Minggu, 27 Januari 2013

'Membina' dengan hatiii

bersama membina dengan hati
Lagi..merasakan kesempatan untuk membina.. untuk kesekian kali..
Mendapati diri diingatkan lagi untuk mendekat kepada Sang Rabbi
Merasakan lagi betapa indahnya saling mencintai
mencintai kebaikan yang semoga menjadi alasan berkumpulnya kita, di Jannah-NYA nantii

Lagi..aku merasakan senangnya hati
saat mendapati benih yang ku tanam tumbuh dengan baik menjadi penentram hati
penentram hati yang gundah karena amal, amal yg apakah di terima oleh sang Ilahi Robbi?

Satu persatu tumbuh, menjadi pribadi yang islami
yang semoga pancaran sinar kebaikannya tak hanya bagi diri sendiri
dan tak mudah redup jika ia ditinggal pergi sendiri ataupun saat angin kencang menghampiri
mencoba mematikan pancaran cahaya yg dimiliki..

sesungguhnya aku berharap apa yang kulakukan bisa dicintai-NYA
dicintai dan diridhoi sebagai suatu ladang amal yg menjadikan ku diperkenankan bertemu dengan-NYA

Membina dengan hati, akan selalu menjadikan diri merasa peduli
atas setiap kejadian yang menghampiri
baik si penanam atau benih nya yang dinamikanya selalu diuji
diuji oleh sang Ilahi Robbi

Maka lantunkanlah Robithoh mu dengan menyertakan wajah binaan mu di dalamnya,
agar Rabb mu memperkenankan diri mu untuk tetap membina dengan hati yang hanya mengharap Ridho-NYA..

.sekian.

Saya (terjebak) di KAMMI

KAMMI.. Organisasi yang sangat asing bagi telinga ku saat 2,5 tahun yang lalu..
katanya Kepanjangan KAMMI adalah, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia..
terdengar agak mirip dengan KAPMI yang pernah kudengar di tahun terakhirku di SMA 12 Jakarta..
apa hubungan antar keduanya? entahlah. yang pasti saat itu aku enggan berurusan dengan keduanya krn keasingan yang aku rasakan.

Tahun pertama aku di UNDIP dan mengenal wisma, aku mulai diperkenalkan pada sekretariat KAMMI MIPA UNDIP yang ternyata adalah wisma (kos-kosan) ku sendiri.. agak ragu sebenarnya, tapi selama tak ada yang mencurigakan, aku fine dengan itu. 

Tanpa aku sadar sebenarnya sekelilingku adalah aktivis KAMMI, yang setiap agendanya selalu mengajak kami (penghuni baru di wisma) untuk hadir juga dalam agenda tersebut. Awalnya banyak yang enggan (termasuk aku), tapi karenkura sungkan dan malu untuk menolak ajakan itu, aku pun mengiyakan beberapa kali ajakan itu. Hingga saat tawaran ikut Dauroh Marhalah 1 itu datang kepadaku, aku hampir yakin bahwa aku tak akan berangkat ke acara itu,yaa..lagi-lagi itu karena kekhawatiranku yg sebenarnya kurang bukti.

Untuk kesekian kalinya aku pun mengiyakan ajakan ini,setelah di ceritakan oleh sang pembina wisma kebanggaan ku (Mb Rahayu) kisah dirinya yang dulu juga ikut DM1 dan beliau bilang tak ada yang salah dengan ikut DM1 kala itu. Saat itu aku berpikir, beliau saja tak merasa salah ikut DM 1, kenapa denganku?

Akhirnya aku pun berangkat ke DM 1, walaupun ikut tak sampai materi wajib selesai dikarenakan harus pulang untuk pemeriksaan gigi (pasang behel). Namun aku tetap dinyatakan lulus dari Dauroh Marhalah 1 MIPA saat itu, angkatan XX adalah sebutan untuk alumni DM1 2010 hingga kini.

2 tahun di kepengurusan KAMMI MIPA Undip itu rasanya..asxshgfsdjfhk.
Semuanya aku rasakan di Departemen Kaderisasi (HRD).. 

Tahun pertama : awalnya terasa asing dan aneh, dan merasa tak banyak berkontribusi, selain menghadiri Madrasah KAMMI 1 yang diadakan kaderisasi kala itu. tak terasa aku sudah mengikuti setidaknya 7-8 kali MK1, dimana itu merupakan parameter aku siap untuk diikutkan Dauroh Marhalah 2..

Tak yakin awalnya,aku pantas menjadi AB2 yang notabene adalah otak dari Komisariat KAMMI.. apa pantas? Namun melihat semangat patner ku yang juga akan berangkat juga di DM2, aku jadi terpacu, meniatkan keberangkatan DM2 ku ini tak lagi tanpa bekas, seperti beberapa materi di DM 1 sebelumnya..
Alhamdulillah aku akhirnya berangkat DM 2 Jakarta bersama 5 orang lainnya dr Semarang.


Tahun kedua : aku mulai mencintai KAMMI MIPA.. berawal dari kejadian LPJ KAMMI MIPA Undip 2011, yang ditolak sendiri oleh para staff nya karena merasa masih sedikit dilibatkan dalam kegiatan kepengurusan kala itu. Aku pun bertekad untuk banyak berkontribusi di sana. Di tahun kedua ku ini aku lebih merasakan aku peduli pada KAMMI, meng-agenda-kan prokernya bersama dengan departemenku, grup keluarga SIMFONI yg update infonya, dan juga pemahamanku akan ideologi gerakan ini yang makin aku rasakan disaat kepentingan berbagai pergerakan yang muncul di Semarang ini, aktif ikut beberapa Aksi Damai atas nama KAMMI Semarang dan kedekatan antar pengurus KAMMI tahun ini, dan juga atas perbaikan di Pra-DM 1 dan kenaikan Akreditasi KOMISARIAT MIPA Undip 2012.. :D

dan ke depan.. jalan ini akan semakin sulit, aku putuskan untuk melanjutkan tahun ketiga ku di KAMMI terncinta ini, dan merencanakan perbaikan apalagi yang bisa aku lakukan untuk nya dan kader-kader nya..
"Semoga Allah masih memperkenan kan aku tetap (terjebak) dalam kebaikan di KAMMI MIPA ini.."
dan masih bersama orang-orang yang senantiasa bersungguh-sungguh dalam mencapai kebaikan dan kesempurnaan ikhtiarnya dihadapan Rabbul Izzati :)

*ada lanjutannya InsyaAllah*

Selasa, 22 Januari 2013

Sahabat hingga akhirat.aamiin

Halida, Hanik, Fatimah, Nursihan

Subhanallah dipertemukan dengan kalian di Statistika UNDIP 2010..
kita jadi pasukan terbanyak dibanding dengan jurusan lain di 2010..
choayoo.. :D
awalnya hanya dekat dan bisa terbuka dengan beberapa diantara kalian,
namun Rabb kita berkehendak lain aku,Halida,Nursihan dan Hanik pun kini saling terbuka..
curhat terkait apa dan bagaimana kami, dan juga tentang dinamika da'wah di jurusan tercinta, statistika.
Allah menjadikan kalian pengingatku, baik alarm keras maupun pengingat yang sabar menghadapi kecerobohan masing-masing diri (termasuk fatim) :)

beruntung nya mempunyai kalian, sudah hampir 3 tahun kita bersama... semoga Allah Ta'ala memperkenankan kita menjadi sahabat hingga di akhiratnya kelak (di jannah-Nya.aaamiiin)
:D

Umiii.. fatim sayang umi karena Allah

umi tersayang :)
Kangennya anak pada uminya
Tak melebihi banyak doa uminya untuk sang anak
yang disisipkan setiap sholatnya

Kangennya anak pada uminya
Tak melebihi banyak air mata kekhawatiran
yang ia rasa saat mendengar dari jauh
anaknya menangis sendu

Kangennya anak pada uminya
Tak melebihi banyak peluh yang ia keluarkan
untuk mengusahakan kenyaman untuk permata hatinya

Maka mengapa tak kau coba melampauinya
dengan seringnya engkau mengatakan pada umi mu tercinta
umii.. betapa sayangnya kau pada umi karena Allah..

kerinduan menatap wajah nya yang penuh senyum dan keteduhan ..

fatim segera pulang umiii.. :'')

Komunikasi ibarat sebuah KUNCI KOS-AN

"dulu saat di sms, balesan yg dikirim mgkn akan lama dan tidak detail.. bahkan, mungkin tidak akan terkirim balasan sms itu.. padahal mungkin smsnya sangat penting.."

itu adalah sepenggal pengalaman pribadi ku saat berkomunikasi dg patner organisasi  di kampus.hhe. jangan ditiru ya, krn itu saat masih belum sadar. sadar apa? sadar bahwa saya KOMUNIKASI itu ibarat KUNCI KOS-AN, why:

jaga terus komunikasi
1. Kunci kos-an adalah cara satu-satunya untuk bisa masuk dan bertemu dengan tempat nyaman bernama kamar, komunikasi itu adalah cara satu-satunya bisa bertemu dengan sisi nyaman interaksi dengan orang lain.

2. Kunci kos-an adalah satu-satunya pengakuan bahwasanya kita memang salah satu pemilik dari kamar di dalam kos-an itu, komunikasi adalah cara untuk bisa mendapatkan pengakuan baik atas segala usaha kebaikan kita bagi sekitar. buat apa capek-capek bekerja namun tak dirasakan efeknya bagi orang lain krn komunikasi yang tidak rapih.

3. kunci kos-an adalah cara yang sopan untuk dapat memasuki sebuah kos-an, komunikasi bagaikan tahapan wajib bagi seseorang yang ingin membangun citra baik saat bersosialisasi.


agak aneh juga si sama perumpamaan yang barusan di tulis.hhe. maklum barusan terinspirasi karena kekunci dr luar kos-an sendiri krn komunikasi yang krg rapih antar penghuni kos-an.hhe :) (kunci kos-an nya ga semua punya,jd harus waspada kalo pergi2 di saat kos-an sepi)

saya pun sedang berusaha mencari metode komunikasi yang tepat saat menyampaikan pesan ke beberapa orang yang berbeda, agar lebih efektif dan bisa saling memberi kemanfaatan. :)
Jaga komunikasi mu seperti menjaga kunci kos-an muu yaa .hahaa



Senin, 21 Januari 2013

Jadi Tim Sukses itu rasanya..

Picture Profile BEM 2013 terpilih (creative, WE CAN!!)
Bulan Desember tahun ini (baca; 2012) adalah bulan-bulannya regenerasi lembaga di Jurusan, Fakultas dan Universitas, begitupun di UNDIP tercinta ini..

Ditunjuk menjadi salah satu bagian dari terbentuknya sejarah itu misalnya, adalah ditunjuk menjadi salah satu dari 7 orang TIM SUKSES untuk calon Ketua BEM Fakultas 2013.
Banyak duka dan suka saat meghadapinya, banyak kelucuan yang dihadapi saat berlangsungnya kampanye..
Banyak ketegangan yang menghampiri di saat persaingan antar calon begitu terasa (maklum aja, sama dulu sempet jd timses,tp msh ecek2.hhe), mulai timbulnya ide2 kreatif untuk berkampanye, harus JARKOM sekian banyak nomor untuk mempromosikan sang calon (hmm.sampe2 HP jd error lg,sim card missing).

Tapi..
duka yang terasa terobati dengan melihat kesungguhan sang calon untuk menghargai kami selaku TIM SUKSES nya, dan kebahagiaan saat kampanye dialogis selesai dengan atribut kampanye yg kami rasa sudah maksimal, juga.jugaa. kemenangan yang ternyata berpihak pada calon yang kami jagokan (baca; Andhica Surya). 

berikut jarkom-jarkom lucu yang muncul selama kampanye berlangsung:

1. JARKOM @be_KREATIF @deyka03!!
    Hari Sabtu sarapan bubur (enaknya)
    jangan lupa minum teh manisnya
    drpd pagi2 masih tidur
    mendingan bangun dan mulai bermanfaat u/yang lainnya :D
    Ayo di PEMIRA tgl 13 Desember pilih no.#2 u/ANDHICA!!
    (emang pantun yang agak MAKSA.hhe)

2. Info! Info!
    TIMSES Andhica datang lagi bawa pantun :
    Jalan-jalan naik kapal
    jangan lupa oleh-olehnya dibeli
    pilih pemimpin jangan ASAL
    Pilih Andhica yang lebih Asli
    Tgl 13Des nanti pilih no.#2 yang lebih ahli.
   (ini pantun yang mendingan kan? hhe)

3. Buat Refreshing aja..
    Kopi kopi apa yang paling bermanfaat?
    Kao-pi lih Andhica untuk FSM lebih Kreatif :D
    tgl 13Des Pilih Andhica No.#2 untuk Ketua BEM FSM yg prestatif dan kreatif.
    (saya akui ini memang paling garing.kriuk.)

Begadang sampe pagi untuk ngerjain amunisi dibantu teman se-wisma (walaupun,eh walaupun, amunisinya akhirnya terbuang-buang). Tapi kepuasan karena telah memaksimalkan usaha menjadi TIMSES itu melampaui perasaan sedih krn amunisi yg terbuang-buang. :)

Jadi Kalau disimpulkan, Pengalaman Menjadi TIM SUKSES itu rasanya.. kayak ketiban duren, ada sebagian rasa sakit (baca; sedih) ada juga untung nya krn duren itu buah yang enaak (baca; suka cita)..

so, menjadi bagian dari sejarah kebaikan sangatlah menyenangkan, Allah lah yang akan mengganti lelah yang timbul dengan pahala dan kemudahan-kemudahan dalam urusan dunia..

Selasa, 24 Juli 2012

Etika Berjama'ah yang (mungkin) Terlupa

Saat ini Buku yang sedang penulis baca adalah Buku ETIKA BERJAMA'AH, banyak Quotes yang sangta mengena di dalamnya, ini saya tunjukkan beberapa diantara nya :

1. Dengan demikian akan memudahkan bagi jamaah dakwah untuk melakukan akselerasi dan pertumbuhan ke depannya, tidak terhambat oleh problematika internal dalam kaitan ini. Keuntungan Jamaah dalam pembinaan/ penjagaan masalah ini adalah adanya kotrol internal, adanya tarbiyah Dzatiyah(pembinaan diri), arsa estetika  dan kedisiplinan akhlaq.  untuk menciptakan hal itu jamaah hendaknya menciptakan bi'ah (lingkungan) yang kondusif dan teladan yang baik, juga kesiapan setiap kader dan kesediannya untuk menyandang sifat-sifat baik serta menjalankan akhlaq tersebut dalam kehidupan nyata. (halaman 21-22)

2. Mencampakkan etika dalam dakwah adalah sikap yang tidak patut ditiru, karena bertentangan dengan sunnah Rasulullah SAW. Mencampakkan etika dalam dakwah bagi sebuah jamaah ibarat memberi penyakit campak atau cacar pada organ tubuh manusia. Hal itu memang menarik perhatian banyak orang namun siapa yang akan suka dan siapa yang akan mendekat? Manusia beramai-ramai membicarakannya bukan untuk memenuhi seruannya namun karena takut tertular olehnya atau mengusir penyakitnya atau bahkan mengusir orangnya. (halaman 22)

3. Norma-Norma Jama;ah Dakwah :
   *Mengikuti Manhaj Pertengahan
   *Jama'ah Dakwah yang syumul(ajarannya menyeluruh) bukan jama'ah darwisy (yang condong terhadap  
     satu bagian saja)
   *Meninggalkan 'Ashobiyah (kebanggan dan merasa paling benar terhadap kelompoknya)
   *Jama'ah Pembangun Ukhuwah Islamiyah
   *Cinta dan kasih sayang sebagai Landasan
   *Bukan Jama'ah Takfir
   *Jama'ah Perindu Surga
   *Tuntutan dan Konsekuensi (Faham, Ikhlash dan Loyalitas)

4. Ukhuwah itu menyatukan dan mempersaudarakan, bertemu dalam komunitas ke-takwa-an, berpisah meninggalkan tali pengikat hati, bekerjasama saling mendampingi untuk meraih solusi dan ketenangan hati.
5. Adapun bentuk kasih sayang seorang pemimpin dengan anggotanya adalah sejauh mana perhatiannya kepada mereka. Pemimpin mengetahui penderitaan atau beban-beban yang dirasakan oleh para anggotanya. Demeikian juga imbal baliknya para anggota memahami berat  beban pemimpinnya. Dalam keadaan demikian tanpa adanya landasan cinta dan akasih sayang atau hanya mengandalkan kekuatan formal struktural semata akan menjadikan beban terasa lebih berat. Sebagaimana seseorang yang merasa beban hidupnya lebih ringan setelah menyampaikan curahan hatinya kepada seseorang yang disayanginya.

6. Al Ustadz Fathi Yakan berkata ," Sesungguhnya medan da'wah Islam di seantero dunia, saat ini dan kapan pun, selalu membutuhkan para da'i. Akan tetapi mereka yang tidak memiliki perangai kasih sayang dan lemah lembut, yang sudah dicap berperangai keras dan kaku, tidak sesaat pun bisa menjadi kelompok para da'i yang dibutuhkan itu. Bahkan potensi penghancur yang mereka miliki barangkali lebih besar dari potensi pembangun.

7. Sebuah prinsip yang sudah dikenal adalah bahwa seseorang dianggap Muslim dengan dua kalimat  syahadat yang telah diucapkannya sehingga darahnya berhak dilindungi. Setelah itu ia akan menjadi muslim yang shalih atau menjadi Muslim yang bermaksiat atau menjadi murtad karena suatu perbuatan atau perkataan yang tidak dapat diartikan lain kecuali kekafiran.

8. Tak akan muncul ketaatan sebelum adanya TSIQOH, yaitu kepercayaan dan puasnya seorang kader da'wah terhadap pemimpinnya dalam hal kapasitas kepemimpinannya maupun keikhlasannya, dengan kepuasan yang mendalam yang menghasilkan rasa cinta, penghargaan, penghormatan hingga lahirlah sebagai sebuah kemestian yaitu ketaatan.Tsiqoh tidaklah lahir karena dituntut pemimpinnya, tetapi ia datang seiring dengan perasaan dan pandangan seorang anggota jama'ah atas kapasitas dan kearifan pemimpinnya.

9. Imam Syahid Hasan Al-Banna mengatakan, " Taat adalah menunaikan perintah dengan serta merta, baik dalam keadaan sulit maupun mudah, saat bersemangat maupun malas."

10. Sebagian kaum Muslimin yang belum memiliki sensitivitas tandzim islami sering berkumpul untuk bergunjing da melakukan rapat jauh dari qiyadah mereka. Hal ini bukanlah watak jama'ah yang berdiri atas nilai-nilai islamiyah dan bukan pula bagian dari ruh tandzim islami. ... Pertemuan-pertemuan semacam ini dapat menyebabkan kegoncangan dan menodai jama'ah, meskipun tak ada niatan untuk itu, namun dengan mengekspos permasalahan-permasalahan dan meresponnya tanpa ilmu bisa jadi menyebabkan keretakan jama'ah dan melunturkan ketaatan.

Masih banyak lagi quotes yang menarik, tapi penulis baru membaca buku Etika Berjama'ah karangan Nu Ahmad sampai di bab 'Syura dalam Pandangan Para Ulama' .. InsyaAllah nanti kita sambung lagi.
Wallahua'lam.

Tak Puasa pun, Bisa tetap BERPAHALA

Ini bukan cerita tentang pembangkangan seorang muslim yang tak mau puasa di bulan Ramadhan, melainkan cerita tentang Seseorang yang Allah Ta'ala jadikan fitrahnya untuk tidak perlu berpuasa di kala mendapati siklus bulanannya, yap ini adalah tentang wanita yang sedang berhalangan untuk beribadah sholat, tilawah dan berpuasa namun ia tetap bisa mendapatkan pahala di Bulan Ramadhan.

Banyak wanita yang sangat menyesal ketika ia sedang di bulan Ramadhan dan mendapati dirinya tengah disambangi siklus bulanan yang membuatnya terhalang untuk melaksanakan ibadah-ibadah seperti yang muslim lainnya bisa maksimalkan di bulan Ramadhan ini.. mereka menganggap bahwa jatah dirinya untuk beribadah menjadi berkurang, PADAHAL.. kalau dilihat di sisi lain masih banyak yang bisa kita, wanita yang berhalang ini, bisa lakukan untuk tetap berpahala. Apa saja? inilah ceritanya :

1.  Bagi yang jarang membaca buku dikarenakan sibuk beraktivitas ibadah seperti tilawah dan memperbanyak sholat sunnah di bulan Ramadhan, saat sedang berhalangan Allah menjadikan diri kita mempunyai waktu yang lebih banyak kesempatan untuk membaca lebih banyak dibanding yang tidak sedang berhalangan.

2. Bagi yang jarang muraja'ah Hafalan saat hari-hari tidak halangan, maka anggap saja Allah telah menjadikan kita mempunyai lebih banyak kesempatan muraja'ah lebih banyak dibandingkan dengan mereka yang tidak sedang berhalangan.

3. Bagi mereka yang jarang bergerak untuk berinisiatif membantu pekerjaan orang lain saat sedang ghirahnya menyelesaikan targetan ibadah di bulan Ramadhan, maka Allah jadikan kita lebih besar peluangnya untuk berinisiatif dalam kebaikan lebih banyak dibanding yang sedang sibuk mengejar targetan ramadhan nya.

Makaaa.. mengapa mesti bersedih dengan segala kemudahan dan kesempatan beramal yang lebih banyak Allah jadikan untuk kita yang sedang berhalangan ini?? Mari jadikan kejadian Tak Puasa pun, bisa tetap BERPAHALA