhadap takdir Allah. teringat penggalan do'a Rabithah..
"Wa ahyihaa bi ma'rifatik.." (Hidupkanlah kami dalam ma'rifah-Mu..)

Maka kesimpulannya adalah.. 
Apapun Yang terjadi Kami Tetap Melayani, Kami Tetap Mencintai.. Karena Islam mengajarkan untuk berlapang dada, memaafkan dan kembali mengajak kepada ma'ruf (kebaikan)..
:D

Selasa, 04 Februari 2014

Menjadi seorang pementor atau murobbi itu sebuah kebutuhan..
justru karena banyak ketidaksempurnaan dari seorang pementor atau murobbi, keinginan untuk semakin termotivasi itu butuh sokongan..
dan membina kalian menjadi cara tersendiri yang Allah hadirkan untuk mba Fatim..

Mungkin dulu sekali, pertemuan itu terasa asing. Siapa aku dan siapa kalian?
Tapi ikatan kepedulian sesama berdasarkan aqidah merekatkan kita dan mulai menghilangkan keterasingan itu.
"Mba Fatim sayang Erna, Handa, Uni, Hestu, Amy, Sabil, Chlara, Eva, Titri, Selfi, Mudrikah karena Allah ta'ala. <3>

Kecintaan karena Allah lah yang semoga senantiasa mendasari sikap peduli mba fatim atas setiap kejadian yang terjadi antara kita. Dari larangan, anjuran, arahan, penjelasan, perhatian, atau bahkan rasa gregetan serta kekhawatiran mba fatim yang keluar sebagai ekspresi cinta seorang pementor atau murobbi terhadap adek mentee/ mutarobbi nya.

Belumlah sempurna mba fatim rasa selama ini menjadi murobbi kalian, terlalu indah dan menyenangkan hati isi surat kalian itu, belumlah mba fatim merasa itu semua benar adanya. Masih banyak permintaan maaf yang ingin mb fatim sampaikan atas semua ketidaksempurnaan diri.

Sedikit berpesan untuk kalian :
  1. Kritis dan lembut perasaannya.
    Perbaikan diri itu proses, dan lingkungan merupakan sarana yang ampuh untuk mengkondisikan perbaikan. Namun di saat kalian belum bisa langsung menemui lingkungan yang baik itu, tergeraklah untuk berinisiatif menjadikan nya lingkungan yang baik. :)
    Agenda baik yang kalian ikuti adalah wujud bahwa kalian sedang berkomitmen untuk meperbaiki diri, jadikan setiapnya itu ber-atsar (berbekas) terutama bagi mindset kita sehingga menghadirinya menjadi sebuah kebutuhan.
  2. Ceria, dan peduli
    Bersegera dalam menyambut kebaikan harus terus dikondisikan semangat nya. Jadilah terus pribadi yang mengajak orang lain juga terlibat dalam kebaikan, amanah yang lebih besar telah menanti, bersiap dan sambutlah dengan rasa gembira. Pengorbanan dalam mengajak orang lain menuju kebaikan, adalah keniscayaan, jadi bersabarlah dan terus beramal, Allah takkan pernah menyia-nyiakan hambaNya.
  3. Tenang,
    Jangan terlalu reaktif menanggapi setiap takdir yang menghampiri, sejenak renungi, apa mau Allah menghadirkannya untuk kita?
  4. Jangan pernah kehabisan Husnudzon dan keyakinan kepada Allah
    Dia yang Maha Benar lagi Maha Tepat PerhitunganNya, jangan pernah ragu atas Kuasa-Nya
Selamat melanjutkan proses Metamorfosis kalian semua..

Sabtu, 18 Januari 2014

KKN Pingit 2014.. (Part 2)

Hari Ketiga.. (16 Januari 2014)
hari ini hari kamis, kita ngapain ya?
Oiya, hari ini kita bagi-bagi peran untuk hadir di pertemuan dengan warga Desa Pingit pertama kalinya secara umum.. Pak Busri selaku Kepala Desa (atau lebih familiar kita sebut dengan Pak Lurah Pingit), yang mengatakan akan memperkenalkan kami (TIM KKN UNDIP) kepada masyarakat. Pertemuan kali itu ada 2 dalam waktu yang bersamaan, Pertemuan Ibu PKK dan Pertemuan Kelompok Tani. Pertemuan itu diadakan jam 2 siang itu, jadi dari pagi sampai siang nenuju jam 2, kami hanya main-main dan bersantai-santai..
Sampai akhirnya pun tiba juga jam setengah 2, kami pun bergegas berangkat ke rumah Pak Busri untuk makan siang sebelum berangkat ke pertemuan tersebut. Yap kami dibagi jadi dua Tim;
Aku-Puteri-Aggie-Mas Fajar-Mas Taufiq yang akan menghadiri pertemuan ibu-ibu PKK
Mas Edy-Putri-Bella-Lufthy-Rizki-Ardy yang akan menghadiri pertemuan dengan kelompok Tani.

Tempat pertemuannya berbeda, sesampainya di rumah Pak Busri aku bingung karena ternyata ibu-ibu kader PKK sudah memenuhi rumah beliau, daaan.. motor-motor kami belum sempat dikeluarkan sebelum ibu-ibu berkumpul. Karena sungkan mengeluarkan motor, kami memutuskan untuk langsung beranjak ke tempat pertemuan masing-masing, tanpa makan siang terlebih dahulu. Aku pun langsung menempatkan diri di bagian yang kosong dari lingkaran pertemuan ibu-ibu PKK itu, dan rombongan Mas Edy,dkk pun berangkat ke tempat pertemuan di desa Lawang, agak ujung dari posisi rumah Pak Busri. beberapa saat ternyata rombongan satu nya balik lagi ke rumah Pak Busri, karena ternyata Nyasar dan gak menemukan tempat pertemuan yang dimaksud, akhirnya mereka pun tanya lagi ke Bu Lurah sebenarnya ke arah mana tempat pertemuannya. Sampai-sampai pertama kali kecapean jalan kaki di Pingit ini karena Nyasar tadi.

Cerita di Pertemuan PKK itu, ibu-ibu PKK itu sudah berkumpul cuma saja acara belum juga dimulai.
Kami menunggu, sambil mataku tertuju ke arah anak kecil ganteng yang masih berusia sekitar 10 bulan, lagi lucu-lucu nya. Aku pun pindah tempat duduk di dekat ibu muda itu, Ya, selayaknya baru kenal yang pertama aku tanya ya nama anaknya.. Nama anaknya itu Gio, dia aktif banget deh udah bisa jalan-jalan dan sukanya ketawa terus :)
Ternyata nama ibu muda ini, Mba Titi, beliau bilang kalo beliau jg pendatang baru di desa Pingit, beliau bilang sering ngeliat anak-anak KKN Undip, tapi mungkin kita nya aja yang nggak 'ngeh'. Mba Titi ngajak mampir ke rumah nya kalo aku nanti lewat sana. Dipertemuan itu kami mendapati Dusun Pingit Desa lagi ada mis-komunikasi terkait dana swadaya masyarakat untuk pembangunan infrastruktur jalan di desa tersebut, tapi itu lagi diklarifikasi oleh Bapak Kepala Dusun Pingit Deso di pertemuan itu.
Di lain pertemuan, ternyata ada insiden yang agak membuat shock teman-teman rombongan yang bertemu dengan Kelompok Tani. Mereka dikejutkan dengan reaksi agak emosional dari anggota kelompok Tani yang hadir, sepertinya permasalahan nya sama dengan yang tadi diklarifikasi oleh pak KaDus Pingit Desa. terutama Lufthy yang terlihat merasa tersudut oleh pertanyaan-pertanyaan dari anggota Kelompok Tani terkait proker nya Pembuatan Pupuk Alami. Tapi Subhanallah nya, Pak Busri sangat membantu teman-teman 'di sana', saat masyarakat menodong kami yang KKN ini untuk membuat peninggalan berupa infrastruktur pembangunan desa, termasuk terkait Pupuk itu juga..
Yah banyak bersyukur punya Kepala Desa yang sangat bisa diandalkan dan mengerti koondisi kami. :)

Hari Keempat.. (17 Januari 2014)
Hari ini, kita diajak latihan musik sama Mas Itung untuk acara peresmian Jalan di desa Lungge jam 1 siang ini. Yap,kita berangkat dan ternyata kita disana beberapa jam hanya terdiam menyimak band yang sedang persiapan tampil di peresmian jalan hr Sabtu besok (18/1) jam11 siang. Yaaah,karena kita bosen,kita minta ijin deh ke Mas Itung untuk pamit duluan.. yaah walaupun sebenarnya ada komunikasi yang salah di saat pamitan itu. Langsung pulang dan kita Istirahat.
Nggak terasa udah maghrib, dan ini adalah jam dimana akan datang banyak adek2 MI dan Mts yang tinggal di sekitar Posko KKN UNDIP yang akan minta diajarin belajar dan ngerjain tugas. yaah, beginilah nasib pengabdian masyarakat, walaupun ga ada di proker tetap namanya pengabdian masyarakat, apa yang bisa kami berikan untuk sekitar.. Lucu-lucu deh tingkah laku nya adek-adek satu ini, udah pada ganjen-ganjen.. Ya, tapi begitulah anak-anak, saya berusaha memahami lah ya..
Tapi senang nya malam itu dapat wejangan dari Umi, di masyarakat itu harus bisa cari banyak peluang kebaikan, termasuk kalo ada adek-adek kecil yang mampir ke posko juga, ajakin ngaji baca qur'an juga bisa :)

Hari Kelima..(18 Januari 2014)
Hari ini kita keliling lagi bagi tugas untuk ke MI, SMK, SDIT, MA di Desa Pingit..
Ada tiga rombongan.. ada cerita menarik hari ini, tapi TO BE CONTINUED dulu yaa :D

Selamat Istirahat semuaa

Rabu, 15 Januari 2014

KKN Pingit 2014.. (Part 1)

Ada 11 orang di kelompok kami..
Aggie selaku kordes,
Mas Edy selaku mas yang paling bijak (rasanya si begitu)
Mas Fajar selaku mas yang paling santaaai 
Mas Taufiq yang agak susah ditemui sebelum KKN ini dimulai
Ardy selaku anggota kelompok yang paling nyentrik karena postur tubuhnya yang beda sendiri
Rizki selaku anggota kelompok yang rasanya terlihat seperti adek (hhe. peace)
Putri Novi yg paling peduli, ceriaa dan jadi pencair suasana di saat KKN ini
Puteri Kesuma yang rasanya terlihat paling siap dengan penelitian skripsi nya di moment KKN ini
Lufthy yang cantik,ramah dan juga ternyata lumayan menguasai bahasa arab
Bella yang seru dan punya cara tertawa yang unik (menurutku)
dan aku yang sering di kamar sembari mengerjakan laporan PKL untuk segera di setor ke dosen pembimbing (eh, tapi ini lg blogging? hhe)

Kelompok ini akan bertahan selama 33 hari kedepan Mengabdi di Desa Pingit, Pringsurat,Temanggung. Yap.. dengan bermacam-macam tipe individu kami berusaha saling menghargai. terutama dengan kondisi akan serumah dalam jangka waktu sebulan dan akan bergantian kamar mandi dan jemuran (ya, taulah masa iya KKN kayak mau pindahan bawa semua barang pribadi? :))

Hari pertama..
Kami berangkat sekitar jam setengah tiga sore, sebenarnya ada 2 rombongan.
Lufthy-puteri-bella menaiki angkot (karena mau ke rumah lufthy dulu ambil tas bawaannya di sana)
Putri Novi-Aku, dan cowok-cowok yang naik motor (ini perjalanan di awali dari menunggu Putri Novi yang lagi disibukkan dengan data yang ia harus setor ke dosen).

Di perjalanan dengan naik motor ini, aku melewati jalur yg beda, jalur yang pemandangannya baguuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuus pake banget. nama wilayahnya kalo gak salah itu, Kampung Apung,Ambarawa. Daerah sawah dan dekat dengan Pegunungan. Di jakarta susah banget cari view bagus kayak gini.
dan tanpa terasa kita pun dihinggapi hujan, jadi harus berhenti sejenak untuk pake mantel hujan (first time pake mantel hujan yang baru.hhe). Perjalanan berlannjut hingga akhirnya kami sampai di rumah pak Kades, walaupun ada beberapa Insiden yang 'agak' mengagetkan, Aggie yang menabrak mobil box tapi beruntungnya dirinya masih bisa menahan agar tidak jatuh dan tersungkur di tanah, dan insiden aku yang panik hampir menabrak rizki karena saat belokan ke arah Pingit, cowok-cowok itu belok secara mendadak, aku yang kaget sampai teriak dan membuat yang lain heran. Lucu kalo inget kenapa akhirnya aku teriak.hhaa :D

Hari Pertama..
Sampai di rumah Pak Busri, ternyata rombongan angkot belum sampai, dan mereka ternyata nyasar karena tidak melewati jalur yang mereka pahami. kami pun menunggu mereka yang segera di jemput Aggie sang kordes.. yap, singkat cerita  mereka akhirnya sampai, dan kami serombongan pun segera beranjak ke rumah yang akan jadi posko KKN Desa Pingit itu. Setelah berbenah pun kami bersiap mandi dan kemudian makan malam bersama.

Malam pertama kami lewati dengan..
cewek-cewek di dalam kamar, ngobrol dan ada yang langsung tidur
sembari yang cowok-cowok masih asik gitaran sampe tengah malam bersama mas Itung pemilik rumah yang kami tempati.. (Mas Itung ini suara nya bagus loh, dan main gitarnya jago, kalah deh yang cowok-cowok KKN kelompok ini.hhe)

Hari Kedua..
Kami harusnya ikut upacara di kecamatan jam 9 PAGI! Noted! jam 9 pagi!
Dasar lagi pada kesiangan dan udara masih terasa sangat dingin menusuk tulang, alhasil yang lain pada telat mandi. kami pun baru selesai mandi dan bersiap makan sarapan itu sekitar jam setengah 9 (padahal kan Upacaranya jam 9.ckck). Makan pun menghabiskan waktu 30 menit, kemudian bergegas berangkat. 
Nah! ada kejadian lagi, lagi-lagi ini aku yang kena. aku lupa bawa helm yang aku letakkan di posko, walhasil dari 10 orang rombongan motor KKN Desa Pingit, aku satu-satunya orang yang gak pake helm dengan kondisi perjalanan yang cukup jauh dan melewati jalan raya nan ramai itu. 
Yap, di perjalanan ini aku sempat khawatir saat harus melewati kerumunan polisi yang sedang menghentikan beberapa kendaraan yang dirasa melanggar aturan lalu-lintas. Alhamdulillah nya, entah karena jaket KKN yang dianggap sakti ini (hhe) aku tidak diberhentikan oleh polisi itu. Wuaaaa. Lega.
Setelah kejadian itu, kami mampir ke pasar untuk membeli perkap yang kami butuhkan. lumayan rempong lihat cowok-cowok yang patungan beli wadah untuk baju kotor dan untuk baju bersih, sementara yang cewek-cewek hanya membeli perkap untuk menanggulangi hujan, payung dan jas hujan SAJA! hhe.lucu juga kelompok kami ini..
:)

to be continued yaa