Minggu, 06 Maret 2011

Lagi, Aku pun SENDIRI


Sadar ataupun tak sadar aku memang sendiri, walaupun kenampakannya aku tidaklah sendiri.
Tapi tiap langkah yang kulalui memanglah hanya seorang diri, tak ada yang sadar atas kesendirianku.
Walaupun ini semua karena meraka tak tahu bahwa aku selalu sendiri.
Dan mereka tak peka bahwa aku lagi-lagi sendiri.
Haruskah aku merengek, dan meminta yang lain untuk menemani?
Haruskah aku memberitahu yang lain dan berteriak mengatakan aku selalu sendiri?
Andai saja ada yang peka dan sadar atas kesendirianku?
Aku tahu , anggap ini semua salahku.
Salahku karena tak punya teman dekat,
Salahku karena selalu berjalan sendiri,
Salahku karena selalu diam saat yang lain jalan beriringan.
Kemana ya rasa peduli itu? Kenapa ya tak terasa ukhuwah itu?
Mereka pergi sedang aku tertinggal sendiri..
Sendiri tanpa ada yang menyadari
Sendiri tanpa ada yang mengerti
Aku tak suka sendiri, aku tak suka kesendirian
Aku tak suka dengan keacuhan setiap diri atas diri yang lain.
Aku berjanji !
Jika aku menemui kondisi orang lain yang seperti ini, aku tak kan membiarkannya sendiri tanpa ada yang mengerti.. aku aku yang akan mencoba memahami dan menemani nya..

Siapakah Yang Mengerti Arti Semua Ini?

Apa ya arti ukhuwah?
Apa ya arti persaudaraan?
Apa ya arti kebersamaan?
Apa ya arti saling mengerti?
Apa ya arti teman atau sahabat?
Apa ya arti berjalan beriringan?
Apa ya arti kesendirian?
Apa ya arti kepekaan ?
Apa ya arti kepedulian?
Apakah ia selalu harus menunggu yang lain sadar dan memulai terlebih dahulu?
Apakah ia yang selalu pergi bersama-sama kemana pun tujuannya?
Apakah ia yang selalu menanyakan “kabar baik kah dirimu?” ?
Apakah ia adalah satu rasa dan karsa yang timbul karena keterikatan hati yang telah ALLAH tautkan antara ia dan mereka?
Haruskah ia dipaksa tumbuh tanpa ada pupuk yang menyuburkannya ?
Haruskah ia menunggu kering sehingga yang lain baru tersadar bahwa ia hampir mati?
Haruskah ia? Merasa sendiri, merengek  dan menangisi kesendiriannya??
Sepertinya hanya ada satu jawabnya..
Ukhuwah=kepedulian=kebersamaan=saling mengerti=kepekaan=adanya sahabat=tak akan membiarkan yang lain sendiri=sigap sebagai sahabat=merasakan satu ikatan ketautan hati antara dirinya dan mereka..
Ya, itulah yang aku anggap sebagai arti dari sebuah ukhuwah.
Yang saat ini belum aku rasakan di antara teman-teman kuliah ku 2010

Senin, 01 November 2010

Israel Mengelak dari Kasus As-Syahid Durrrah, Bahkan Balik Tuding Palestina


  01/11/2010 - 02:19 


   
Al-Quds – Infopalestina: Sebuah dokumen yang lansir kabinet menteri Zionis, Benyamin Netanyahu mengklaim syahidnya bocah Muhammad Durrah, 10 tahun lalu, hanyalah sebuah resep untuk membunuh bocah Palestina. Tujuan utamanya, memberi imej jelek bahwa Zionislah yang melakukan semua ini. Langkah ini, merupakan bagian dari gerakan Anti Semit yang terjadi di seluruh dunia, ungkapnya.

Dalam sebuah rekaman yang dilansir Ahad (31/10) Zionis mengklaim, peluru yang membunuh bocah Muhammad Durrah pada September 2000 ditembakan dari arah misterius. Bukan dari arah dimana terdapat serdadu Zionis.

Bocah Durrah meninggal syahid pada 3 September 2000 akibat tembakan peluru Zionis yang menghujaninya bersama ayahnya Jamal Bawabal, walau telah berusaha meminta pertolongan agar serdadu Zionis menghentikan tembakannya. Peristiwa ini terekam kamera televise Frans 2, milik Perancis hingga menimbulkan kecaman dunia. Tergambar bagaimana kekejaman tentara Zionis tehadap bangsa Palestina dan ini terekspos ke dunia. Sementara Syahid Durrah menjadi pahlawan dan salah satu syuhada yang terkenal di kalangan Palestina.

Pemerintah Zionis mengatakan, Palestina sengaja menggunakan kasus ini untuk mengarahkan tudingan internasional terhadap Israel. Hasil rekaman dari Jenin dan sejumlah distrik lainya di Tepi Barat tidak dipercayai pemerintah teroris ini.

Ia bahkan meminta koresponden media internasional untuk tidak memperdulikan manipulasi tersebut dan tidak menayangkan rekamanya ke dunia internasional, yang memang sengaja disebar perlawanan Palestina untuk menuding Zionis.

Ia mengatakan, pasukanya mengutuk kejahatan ini secara sembunyi-sembunyi, namun hingga kini belum bisa menunjukan siapa pelaku penembakan terhadap bocah Durrah tadi. (asy)

NAUFAL Nasyid

Ada yang tau NAUFAL NASYID?? hhemm. Belum pernah denger ? aku pun baru denger saat Masuk kuliah sekarang-sekarang ini. Dan Ternyata BAGUSS LOH !! Terlebih 4 lagu ini..  :
  • Allah Dekat
  • Rintik Air Hujan
  • Hadapi Kenyataan
  • Alam Indah

ga rugi dah kalau ngedengerin nasyid ini, ada instrumen pianonya juga.
Oiya, kalo mau tau tentang NAUFAL Nasyid ini dia sedikit review tentang MUNSYID satu ini.

Dibentuk empat tahun lalu di Semarang. Beranggotakan 3 orang, Alief, Aris,  dan Gusti. Naufal termasuk dalam jajaran tim nasyid yang laris untuk Wedding karena genre Islamic Pop-nya. Selanjutnya mencoba membuat karya sendiri. Ada lebih dari 14 lagu telah dihasilkan oleh Naufal.

Juara 1 Nasyid Pemprov Jateng 2007 ini mencoba mengenalkan single pertamanya bertajuk “Allah Dekat”. Sedikit berbeda dengan nasyid-nasyid yang sudah ada, aransemen single yang satu ini sengaja dibuat sangat ringan dengan soul yang kuat. Naufal menjadi salah satu tim nasyid yang khas dengan melodi mellownya.

Lahir 2 Nopember 2006, tim yang sebagian besar personilnya merupakan alumni Messiu, Finalis FNI 2 tahun 2005 terbilang produktif membuat lagu-lagu sendiri, yang sebagian lagunya sampai sekarang sering menghiasai stasiun radio di Indonesia. Sebagian lagu mereka didominasi warna mellow dengan kekuatan teknik vokal yang menjadi andalan. Sampai saat ini, Naufal menjadi salah satu tim nasyid Jateng terbaik pada jalur musik.

*sumber dari ANN-Jateng

Kenapa Sih dengan Palestina ?

Kalian pernah denger ga sih, kalo ada negara yang namanya Palestina? Harusnya sih udah sering ya karena Palestina adalah negara Islam yang sering disebut-sebut karena ada konflik dengan Israel. Tau gak kalo konflik ini sudah berlangsung dari 1930-an sampai sekarang? Kalau dihitung-hitung konflik ini sudah berlangsung sekitar 80 tahun, wah lama banget ya.

Sebenernya nih temen-temen, konflik ini tuh berawal dari berdirinya sebuah negara bernama Israel. Emang ada hubungannya, berdirinya negara Israel dengan Palestina?

Jelas ada dong karena Isreal membangun negaranya diatas wilayah negara Palestina. Padahal rakyat Palestina selalul berlaku baik terhadap kaum yahudi yang tinggal di tanah Palestina jauh sebelum Israel berdiri, tapi rakyat Palestina yang punya negara malahan diusir dari tanahnya sendiri. Gimana coba rasanya terinjak-injak dan diusir dari rumah sendiri? Penjajahan banget kan? Sampai sekarang penjajahan itu masih terus berlangsung lagi, dan sudah ssuaaaangat banyak mujahid dan mujahidah yang syahid di sana, tentunya untuk membela Islam dan tanah air mereka.

Gak hanya mereka yang sudah dewasa aja loh yang berjuang membela bangsanya, tapi anak kecil seumuran kita juga banyak yang bercita-cita syahid membela tanah airnya. Mereka pun gak pernah gentar bila berhadapan dengan tentara Israel, malahan seringnya tentara Israel lah yang ketakutan menghadapi mereka dikarenakan tatapan dan semangat membaranya mengumandangkan takbir dan maju ke hadapan menantang tentara-tentara itu walau hanya bermodal batu.

Dan gak hanya laki-laki aja loh yang ikut berjuang, ada juga wanita-wanita yang menjadi syahidah di sana, kalau kalian pernah dengar ada seorang wanita Palestina bernama Hj. Fatimah Al-Najjar (57 tahun). Beliau adalah seorang ibu yang cinta syahid dan menanamkan betul cita-cita syahid pada setiap anaknya. Wanita-wanita seperti inilah yang dimiliki oleh Palestina, Karakteristik seorang ibu yang mengajarkan Islam dengan penuh perhatian kepada anak-anaknya sehingga lahirlah begitu banyak anak-anak Palestina yang Sholeh-sholehah dan sangat cinta akan syahid. Ayo siapa yang mau menjadi seperti beliau?

Mendengar kisah perjuangan Bangsa Palestina yang tak pernah surut membuat kita seharusnya tersentuh, terharu dan sangat ingin membantu mereka di sana. Tapi untuk seumur kita gini bantu pake apa ya? Jihad, kita belum mampu untuk berjihad fisik yang teman-teman di sana lakukan. Lewat apa ya kita bisa bantu mereka?

Membantu mereka tak hanya bisa melalui Jihad fisik, namun juga lewat doa dan dukungan uang untuk mereka, tentunya kalau uang kita gak bisa langsung ke sana kan? Lah trus gimana? Ada loh Lembaga-lembaga yang mendedikasikan keberadaannya buat membantu saudara kita di Palestina, misalnya KNRP (Komisi Nasional Rakyat Palestina). Kalian bisa menabung untuk nantinya di sumbangkan ke lembaga ini. Dengan mendoakan mereka di sana juga merupakan cara membantu mereka, doakan mereka selalu di setiap sholat kita agar mereka diberi kekuatan lahir-batin oleh ALLAH Azza wa Jalla saat melawan Israel. Ataupun tunjukkan kepedulian kalian dengan ikut acara-acara yang menggalang dana untuk saudara kita di Palestina.

Ayo masih ada yang belum faham tentang masalah di Palestina? Semoga udah jelas, kalo belum kalian bisa cari info-info terbarunya di Internet. Okeh? Semoga saudara kita di Palestina tetap kuat dan tabah dalam menghadapi Israel, dan semoga mereka (Palestina) diberikan kemenangan oleh ALLAH swt. Dalam setiap pertempuran dengan Israel. Fh.



Sabtu, 18 September 2010

Jadikan Seharusnya

Jadikan Seharusnya..

Taukah angin..
bahwa sejuknya telah melenakanku..
tahukan matahari..
bahwa hangatnya telah menyakitiku..

tahukah waktu..
detaknya telah melukaiku..
tahukah cinta..
indahnya telah membuatku jatuh..

andaikan angin tahu itu..
aku harap dia tak lagi meniupkan hembusnya ke arahku..
andaikan matahari tahu itu..
aku harap kehadirannya tergantikan bulan..

andaikan waktu tahu itu..
aku harap dia berhenti berdetak untukku..
andaikan cinta tahu itu..
aku harap aku tak pernah menemukannya..

jantung selalu terhentak
saat aku TAK SENGAJA menatapnya..
wajah selalu langsung berpaling..
saat aku TAK SENGAJA menatapnya..

ALLAH Azza wa Jalla..
Maha pemilik cinta..
ALLAH Azza wa Jalla..
Maha Penguasa hati..

ALLAH-hu Ahadd
Papah aku menghambakan diri hanya untuk-Mu
Tarik aku dari kesengsaraan diri
karena cinta yang tak tepat waktu

jadikan siang seperti seharusnya..
jadikan malam seperti seharusnya..
jadikan iman seperti seharusnya..
jadikan cinta seperti seharusnya..

karya Fatimah..

Remaja itu Masih Ada!


Saat ini Indonesia memiliki banyak remaja penerus bangsa. Namun sepertinya kuantitas remaja Indonesia tidak sebanding dengan kualitas remaja itu sendiri. Karena nyatanya, masih banyak remaja yang menampakkan kemerosotan moralnya tanpa merasa adanya kesalahan dari semua perbuatannya. Di sini peran Lingkungan keluarga, teman dan sekolah sangat mempengaruhi terbentuknya pribadi remaja bermoral.
Karena patut disadari Indonesia yang masih ’berkembang’ ini belum maksimal untuk mengupayakan yang terbaik bagi kemantapan moral dan mental remaja penerus Bangsa. Dibuktikan dengan masih adanya pihak-pihak yang tidak bisa memorsikan perhatian dan metode yang tepat dalam menghadapi remaja yang sedang mencari jati diri ini. Padahal remaja adalah keadaan dimana seorang anak mulai beranjak dewasa, dalam dirinya masih terdapat sisi kelabilan dan emosional yang sangat rentan mengarahkan dirinya untuk melakukan dan memutuskan hal buruk untuk ia lakukan. Masih banyak ditemui orang tua yang selalu menggunakan kekerasan fisik dalam mendidik seorang remaja, terlebih juga banyak kita saksikan adanya kekerasan mental yang dilakukan orangtua pada anaknya dengan kebiasaan mencaci anak remajanya saat ia melakukan kesalahan kecil.
Padahal mendidik seorang remaja, haruslah disertai dengan kelembutan, dan rasa peduli juga cara berkomunikasi yang baik pada remaja tersebut. Karena remaja pada hakikatnya adalah pribadi yang tidak bisa menerima kekangan, tekanan mental, dan teriakan juga perintah yang berlebihan. Remaja butuh orangtua yang selalu hadir kapanpun dibutuhkan, terutama sangat baiklah apabila orangtua dapat menjadi tempat sang remaja berbagi masalahnya dan kebahagiannya. Tentulah dengan peran orangtua seperti ini, akan memudahkan orangtua menegaskan kepada remajanya tentang nilai moral dan adab pergaulan dalam masyarakat, juga memudahkan orangtua mengawasi kegiatan anak dan perkembangan kejiwaannya. Orangtua juga bisa memberikan saran-saran untuk mengarahkan remajanya menjadi pribadi yang bermoral baik, misalnya dengan menyarankan sang remaja mengikuti hal-hal yang bersifat positif. Agar waktu yang ia habiskan dan kegiatan yang dilihatnya adalah kegiatan yang benar untuk ditiru. Jangan lupa sebagai orangtua juga harus menampakkan kesempurnaan diri di depan anak remajanya karena remaja biasanya sangat mudah meniru dan mencari alasan untuk melakukan hal buruk dengan mengatasanamakan kebiasaan buruk orangtua yang ia lihat(walaupun sebenarnya tak ada manusia sempurna).
Orangtua pun sepatutnya juga memengarahkan anak-anaknya bersekolah di lembaga pendidikan yang mempunyai lingkungan baik, agar nantinya ia akan terbiasa bergaul bersama orang-orang yang berkelakuan baik.
Sangat baik pula jika keluarga-keluarga indonesia adalah keluarga-keluarga yang Religius, yang membiasakan anak-anak remajanya untuk mengenal agama dan melakukan kewajibannya sebagai seorang yang beragama, terutama Indonesia adalah negara berpenduduk Muslim terbanyak di dunia, maka patutlah setiap keluarga muslim di indonesia mengajarkan kepada anak-anaknya tentang Islam, dan juga tentang hak-kewajiban seorang Muslim.
Bukankah sangat indah jika setiap keluarga di Indonesia mengamalkan ajaran agamanya dengan benar, pastinya generasi penerus bangsanya(red;remaja) menjadi generasi yang paham benar tentang arti moral dan pentingnya menjadi seorang remaja bermoral tinggi, remaja yang menjadikan budi pekerti mendarah daging dalam pribadinya, dan mengerti apa itu arti kepedulian kepada sesama yang membutuhkan.Fh.

BANGKITLAH NEGRIKU HARAPAN ITU MASIH ADA!
BANGKITALAH REMAJA INDONESIA CITA ITU MASIH ADA!

KAMPUS Itu Bukan SMA mu

   Seorang yang sudah mengenal da’wah sedari SMA bahkan SMP akan sangat menyadari bahwasanya ia memikul tanggung jawab berat sebagai seorang Da’i, sebagai makhluk yang dituntut untuk menyerukan kebaikan kepada manusia lainnya. Ia yang lebih dahulu mengenal tarbiyah akan menyadari bahwasanya banyak ilmu yang seharusnya ia pelajari tentang agama ini dan tentang kehidupan ini.
Namun tersadarlah bahwa keadaan da’wah SMP atau SMA amatlah lebih aman dibanding da’wah Kampus. Kampus, di mana da’wah menjadi lebih kejam dalam menyaring mereka yang lemah imannya. Di mana lebih banyak yang menghilang dari jalan ini, bila dibanding dengan mereka yang bergabung di jalan ini.
Maka dari itu bagi mereka yang akan memasuki kampus haruslah menyiapkan mental dan fisik untuk menghadapi kehidupan kampus, jika tidak mereka akan mudah terbawa arus kebebasan KAMPUS, entah kebebasan positifkah atau kebebasan negatif yang mereka lakoni? Mereka yang tidak membekali dirinya dengan persiapan akan menemui rasa kaget dan shock atas perbedaan yang amat mencolok dalam kehidupan kampus, terutama bagi mereka yang telah mengenal da’wah sebelumnya.
Memang tak terhindarkan lagi dimana ada kebaikan pastilah ada keburukan, begitu pula pergaulan kampus adanya anak kiri dan anak kanan dalam kesehariannya sudah tak mungkin terelakkan. Namun pentingnya lagi, keberadaan kedua aliran itu mepunyai lingkup yang amat luas. Menuntut pada da’i untuk bekerja extra dalam melancarkan da’wah dan juga dalam melakukan penjagaan hati.
Begitu pentingnya tarbiyah untuk membentengi diri dari penyakit hati dan kefuturan. Begitu pentingnya meluruskan niat semata karena illah kita ALLAH swt. Karena masa-masa kuliah adalah moment sang remaja menjadi seorang yang telah berprinsip dan menjadi pribadi matang yang menjalani proses pendewasaan diri dengan cara yang tepat dan benar.
Semoga mereka termasuk kita didalamnya menyadari betul pentingnya menjaga diri dan tarbiyah saat melewati kehidupan kampus yang makin menggila ini. Aamiin. Fh.

So, janganlah remehkan KAMPUS mu karena ia bukan SMA mu lagi.
Dan Beban keduanya adalah BEDA!
Siapkan diri menyambut amanah da’wah yang lebih dari sekedar SMA.
BANGKITLAH REMAJA INDONESIA CITA ITU MASIH ADA!