- Hati
itu memang cuma Allah yang Tahu, tp kecondongan hati itu seringkali bisa
terbaca, dari gerak-gerik dan tutur katanya
#MuhasabahMALAM - Kecondongan
dalam hal apapun.. minat-bakat, metode interaksi sosial ataupun dalam ber-agama
(Islam)..
#MuhasabahMALAM - Ada
yg mcoba mngikuti trend skitarnya, ada yg ttp brusaha mjaga nilai2 baik, bhkan
ada yg mulai bosan & mulai brinovasi
#MuhasabahMALAM - Menemui
perbedaan seperti itu perlu ditanggapi dg se-bijak mungkin!
#MuhasabahMALAM - Ingat
Kisah Luqman dan Anak nya yg bepergian sambil membawa keledai mereka?
#MuhasabahMALAM - Berkali2
di comment oleh org yg melihat pilihan mereka saat mberdayakan sang keledai,
berkali2 pula mereka mengganti metode
#MuhasabahMALAM - hingga
Akhirnya mereka sadari, bahwa Persepsi Manusia bukanlah acuan atau standar yg
tepat dlm mempertimbangkan suatu sikap
#MuhasabahMALAM - Setiap
Individu berhak memilih, setiap individu tahu kecondongannya, & Allah yg
lbh berhak dimintai Petunjuk o/manusia....
#MuhasabahMALAM - dan
Allah yg lbh berhak dimintai petunjuk o/manusia yg ingin berusaha tampak
SEMPURNA dihadapan Tuhan nya
#MuhasabahMALAM - maka
Husnudzon sepertinya adalah solusi. dari setiap (anggapan) ke-tidakbiasa-an
sikap org lain yg kita temui..
#MuhasabahMALAM - Hati
adlh urusan setiap Individu dg Rabb-nya. Mk hrsnya tak ada 1 org lain pun yg
berhak men-judge
#sikap seorg individu..#MuhasabahMALAM - Mk
hrsnya tak ada 1 org lain pun yg berhak men-judge
#sikap seorg individu (sebagai cerminan kecondongan hatinya)..#MuhasabahMALAM - Semoga
Setiap kita selalu dlm keadaan berhusnudzon thdp
#sikap saudara kita yg lain..#MuhasabahMALAM - walaupun
sbenernya sy tmasuk pribadi yg condong thdp sikap menjaga, wallahua'lam
bagaimana pendapat org lain thdp saya.. :)
#MuhasabahMALAM
Selasa, 23 Juli 2013
Mungkin saat ini kita butuh Berhusnudzon terus menerus..
Senin, 22 Juli 2013
“Politikku, Politik Yang Sejalan dengan ISLAM”
I.
Identitas Buku
Nama Pengarang : Muhammad Elvandi
Judul Buku : “INILAH POLITIKKU”
Penerbit :
ERA ADICITRA INTERMEDIA
Tebal Halaman : 320 halaman
II.
Resensi Buku
Resensi
ini bertujuan untuk memberikan penilaian terhadap buku ini sehingga pembaca
dapat menentukan apakah buku ini menarik untuk dibaca atau tidak.
Resensi
ini dibuat oleh Fatimah
Politik
dan Agama dewasa ini sering kali dianggap hal yg saling bertolak belakang,
dikarenakan Agama, termasuk Islam, terlalu mulia untuk disandingkan dengan
Politik sebagai cara meraih kekuasaan yng penuh intrik kotor dan kecurangan.
Namun bersepakat dengan pernyataan itu kurang tepat jika hanya melihat realita
(baca; politik) dan tidak menengok pada esensi asli daripada Politik dan Islam
itu sendiri. Benarkah Politik ada hanya untuk dijadikan ‘alat kuasa memimpin
yang mutlak’ dan ‘nihil mashlahat’ ?
Dalam
buku ini saya temui 8 BAB yang mencerahkan dan memaparkan bukti yang runtun
terkait Pemerintahan dalam Islam dimulai dari Sejarah Politik Rasulullah hingga
Kekhalifahan berganti Kerajaan. Dengan diawali pembahasan mengenai kebenaran
adanya istilah politik dalam Islam, agar peserta memahami terlebih dahulu bahwa,
terlibat dalam politik itu diperbolehkan saat seorang atau sekelompok muslim
tetap berpegang pada prinsip dan esensi dari Syariat Islam. Ada satu BAB yang
menarik perhatian saya dimana penulis memaparkan terkait Mutaghayyirat Politik
Islam atau sifat fleksibel dalam politik Islam dimana dibutuhkan Ijtihad dalam
pelaksanaannya. Dalam BAB tersebut juga dipaparkan terkait Demokrasi dan Islam
bagaimana cara pandang yang lebih tepat.
Saat
membaca buku ini, saya merasa mendapatkan jawaban yang logis tentang pertanyaan
yang umumnya ajukan oleh mereka (baca; muslim) yang ragu untuk ikut serta
berpolitik karena belum mengetahui analisa logis hubungan keduanya. Begitupun
terkait demokrasi dan Islam, penulis berusaha menjelaskan secara runtun dan
perlahan namun dengan bahasa yang sederhana, pun adanya istilah-istilah arab di
dalam buku ini, dijelaskan pula oleh penulis pengertian secara definitif nya
untuk memudahkan pemahaman pembaca.
Melihat
judul buku ini, kemungkinan pembaca akan merasa buku ini berisi pembahasan yang
berat untuk dipahami dan membosankan, tapi ternyata buku ini berbeda dengan
buku sejenisnya yang melulu hanya berisi tulisan, penulis menyertakan ilustrasi
dari kondisi sejarah, kenampakan masjid-masjid yang dimaksud dalam sejarah
bahkan hingga ilustrasi wajah pemimpin Kerajaan Islam masa Bani Umayyah.
Informasi yang diberikan pun diusahakan agar mudah dipahami pembaca dengan
berbentuk tabel dan tidak hanya bentuk uraian/cerita.
Kekhasan
buku ini, Penulis memberikan ruang di samping halaman yang berisi kutipan
penting terkait pembahasan di setiap BAB-nya. Kutipan yang paling menarik
menurut saya, “Standar yang Allah ajarkan ada pada esensi dan prinsip. Keduanya
berasal dari sumber yang tersucikan dari intervensi peradaban dan kebudayaan.
Yaitu wahyu Ilahi yang suci. Esensi dan prinsip politik yang tidak boleh
berubah itu adalah nilai Islam, bukan sistem dan bentuknya.”
Pembahasan
di awal buku ini cukup memancing rasa penasaran pembaca, karena penulis
langsung membahas keterkaitan Islam dengan politik, di pertengahan banyak
dipaparkan sejarah pemerintahan berupa uraian cerita, hingga diakhir penulis
menjelaskan tentang niatan seorang muslim dalam berpolitik haruslah benar yakni
untuk membangun peradaban manusia dengan asas Islam.
Kesimpulannya
saya merasa sangat terbantu setelah membaca buku ini dalam memahami berpolitik
menurut Islam, dan termotivasi untuk tidak terus-menerus terforsir tentang
permasalahan halal ataukah haramnya poltik, namun mulai beralih pada
kontribusi apa sebagai musim yang bisa kita berikan agar politik bisa menjadi
sarana penebar Kemuliaan Ajaran Islam. Buku ini sangat cocok untuk mereka yang
ingin mencari pencerahan dan tata cara berpolitik yang benar menurut Islam dan
Sejarah pemerintahan Islam sebelumnya.
Ukhuwah.. itu tentang Aqidah dan Hati..
Nasionalisme? apa kaitannya dengan Ukhuwah? Jelas ada!!
Karena nasionalisme yang Islam ajarkan adalah Ukhuwah yang tidak dibatasi oleh batas teritorial negara ataupun kekuatan militernya.. melainkan didasarkan pada 'Kesamaan AQIDAH dan keterikatan HATI'..
Maka ukhuwah adalah sifat yang akan lebih kuat terasa saat kemenangan Islam segera datang. Karena ialah yang akan menyadarkan dan membangunkan mereka yang telah lelap di-ninabobo-kan oleh kekuasaan adidaya yang menyetting peng-kotak-kotak-an umat ISLAM :)
Maka dimanapun kamu,dimanapun aku, bahasa apapun yang kita gunakan, jika engkau adalah muslim maka kita adalah saudaraa. :)
#teruntukSudaraMuslimMESIR InsyaAllah segera datang kemenangan yg HAQ atas yg bathil.aamiin
Karena nasionalisme yang Islam ajarkan adalah Ukhuwah yang tidak dibatasi oleh batas teritorial negara ataupun kekuatan militernya.. melainkan didasarkan pada 'Kesamaan AQIDAH dan keterikatan HATI'..
Maka ukhuwah adalah sifat yang akan lebih kuat terasa saat kemenangan Islam segera datang. Karena ialah yang akan menyadarkan dan membangunkan mereka yang telah lelap di-ninabobo-kan oleh kekuasaan adidaya yang menyetting peng-kotak-kotak-an umat ISLAM :)
Maka dimanapun kamu,dimanapun aku, bahasa apapun yang kita gunakan, jika engkau adalah muslim maka kita adalah saudaraa. :)
#teruntukSudaraMuslimMESIR InsyaAllah segera datang kemenangan yg HAQ atas yg bathil.aamiin
Ramadhan itu tentang bagaimana kita MEMAKNAINYA.. :)
Ramadhan taun ini BEDA!
kenapa? Karena targetan ibadah bertambah, Semangat pun makin bertambah.. Ciaat.ciaaat :D
Biasanya Khattam targetan sekali sekarang targetan Khattam 3 x, MasyaALLAH. Semangat.semangat!
Ramadhan yg biasanya udah balik sebelum yg lain 'bubar jalan' alias pulang kampung, eh sekarang jadi yg terbelakang pulang kampung nya..
Kangen banget si dengan org rumah, terutama sama abi sama mu'adz.. si bocil udah ada perkembangan apalagi ya,setelah dibeliin motor baru sama umi.. Semoga jadi tambah Sholeh dan nurut sama Orang Tua.
aamiin.
Kangen juga kumpul sama Akhwat-Ikhwan 2010 Rohis SMAN 12 Jakarta.. kayaknya gak akan bs ikut kumpul angkatan lg nih.. pulang aja H-5 Lebaran, iya banget telatnya.hhe.
Karena memang masih banyak yang perlu dirapihkan dan diselesaikan disini.. dari ngurus PKL (Praktik Kerja Lapangan) di Semarang, tepatnya di BAPPEDA, hingga mengurusi Agenda Ramadhannya KAMMI Komisariat MIPA dan KAMMI Semarang..
InsyaAllah ramadhan di Semarang pun, FULL BAROKAH :D
Yang sedih pun juga ada.. Kebiasaan lebaran taun ini pun jg jd berubah, biasanya saat hari Idul Fitri pertama kita sekeluarga kumpul Silaturahim ke rumah Mbah Putri di daerah Jl.Gotong Royong,Klender Jak-Tim, Tapi Allah berkehendak lain, Mbah Putri bulan ramadhan ini sudah Allah 'panggil' sebelum ramadhan usai. Sekarang kebiasaan itu berganti menjadi ziarah kubur saat Hari Pertama Idul Fitri, sedih, Tapi ada yang menyemangati, InsyaAllah Khusnul Khatimah karena beliau meninggal di bulan Ramadhan dan di hari Jum'at.. :'') aamiin.
Ramadhan ini juga banyak dilalui teman2 yang ikut KKN di desa masing-masing, yaa Semangat tebar manfaat ya dimanapun berada. :D (saya nyusul KKN bulan januari ya.aamiin.InsyaALLAH)..
Jika Ramadhan akan menjadi masa lalu pada akhirnya, maka mengapa harus menjadi beban karena menahan rindu pada keluarga, sedang kebermanfaatan kita akan lebih indah dikenang nanti..
so, Dimanapun Ramadhan muu, Ramadhan itu tentang bagaimana MEMAKNAINYA..Salam #RamadhanBAROKAH :D
Label:Palestina
Diary Problem Diri,
Fakta Penting,
Mee
Rabu, 10 Juli 2013
Keluarga ku.. apa kabar disana?
Yap.. selesai sudah Ujian Akhir Semesterku. Dan harusnya yg kulakukan setelah ini adalah pulang ke rumaaah.. tapi.. rasanya banyak yang belum terselesaikan di sini (semarang),sehingga rasa tanggung jawablah yg menahan kepulangan ku kini..
rindu rumah.. walaupun sering dijenguk ummi, aku belum lagi menyentuh lantai rumah, rasanya sudah lama.
nasib mahasiswa perantauan..rumah bekasi-kuliah semarang..
apalagi sekarang lagi suasana Ramadhan, rindu banget dengan suasana rumaaaaah.
Hanya bisa memandangi foto-foto keluarga ini.. karena belum sempat lagi mengunjungi rumah tersayang..
Semoga Segera tuntas semua gawean di semarang, biar cepat2 balik ke rumah seperti yg lain..
tunggu foto-foto Lebaran tahun ini yaaaaaaaaaaaaaaa..
#RamadhanBerkaaah :D
rindu rumah.. walaupun sering dijenguk ummi, aku belum lagi menyentuh lantai rumah, rasanya sudah lama.
nasib mahasiswa perantauan..rumah bekasi-kuliah semarang..
apalagi sekarang lagi suasana Ramadhan, rindu banget dengan suasana rumaaaaah.
![]() |
| Rumaisha-Hafshah lebaran tahun laluu (2012) |
![]() |
| Umi-Abi dipaksa foto berdua, di PAI,Tegal ^^ |
![]() |
| si Ganteng Mu'adz, Tante Tri, Rumaisha, dan si Imut Iffaf :D |
![]() |
| Aku- Nabila- Iffaf lebaran tahun lalu 2012 ^^ |
![]() | |
| Hamzah- Hanif (si Ulet yg lucu)- Nabila- Rumaisha- Iffaf, dibelakang ada Mbah putri (mbah di tegal)-Syaima lebaran Tahun lalu (2012) |
Hanya bisa memandangi foto-foto keluarga ini.. karena belum sempat lagi mengunjungi rumah tersayang..
Semoga Segera tuntas semua gawean di semarang, biar cepat2 balik ke rumah seperti yg lain..
tunggu foto-foto Lebaran tahun ini yaaaaaaaaaaaaaaa..
#RamadhanBerkaaah :D
Label:Palestina
Diary Problem Diri,
Mee,
Mein Familie
Senin, 08 Juli 2013
Cari-cari Alasan? ENOUGH!
Marhabah Yaaa.. Ramadhaan :D
Semangat menyambut Ramadhan dengan Full POWER Ibadah..
Mengkondisikan Targetan Ruhiyah selama menjalani ramadhan..
Khattam 3 kali
Sholat QL setiap malam
Target Infaq
Silaturahmi ke Keluarga Jauh
Mumtaz Hafal Qur'an Juz 29
aamiin. semoga Allah memudahkan penyelesaian target-target tersebut..
Ada satu hal yang membuatku sedikit tersentak. apa itu? sebuah cerita di komik naruto vol.60 (baru loh.hhe)

ada seorang kage yang sudah berumur tua,menghadapi keadaan terdesak, hingga sampai pada dirinya terdesak musuh dan mulai jatuh.. perkataannya, "ini faktor usia..(maksudnya kekurang cekatannya melawan musuh dikarenakan faktor usianya)"..
Tapi beliau teringat dengan Gurunya yg dulu mengajarinya tentang nilai dari seseorang adalah bergantung dari
TEKAD dalam HATI nya.. :D
maka yang harus selalu dikerjakan adalah Melangkah tanpa meninggalkan TEKAD di HATI mu.. (huwaaaa.keren)
KUNCINYA..
jangan banyak cari-cari alasan saat menemui peluang kebaikan yang bisa diambil, jangan banyak cari-cari alasan saat kemalasan menghampiri dan mulai menggerogoti semangat diri, jangan lagi banyak memaklumi kesalahan dan kelalaian, ini saatnya BERUBAH..
Ramadhan sebagai REVOLUSI AMAL Mode-On :D (Yippiey)
Semangat menyambut Ramadhan dengan Full POWER Ibadah..
Mengkondisikan Targetan Ruhiyah selama menjalani ramadhan..
Khattam 3 kali
Sholat QL setiap malam
Target Infaq
Silaturahmi ke Keluarga Jauh
Mumtaz Hafal Qur'an Juz 29
aamiin. semoga Allah memudahkan penyelesaian target-target tersebut..
Ada satu hal yang membuatku sedikit tersentak. apa itu? sebuah cerita di komik naruto vol.60 (baru loh.hhe)

ada seorang kage yang sudah berumur tua,menghadapi keadaan terdesak, hingga sampai pada dirinya terdesak musuh dan mulai jatuh.. perkataannya, "ini faktor usia..(maksudnya kekurang cekatannya melawan musuh dikarenakan faktor usianya)"..
Tapi beliau teringat dengan Gurunya yg dulu mengajarinya tentang nilai dari seseorang adalah bergantung dari
TEKAD dalam HATI nya.. :D
maka yang harus selalu dikerjakan adalah Melangkah tanpa meninggalkan TEKAD di HATI mu.. (huwaaaa.keren)
KUNCINYA..
jangan banyak cari-cari alasan saat menemui peluang kebaikan yang bisa diambil, jangan banyak cari-cari alasan saat kemalasan menghampiri dan mulai menggerogoti semangat diri, jangan lagi banyak memaklumi kesalahan dan kelalaian, ini saatnya BERUBAH..
Ramadhan sebagai REVOLUSI AMAL Mode-On :D (Yippiey)
Label:Palestina
All About NARUTO,
Diary Problem Diri,
Fakta Penting,
Mee
Minggu, 07 Juli 2013
Ukhuwah pun perlu bersabar.. kan?
si fulanah yg punya kekurangan dalam hal bersabar dan berhusnudzon atas saudaranya, sepertinya akan selalu Allah Ta'ala benturkan dengan ujian-ujian terkait hal-hal tersebut.. Hingga sang Fulanah akhirnya dapat menjawab 'soal-soal' ujian itu dengan jawaban yang benar, Hingga Allah rasa ia telah pantas untuk naik kepada tingkatan ukhuwah yang selanjutnya..
Jika jawaban sang Fulanah belum benar, maka akan Allah hadirkan lagi tipe soal yang sama, hingga ia mahir dalam mengerjakan soal itu dan tahu bagaimana menjawab 'soal' ujian tersebut..
========================================================
Ukhuwah..
kata yang sesungguhnya masih perlu si fulanah pahami lagi
kata yang masih perlu si fulanah cari lagi prototype terbaiknya di masa kini
kata yang sampai saat ini masih sering si fulanah jawab persoalannya dengan respon yang belum tepat,
sehingga berkali-kali Allah hadirkan jenis soal yang sama untuk nya
Kesabaran..
adalah respon, respon yang harusnya hadir di setiap detik setelah ujian datang di hadapan mata
Husnudzon..
adalah #sikap, sikap yang harusnya bisa selalu diupayakan dan dihadirkan dalam setiap detik setelah sebuah kabar buruk tentang saudara menghampiri diri ini..
Ampuni dia ya Rabb.. si Fulanah yang belum bisa menjawab 'soal' ukhuwah ini dengan benar..
Bimbinglah ia dan saudaranya, agar mereka selalu berusaha saling memahami, husnudzon dan bersabar atas sikap dan respon yang kurang menyenangkan saat interaksinya..
Astaghfirullah.. :''(
Jika jawaban sang Fulanah belum benar, maka akan Allah hadirkan lagi tipe soal yang sama, hingga ia mahir dalam mengerjakan soal itu dan tahu bagaimana menjawab 'soal' ujian tersebut..
========================================================
Ukhuwah..
kata yang sesungguhnya masih perlu si fulanah pahami lagi
kata yang masih perlu si fulanah cari lagi prototype terbaiknya di masa kini
kata yang sampai saat ini masih sering si fulanah jawab persoalannya dengan respon yang belum tepat,
sehingga berkali-kali Allah hadirkan jenis soal yang sama untuk nya
Kesabaran..
adalah respon, respon yang harusnya hadir di setiap detik setelah ujian datang di hadapan mata
Husnudzon..
adalah #sikap, sikap yang harusnya bisa selalu diupayakan dan dihadirkan dalam setiap detik setelah sebuah kabar buruk tentang saudara menghampiri diri ini..
Ampuni dia ya Rabb.. si Fulanah yang belum bisa menjawab 'soal' ukhuwah ini dengan benar..
Bimbinglah ia dan saudaranya, agar mereka selalu berusaha saling memahami, husnudzon dan bersabar atas sikap dan respon yang kurang menyenangkan saat interaksinya..
Astaghfirullah.. :''(
Jumat, 05 Juli 2013
Miris.. mati listrik me-nomordua-kan Ibadah mu kah? :'(
Percakapan pagi itu oleh seorang ibu yang sudah cukup ku kenal,agak menyentakkan persepsi ku selama mengenal beliau.. beliau sudah berumur mungkin sekitar 55 tahun lebih, kurang tau pastinya, tapi yang aku tau beliau bekerja menjual sarapan pagi keliling setiap harinya..saat mampir di kos ku sering terdengar kata2 semacam bismillah dannhal2 lain yang memang cukup membuat senang karena semuru beliau ternyata masih suka mengucapkan kalimat thoyyibah semacam itu.. tapi..
Beberapa hari itu daerah kos ku memang sedang dilanda listrik mati di malam hari, bahkan malam tadi, (aku rasa) adalah mati listrik terpanjang selama seminggu ini, karena mati listrik berlangsung dari maghrib hingga jam 2 pagi, saat jam 2 pagi listrik menyala, tapi kurang beruntungnya listrik kembali mati dari jam setengah 4 hingga jam 5 kurang 15 menyala lagi..
Saat itu ibu yg kami akrab panggil dengan 'mbah' pun menceritakan keluhannya terhadap mati listrik yang beruntun menyapa daerah kami.. yang beliau keluhkan, mati listrik membuatnya repot karena beliau harus memasak-menyiapkan dagangannya sambil memegangi lampu templok agar masakannya siap dijual, kurang beruntungnya nasi nya terasa aroma gosongnya karena mati lampu yang membuat beliau lupa saat memasak nasi tersebut..
Tiba pada suatu statemen dimana..
"Ya,tadi pagi aja mba sampe ga sholat (subuh).."
Aku terhentak!..
hingga rasanya hati ini tidak bisa menahan gejolak untuk menasehati pemahaman beliau, tapi sembari berpikir bagaimana menyampaikannya.. hingga akhirnya aku berstatement,
"Mbah, (alhamdulillah) disini lampunya nyala pas rakaat pertama sholat subuh.." (yang maksud ku menyampaikan ini adalah ingin menunjukkan bahwa kami pun walau mati listrik tetap melaksanakan sholat Subuh), tapi ternyata jawaban 'Mbah' berbeda dari anggapan ku,
"Ya,mbah kan ga sempet mba.." jawab beliau
Hmmm.. statement yang menguatkan frame-ku bahwa beliau merasa Sholat TIDAK LEBIH PENTING dibandingkan menyiapkan dagangannya..
Ya, mungkin sebatas itulah beberapa orang dewasa memaknai ibadah kepada Rabb-Nya, tak sedalam mereka memenuhi kebutuhan dunia nya..
Wallahua'lam bishshowab..
Langganan:
Postingan (Atom)





