Rabu, 13 November 2013

Please Welcome Malang !! :D

First time go to malang :D
What an awsome trip! apalagi first time juga ketemu mbah putri sumiyati, ibu dari Pakde Bambang, Sepupu dari abi, yang di Malang.

Pertama nya deg-deg-an karena blm pernah ke malang sebelumnya,khawatir nyasar dan gak sempet ke rumah Pakde. Padahal, Pakde dan Mbah putri udah nyiapin segala macam Sarapan dan 3 kamar mandi untuk kami semua (Rombongan KAMMI MIPA), walhasil ini fotonyaa..

Mbah Putri dan KA(M)MI
Setelah dari sana Kami bergegas menuju ke UNIBRAW, untuk bertemu kawan-kawan KAMMI UB,Malang. terlebih memang karen kami datang telat. perjalanan lumayan dekat hanya sekitar 20 menit-an? hhe agak lupa, tapi memang itu ada di jarak yang cukup dekat.

Sesampainya di sana, banyak hal yang kami bincangkan; Kaderisasi, Nilai sejarah Malang sebagai tempat lahir KAMMI, Dinamisasi pergerakan Mahasiswa di Universitas Brawijaya-Malang, terutama tentang PEMIRA (wuah,bikin jadi gerah) karena dinamisasi di sana amat jelas dengan lawan. nih, cek beberapa fotonya..
Akhwat KAMMI MIPA-KAMMI UB
Ikhwan KAMMI MIPA- KAMMI Malang

Kakom UB - Kakom FMIPA Undip
Setelah dari Markas Besar KAMMI UB, lanjut deh perjalanan ke Taman Bunga Selecta, ternyata Tamannya bagus bangeeeet. bunganya ituloh, ga bosen liat nya, settingnya bagus. warna bunga nya juga menyejukkan pandangan. Jadi teringat Taman bunga di Bogor, tapi bedanya; Bogor-Panas smentara Selecta-Adem :D cek deh fotonyaa..
KAMMI MIPA-Selecta
Ya kan? Baguuusnyaa

Cukup sekian kisah di Malaaaang. memang ga sempet ke Batu, tapi ini sudah cukup senang. :)
Semoga Kebanggan akan status sebagai Kader KAMMI ini bisa seterusnya hingga pasca Kampus. Ini semakin mendekatkan kita (kami). :)


Mungkin tak sekedar KATA-KATA


seperti katak yang menunggu hujan dalam diam..? hmm
Sore itu menjadi moment penting bagi kami, mungkin tepatnya bagi UNDIP, tapi entah kenapa aku pun awalnya tak begitu semangat menanggapi moment ini hingga saat itu aku mendapati patner ku sudah bersiap sedia di tempat moment penting itu akan terlaksana, Sekretariat Polsek Tembalang.

*note: dimana sore itu hujan cukup deras menghambat terlaksana nya moment penting itu. ini yang membuat ku terharu, dimana ia bilang sudah berada di sana yang menunggu yang lain datang ke sana*

Jadilah aku pun datang ke TKP itu, benar dengan kondisi fulanah sudah di sana dan sedang terlihat agak ribet mengurusi beberapa berkas. Melihat kesibukannya itu, aku, yang memang ke sana dikarenakan merasa perlu untuk sama-sama menemani calon yang Kami daftarkan ke TKP pun, hanya berdiam diri, sesekali menawarkan bantuan kepada fulanah, namun lagi-lagi pula hanya diam karena dirasa dia bisa menyelesaikannya sendiri (toh pun wajar, karena bagian nya adalah mengurusi berkas calon dan partai).

Jam 4 pun berlalu hingga akhirnya tiba lah jam setengah 6, menjelang maghrib. Keadaan sekitar mulai gelap dan semakin ramai, wajar, ini hari terakhir pendaftaran. adzan berkumandang, satu per satu pergi untuk menunaikan sholat. aku? yah, kebetulan aku tidak beranjak dari tempat duduk ku karena alasan yg pasti*. Ya, saat sepi itu, aku mulai melihat ada kelompok orang yang agak 'berbeda' datang sembari merokok dan bergelagat seperti akan mendaftarkan diri juga. agak sedikit timbul was-was, terutama karena asap rokok dan suara tawa mereka yang mulai meramaikan suasana, terlebih karena di TKP memang sedang sepi. tapi aku mencoba ~Tegaaar. *hhmpff. tarik napas cuuy*

beralih kembali ke si fulanah tadi, ternyata dia masih sibuk dengan berkas-berkas yang harus dirapihkannya di pendaftaran, yah lagi-lagi aku hanya menunggu nya. menunggu dalam diamku.
Aku sesekali mengambil sebuah hipotesis, bahwa sepertinya kehadiranku di sana tak begitu diperlukannya, toh dia di sana aktif dengan tugasnya, sementara aku hanya duduk menunggunya. entah, menunggu siapa dan mengapa aku masih di sana. Niatan awal memang hadir di sana selaku tim yang berwenang mendampingi calon, walaupun satu-satunya aku di sana mungkin bisa dibutuhkan jika mereka butuh KTM tambahan dikarenakan jumlah yang belum mencapai syarat lolos pendaftaran.
Lagi, hingga jam menunjukkan pukul 7 dan beberapa teman wanita lain sudah selesai dengan urusannya, dan mulai beranjak untuk pulang ke tempat masing-masing, aku menahan mereka, entah kenapa aku merasa sangat menggigil malam itu, kaki ku kedinginan dikarenakan genangan air hujan yang aku injak tadi sore saat hendak mengeleuarkan motor dari tempat parkiran membuat kaos kaki yang aku pakai jadi kuyup-basah. aku bilang kpd yang lain agar 
"Tungguin aku sampe si fulanah keluar dari dalam sana ya, aku sendirian."
mungkin itu agak meluluhkan mereka (memang terkadang kaum hawa pun butuh permintaan jelas, agar kepekaan itu muncul). mereka pun beberapa, menungguiku, hingga akhirnya fulanah keluar dari dalam sana dan mulai memberikan instruksi-instruksi ringan berupa titipan  berkas calon, ataupun meminta bantuan pinjaman motor untuk pergi ngeprint ataupun lainnya, hingga akhirnya akupun membantunya (pertama kalinya setelah sekian lama aku duduk berdiam diri) bergegas mencari toko swalayan untuk membeli materai dengan kondisi terburu-buru dan kedinginan tentunya, terlebih diterpa angin malam khas setelah hujan dan kepergian yang tanpa jaket. ya, jalani saja, itu peluang kebaikanmu saat itu,fatim. batinku menenangkan.
Selesai dengan materai, aku lagi berdiam diri menjaga berkas calon. dan sesekali aku kembali  merasakan,
'Apakah aku perlu hadir di sini?' , 'Apakah dia merasa butuh teman yang menunggunya dalam diam ini?' , 'Apakah perlu aku menanyakan padanya, bisa kah ia ku tinggal?'
sebenarnya, sungguh hati ini sudah gelisah sedari tadi melihat kondisi seramai itu, terutama karena melihat mereka yang begitu 'tak biasa aku temui di fakultas ku'. Aku Ingin segera pulang, dan lagi karena melihat aku tak banyak difungsikan di sana. Aku seperti hanya menjadi sosok penenang yang berdiam diri, dan seolah siap sedia jika kepanikan melanda dan pertolongan sangat dibutuhkan oleh si fulanah.
*Hingga saat akan pulang pun, aku menunggu nya hingga teman baiknya datang menjemput dan sampai di TKP, tak tega meninggalkan dia yang perempuan itu, sendiri menunggu di luar, sementara masih ada aku di sana. itulah fungsinya saudara kan?*

Yah malam itu aku pun belajar satu hal, mungkin dukungan tak selalu harus dengan kata-kata penyemangat. Yap, Tak Sekedar Kata-Kata.. Kehadiran sungguh membantu menenangkan meskipu ia ada dalam diam. Walaupun sebenarnya amat sangat gelisah berada dalam keramaian dan kedinginan seperti masa itu, aku mulai berusaha menempatkan diri bagaimana orang lain melihat posisi ku. Tak Hanya egois dengan kepentingan sendiri.

Keyword: Kepekaan, Diam, Tak Egois, Fungsi Saudara

Kan.. 12/11/13 akan jadi moment yang teringat jelas di sini (hati) :)
Kedepan kita akan sering dipertemukan, Semoga ukhuwah ini semakin jelas karenaNya.aamiin

Jumat, 01 November 2013

Cinta..? Masa ?

berbunga-bunga artinya...?


Apa jika merasa ingin agar sesuatu yang kita anggap ideal itu bisa mendampingi kita itu, apa juga tanda nya cinta?
Hmm. gak juga ah, bisa aja hanya sekedar kagum. :p

Ya.. itu Rahasia Hati, tetaplah jadi rahasia. :)

Biar Allah-lah yang menjadikannya jelas terpapar nantinya. #tsaaah

Karena jodoh telah Allah tetapkan menjadi rezeki bagi setiap HambaNya sebelum mereka lahir ke dunia, jadi yuk sabar menantinya.

Dinamisasi.. Take it Calm Down

bergerak itu Dinamis

Gimana kalo kita sedang menunggu hal yang pasti namun dalam perjalanan pelaksanaannya sudah terlihat jelas kerugiannya, sehingga pastinya setiap diri,nantinya akan sangat mengupayakan untuk sesegera mungkin berada dalam kondisi #SAVE..
ya ga si?  

Yap, Baru saja melewati masa itu.. dan itu agak sedikit mengganggu pikiran, walaupun sebenarnya itu hanyalah sebuah 'Dinamisasi'
Kalo ada yang kurang paham apa itu dinamisasi, yuk deh cek mbah Google dulu, apa arti nya dinamisasi itu:
  1. Berdasarkan Yahoo Answer, dinamisasi itu artinya adalah penyelarasan atau penyesuian terhadap perubahan-perubahan. 
  2. Kalo versi mahasiswa.. kondisi dimana ada banyak mahasiswa-mahasiswa yang kritis yang mana setiap menyikapi suatu persoalan selalu di cari sebuah solusi atau jalan keluar untuk memecahkan persoalan itu. dikutip dari http://koranhusbandry.blogspot.com/2008/04/makna-sebuah-dinamisasi.html

Yap, emang bener kalo mahasiswa itu (apalagi yang ngerti Pergerakan Mahasiswa) sering mendengar kata-kata ini. Pun, begitu dengan saya cukup akrab dengan kata ini. Sebagai individu yang mungkin agak terkesan monoton, saya sering dipaksa untuk ikut mendinamisasi forum, agar suasana diskusi bisa hidup dan berwarna. 

Tapi untuk saat itu, aku merasa dinamisasi itu agak berlebihan porsinya (yaa.agak lebay gitu). Karena terlihat agak memaksakan forum untuk ikut alur yang malah terkesan diperlambat prosesnya akibat inisiatif dinamisasi itu. huufftt..

Ya, saya berhusnudzon oknum-oknum itu pun sesungguhnya juga memikirkan strategi agar dinamisasi itu tidak malah menjadi mudhorot (keburukan) bagi kondisi dari pihak yang terlibat.

Well, emang hidup di re-kronstruksi Negara mini ini perlu lah belajar mendinamisasi forum diskusi, tentunya disertai dengan konsekuensi setelah terjadinya dinamisasi.. karena segala sesuatunya dalam statistika binomial mempunyai dua peluang, yakni peluang GAGAL dan SUKSES.
Well, Dinamisasi? we've to take it calm down..

*diMalamAkhirOktober*

Minggu, 20 Oktober 2013

Hanya Kagum akan BULAN BIRU..

cnblue
suka bukan berarti maniak (gila,terobsesi).
hanya merasa senang mereka bisa mampir ke jakarta.
walau ke senayan yg jauh di sana..
bulan biru itu telah lewat
dan aku hanya bisa mencari dari jauh,
berharap ..
mereka bisa mendapat hidayah seperti aku..
menjadi seorang muslim..
tp, rasanya itu agak jauh dari mungkin.
Ya, ini hanya berjudul kagum.


..BlueMoon..
*beneran cuma kagum kok.hhe
*

Selasa, 15 Oktober 2013

Pantai Marina dan Perjanjian itu..

Pantai Marina, Semarang (12/10/13)
Next Project : Seminar PKL
yang kami janjikan maksimal kami lakukan di bulan November, TIDAK ADA TOLERANSI lagi.. dan Pantai Marina semarang menjadi saksinya.. :
Ini cerita tentang refreshing untuk melompat lebih tinggi itu..

Semoga Allah memudahkan Targetan kebaikan yang kami buat .aamiin.
O-four :)
Keep FIGHT !!

Minggu, 06 Oktober 2013

Amanah itu membutuhkan PUNGGUNG yang Kuat

Semua rasanya datang bertubi-tubi, seperti mengejar setiap detik waktu yang dimiliki..
Ya. Beginilah Da'wah mengajarkan para Nabi dan orang-orang mu'min, dimana Amanah dan Ujian adalah teman yang setia menemani, hingga kemuliaan Allah hadirkan bagi mereka yang selalu berusaha memantaskan diri.

Ya.. berawal dari awal Juli hingga berakhir di awal Oktober,
Dauroh Marhalah 1 KAMMI MIPA Undip pun sudah terlaksana, dengan 64 Peserta dan 45 peserta dari mahasiswa FSM.. realitas yang cukup jauh dari targetan awal yakni 80 orang.

Jauhnya realitas dari targetan ini yang membuat diri ini (selaku Kadep HRD,penyelenggara DM1/Youth Leadership Traning) merasa agak 'down', tapi ada yang menasehati..
"Yaudah, sekarang tinggal dioptimalkan aja pesertanya ada berapa. Peserta yang kurang-kurang ga usah terlalu dipikirin."

Yap, THAT'S RIGHT!
Saat ujian melanda, cari hal-hal yang bisa menguatkan. Kabar bahagia, Impian yang masih bisa dioptimalkan, dan support-senyum bahagiadari kawan-kawan seperjuangan.

Saat amanah semakin terasa berat dan menghimpit,
Janganlah minta bebannya untuk dikurangi, namun mintalah pada Allah agar diberikan Punggung yang semakin kuat menopang beban amanah itu.
Karena Allah mencintai orang-orang yang berinisiatif dalam mengambil peluang kebaikan (termasuk, bersedia menerima amanah lbh berat dibanding yang lainnya).

Tak terlihat menggiurkan kah cinta Allah bagi mu?

Next Project : Laporan PKL dan TOK :))

Rabu, 02 Oktober 2013

Logika Amal JAMA'I

Baru saja berlalu Acara Rekomposisi Halaqoh Akhwat FSM UNDIP..
ada Taujih 'mengena' yang disampaikan oleh pembicara saat itu..
Yakni tentang logika AMAL JAMA'I..

Di setiap zaman pasti InsyaAllah ada orang yang sholeh
Di setiap zaman pasti ada orang yang ikhlas
Di setiap zaman pasti ada orang yang zuhud
NAMUN..
Orang yang sholeh, orang yang ikhlas dan orang yang zuhud tersebut
tidak akan mampu mengukir sejarah kebaikan di masing-masing zamannya
jika tidak adanya Harokah Da'wah (Pergerakan Da'wah), tidak ada orang-orang
yang bekerja bersama untuk mengembalikan izzah Islam dan kejayaan nya di masa lalu.
Hingga kita perlu kembali mengingat Logika AMAL JAMA'I..
dimana orang-orang sholeh,ikhlas dan zuhud itu diibaratkan seperti batu bata yang berkualitas, namun hanya akan menjadi batu bata bagus yang berserakan dan tidak bisa memberikan faedah apa-apa selain kekaguman orang terhadapnya.
bukankah akan lebih bermanfaat apabila Batu Bata yang berkualitas bagus itu disusun dengan rapi sehingga membentuk bangunan yang kokoh dan punya manfaat lebih besar bagi sekitarnya.

Janganlah berpuas diri menjadi BATU BATA BERKUALITAS BAGUS yang berserakan..
#Jleb
Padahal strategi untuk mengembalikan Izzah Islam itu tak mungkin dilakukan seorang diri..